Senin, 10 April 2017

Empat Pansus Sampaikan Hasil Pembahasan Terhadap LKPJ Bupati Muba TA 2016

Sekayu, mubakab.go.id – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Musi Banyuasin (Muba)Abusari Burhan S.H.,M.Si, memimpin Rapat Paripurna Masa Persidangan 1 Rapat ke 11 dalam rangka penyampaian laporan panitia khusus kepada pimpinan DPRD dan pengambilan keputusan DPRD terhadap Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban Bupati Muba TA.2016.
“Kami dari Pansus I memiliki catatan umum bagi mitra kerja Pansus I yaitu laporan diharapkan berdasakan SIMDA, OPD Muba diimbau menganggarkan program yang sesuai dengan visi misi Muba, OPD Muba membutuhkan tenaga-tenaga profesional dan didukung teknologi agar dapat memberikan pelayanan yang maksimal pada masyarakat,”ujar Maulei Hafiz, S.H., Juru bicara Pansus I, Senin (10/04).
Sementarai itu, juru bicara Pansus II, Tapriyansah S.Pdi menyatakan bahwa Pansus II melakukan pembahasan dan peninjauan secara langsung terhadap mitra kerja di bidang ekonomi dan keuangan. “Beberapa OPD telah menjalankan program yang terlaksana dengan baik dan sesuai yang dilaporkan. Diharapkan agar OPD lebih baik lagi dalam perencanaan program yang terarah,”katanya.
Acara dilanjutkan dengan penyampaian laporan hasil pembahasan Pansus 3 oleh Akino S.H., dan Pansus 4 oleh Rahmat Senen, S.E. setelahnya, Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Muba, M. Thabrani Rizki membacakan rancangan keputusan anggota DPRD tentang pemberian rekomendasi tentang pertanggungjawaban LKPJ Muba 2017.

Fotographer     : Fajri Romadona
Reporter          : Yan Fitri Yusufiana
Sumber           : www.mubakab.go.id


LKPJ Bupati TA 2016 Dapat Penghargaan dari DPRD

Sekayu, mubakab.go.id-Pj Bupati Musi Banyuasin (Muba) menerima penghargaan dari DPRD Muba karena telah menyampaikan penjelasan laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati TA 2016 kepada DPRD, Senin Malam (10/4/2017) di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Muba. 

Dewan mengatakan LKPJ akhir tahun merupakan progres report dari penyelenggaraan pemerintah daerah. tujuan LKPJ akhir tahun untuk memberikan gambaran tingkat keberhasilan dalam melaksanakan kebijakan, program, kegiatan dan efisiensi penggunaan anggaran selama satu tahun anggaran. "Kami DPRD Muba berikan penghargaan setinggi-tinggunya kepada Pj Bupati Muba yang telah menyampaikan penjelasan laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati TA 2016 kepada DPRD,”ungkapZiadatulher SE MH.

Selain itu, lanjutnya menjelaskan bahwa DPRD Muba telah mempelajari LKPJ Bupati Muba TA 2016, secara umum telah memenuhi target yang telah ditetapkan dalam RKPD, walaupun masih ada beberapa hal yang masih perlu disempurnakan. 

Sementara itu, menanggapi rekomendasi yang disampaikan DPRD Muba, Yusnin mengatakan, akan secepatnya mengupayakan peningkatan koordinasi pada masing-masing unit kerja dilingkungan Pemkab Muba, meningkatkan PAD, Investasi, kapasitas kelembagaan Pemda, percepatan pembangunan infrastruktur, kelistrikan, serta mempertegas batas antar wilayah administrasi yang berbatasan dengan Muba. 

"Kami Pemkab Muba menyambut baik dan mengapresiasi setinggi-tingginya kepada pimpinan dan anggota DPRD Muba yang telah membantu dan bekerjasama dalam pembahasan LKPJ Bupati TA 2016, dan untuk rekomendasi yang disampaikan oleh pansus akan menjadi perhatian dan ditindaklanjuti untuk memperbaiki kinerja dimasa yang akan datang,"tutupnya.

Rapat Paripurna Istimewa masa persidangan I tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Muba Abusari Burhan SH MSi dan dihadiri anggota DPRD, Pj Bupati Muba H Yusnin, Plt Sekda H. Apriyadi, Staf Ahli Bupati, Asisten Sekda, Kepala OPD, Forum Kumunikasi Pimpinan Daerah ( FKPD ) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muba.


Photografer          : Fitri Purnamasari
Reporter               : Lis Sak Odah
Sumber                 : www.Mubakab.go.id



Meriahnya Silaturrahmi Keluarga Besar Musi Banyuasin se-Jabodetabek

Jakarta (09/04/17) Bertempat di Gedung Balai Sudirman, Jakarta, telah dilangsungkan Acara Silaturahmi Keluarga Besar Musi Banyuasin se-Jabodetabek dengan Pj. Bupati dan Bupati-Wakil Bupati Terpilih Hasil Pilkada Muba 2017. Hadir dalam acara tersebut Gubernur Sumatera Selatan yang diwakili oleh Plt. Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Pj. Bupati Musi Banyuasin, Ketua DPRD Kabupaten Musi Banyuasin, Wakil Bupati Muba Terpilih, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD), Sekretaris Daerah Kabupaten Musi Banyuasin, para Kepala SKPD,  para Tokoh Masyarakat dan tentu saja masyarakat muba yang berdomisili di wilayah Jabodetabek.
Acara yang digagas oleh IPA Muba dengan Ketuanya Ibrahim Gausse bertujuan untuk mentautkan rasa kekeluargaan sesama perantau asal Musi Banyuasin, khususnya yang berada di wilayah Jabodetabek. Dalam sambutannya, Ibrahim Gausse berharap dapat segera diwujudkan  sekretariat IPA Muba yang dapat mengakomodir berbagai kebutuhan warga Muba yang berada di Jakarta.
Sementara itu H. Yusnin selaku Pj. Bupati Musi Banyuasin menyampaikan harapan kiranya warga asal Musi Banyuasin yang berada di perantauan dapat memberikan sumbangsih pemikiran dan ide bagi kemajuan Kabupaten Musi Banyuasin.
Selanjutnya mewakili Bupati dan Wakil Bupati terpilih, Beni Hernedi menyampaikan apresiasi atas kepercayaan masyarakat Musi Banyuasin untuk mengemban amanah memimpin Musi Banyuasin di masa mendatang. Beni juga menyampaikan kekagumannya kepada warga perantauan asal Musi Banyuasin yang telah berhasil di bidangnya masing-masing, sebagai mana yang ditemuinya dalam kunjungan yang pernah dilakukan di beberapa kota.
Dalam sambutannya Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan, H. Muhammad Giri Ramanda menyampaikan kiranya warga asal Musi Banyuasin yang berada di perantau agar tetap menjalin komunikasi dengan daerah asal, sehingga dapat memberikan sumbangsih dalam berbagai bentuk untuk memajukan Musi Banyuasin dan juga Sumatera Selatan, termasuk bagi warga yang telah sukses diperantauan agar dapat berinvestasi di kampung halaman.
Gubernur Sumatera Selatan melalui Plt. Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, berharap agar kepemimpinan Muba yang baru dapat dibackup oleh seluruh komponen masyarakat asal Musi Banyuasin di manapun berada.
Acara yang dimeriahkan oleh berbagai pertunjukan kesenian ini diharapkan dapat dilaksanakan secara periodik di tahun-tahun mendatang dalam rangka memperkuat silaturrahmi sesama warga perantauan asal Musi Banyuasin. (Fiqri Bilhan) 


Rabu, 05 April 2017

Bantuan Crape Dan Bibit Unggul Diserahkan Pada Petani Karet Muba

Sekayu, mubakab.go.id - Dalam rangka meningkatkan produktifitas dan kualitas komiditi karet melalui teknis budidaya dan pengelolaan bokar yang bersih, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Pemkab Muba) menggelar launching penyerahan perdana bantuan bibit karet bagi kelompok kebun Unit Pemasaran Pengelolaan Bokar (UPPB), sosialisasi UPPB dan pencanangan sekolah Lapang Pengendalian Hama Terpadu (SIPHT).
"Hari ini merupakan hari bersejarah bagi para petani karet karena adanya penyerahan bibit karet. ke depannya kita akan menyediakan karet yang bersih dengan kualitas bagus dan berharga murah. Hingga kini, Muba memiliki 25 UPPB, namun kita memiliki target ke depannya akan ada 50 UPPB,"ujar Kepala Dinas Perkebunan Muba, Iskandar Syarianto S.H, Selasa (04/04) di KM 11 Kelurahan Soak Baru, Kecamatan Sekayu.
Dalam kesempatan tersebut, diserahkan bantuan 2 mesin crape kepada UPPB Kec. Keluang dan Kec. Sungai Lilin serta 150.000 batang bantuan bibit karet unggul untuk 25 kelompok UPPB.
"Pemkab Muba berharap agar bibit ini dapat digunakan dengan baik sehingga mendapatkan hasil dengan yang berkualitas. Nantinya kita akan mengadakan sosialisasi mengenai pengelolaan bibit karet yang unggul dan alami dan diharapkan agar petani-petani karet dapat mengikuti sosialisasi ini,"tutup PJ Bupati Muba, Yusnin.

Fotographer        : Fajri Romadona
Reporter             : Yan Fitri Yusufiana

PJ Bupati : Jadilah Insan Pers Yang Terampil

Sekayu, mubakab.go.id – Kegiatan ini digelar demi terciptanya keselarasan antara Pers dan Sekolah untuk mewujudkan keterbukaan informasi yang sebenar-benarnya. Demikian diungkapkan PJ Bupati Musi Banyuasin (Muba) Yusnin saat membuka Seminar Sinergisitas Sekolah dan Pers.
“Ke depannya, diharapkan agar sinergisitas sekolah terjalin dengan intens dalam bentuk koordinasi di kerjasama posisitif antara operator sekolah yang ada dalam instansi pendidikan,”ujarnya, Rabu (05/04) di Gedung Serbaguna, Kec. Sungai Lilin.
Seminar Sinergisitas Sekolah dan Pers kali ini merupakan rangkaian acara Hari Pers Nasional ke 33 dan HUT PWI ke 27 di tahun 2017 dan dihadiri oleh puluhan insan pers dan peserta seminar yang terdiri dari guru SD dan SMP dalam Kab. Muba.
“Menjadi insan pers harus memiliki keterampilan di bidang teknik reportase, memahami liputan dan menaati kode etik serta berita yang disampaikan harus benar-benar terbukti,”tutupnya.(Yan FitriYusufiana/Fitri Purnamasari)





Rabu, 25 Januari 2017

Plt Sekda Imbau Tidak Ada Penambahan dan Pengurangan Tenaga Kontrak

news
www.mubakab.go.id
Sekayu - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Pemkab Muba) melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) bahas percepatan penataan personil dan pendanaan tenaga honorer Undang-Undang (UUD) Nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintah daerah, Rabu (25/1/2017) di ruang rapat Sekda Muba.

Rapat dipimpin Plt. Sekda Muba Drs. H.Apriyadi dan diikuti oleh para asisten  beserta kepala SKPD Pemkab Muba. Dalam rapat tersebut Pemkab membahas mengenai persoalan mulai dari tenaga honorer guru, tenaga kontrak yang belum jelas arahnya, akibat sebagian  dinas dan sekolah yang kembali ke provinsi. 

Maka dari itu, dalam kesempatan ini, Sekda Muba Drs. H. Apriyadi menghibaukan kepada dinas dan instansi yang terkait segera mengambil langkah atau tindakan untuk terus memperjuangkan nasib para guru non PNS dan tenaga kontrak yang sudah lama bekerja agar tetap terkendali sebagaimana mestinya. 

“Diharapkan dinas-dinas terkait harus mempertahankan tenaga kontrak yang ada, dan jangan sampai mengrekrut tenaga kerja yang baru mengeluarkan yang lama. Dan kami juga berharap mengenai tenaga kontrak yang dinasnya kembali ke provinsi tersebut, agar dapat di tampung oleh dinas-dinas yang masih membutuhkan tenaga kontrak,”imbaunya. 

Senada yang disampaikan oleh Sekda, Asisten I H. Rusli, SP.,MM juga menyarankan agar tenaga kontrak distribusikan ke masing-masing dinas, karena menurutnya, gaji semua tenaga kontrak tersebut sudah dianggarkan. “Pihak terkait harus terus perjuangkan dan desak terus pihak yang bersangkutan bila perlu bawa surat dari Bupati agar guru-guru tersebut jelas arahnya kemana, karena tindakan itulah bentuk perhatian dari Pemkab,”tutup Rusli.(Lisa/Fajri/Nelynah)

Sosialisasi Subsidi Listrik Tepat Sasaran

news 
www.mubakab.go.id
Sekayu – Perusahaan Listrik Negara (PLN) Wilayah Sumsel Jambi Bengkulu dan Rayon Sekayu mengadakan pertemuan dengan Plt Bupati Muba mengenai  Kebijakan subsidi penerimaan Tarif Dasar Listrik (TDL) tepat sasaran, bertempat di Ruang Rapat Bupati, Rabu (25/01/2017).

Dalam paparannya, Jusuf Hudiharto Manager Niaga PT PLN Wilayah Sumsel Jambi Bengkulu mengatakan kebijakan subsidi listrik tepat sasaran bagi golongan pelanggan rumah tangga data 900 VA mulai 1 Januari 2017. “Kebijakan ini sejalan dengan amanat Undang-Undang No.30 Tahun 2007 tentang energi dan undang-undang No.30 tahun 2009 tentang ketenagalistrikan, bahwa dana subsidi yang disediakan pemerintah hanya diperuntukan bagi kelompok masyarakat yang tidak mampu,” ujarnya.

Sementara itu, Martua Dalimonte Manager PLN Rayon Sekayu mengatakan Pemerintah akan memberikan informasi kepada pihak Kecamatan, memberikan pelatihan aplikasi kepada tiap Kecamatan mengenai pengaduan pelanggan, melakukan monitoring aplikasi yang sudah tersedia.
 mekanisme pengaduan sesuai dengan Permen ESDM No. 29 tahun 2016 tentang mekanisme pemberian listrik subsidi tarif tenaga listrik untuk rumah tangga,” tambahnya.

Lanjutnya, hal ini dapat disampaikan kepada kantor desa dan kelurahan kemudian diteruskan ke Kecamatan atau Kabupaten. Selanjutnya akan diteruskan ke posko pusat yang beranggotakan Kementerian ESDM, Kemendagri, Kementerian Sosial, TNP2K dan PT. PLN (Persero) akan melakukan verifikasi dan penanganan terhadap pengaduan tersebut.

Menanggapi hal tersebut Plt Bupati Muba mendukung dengan adanya kebijakan tersebut, namun yang terpenting adalah masalah kualitas pelayanan PLN kepada masyarakat. “Penerimaan TDL tepat sasaran harus bekerjasama dengan kelurahan maupun kecamatan karena disanalah sumber data masyarakat dan pihak kelurahan yang dapat mengetahui kondisi ekonomi masyarakat daerahnya” tutupnya.(Fitri/Neli/Nelynah)

Dishubkominfo Muba Gelar Apel Gabungan Terakhir

news
www.mubakab.go.id
Sekayu – Di tengah cuaca mendung, apel terakhir gabungan Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Muba digelar secara khidmat yang diikuti oleh seluruh jajaran pejabat Dishubkominfo, Staf dan tenaga honorer, Selasa (24/01/2017).

“Selamat datang pada pejabat baru di lingkungan Dishub dan selamat jalan sekaligus selamat bertugas bagi pejabat yang dipindah tugaskan. Sudah kurang lebih tiga tahun kita bergabung, jadi saya berharap ke depannya, hubungan silaturahmi ini tetap terus berjalan,”ujar Kadishubkominfo Muba, Pathi Riduan, SE, ATD MM.

Pemisahan ini diresmikan semenjak pelantikan OPD Muba pada Sabtu (21/01/2017) yang lalu, Sesuai dengan keputusan Menteri dalam Negeri Republik Indonesia nomor 82122 – 10404 tahun 2016 tanggal 30 Desember 2016 dan Keputusan Bupati Musi Banyuasin nomor 821/030/KEP/KDH/2017 tanggal 20 Januari 2017.

Apel tersebut diakhiri dengan pidato sambutan oleh pejabat baru dan pejabat yang dipindahtugaskan serta bersalam-salaman.(Fiana/Fitri/Nelynah)

Kamis, 19 Januari 2017

Komisi III Sumsel Monitoring Pembayaran Hutang Dana Bagi Hasil Provinsi

news 
www.mubakab.go.id
Sekayu – Asisten I Rusli S.P.,M.M., mewakili Plt. Bupati Musi Banyuasin (Muba) menyambut kedatangan Komisi III DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) di Ruang Serasan Sekate, Rabu (19/01/2017).

“Kunjungan kerja Komisi III DRPD Prov. Sumsel kali ini dalam rangka pengawasan atau monitoring terhadap dana bagi hasil pajak Daerah Prov. Sumsel pada Kab. Muba khususnya utang dana bagi hasil pajak rokok tahun 2015-2016,” ujar Ketua Rombongan, Muhammad F Ridho,S.T.,M.T.

Selanjutnya, ia memaparkan jika melalui laporan DPPKAD Sumsel, terdapat dana bantuan keuangan ke Muba, PAGU anggaran kurang lebih 9 Miliar dengan realisasi kurang lebih 8 Miliar melalui 3 tahapan. Untuk pajak motor tahun 2014, hutang kurang lebih 40 Miliar dengan pembayaran 4 kali tahapan. Pajak motor tahun 2015 hutang kurang lebih 46 Miliar dengan 2 tahapan pembayaran. Pajak rokok tahun 2014 hutang kurang lebih 15 Miliar telah lunas dengan 4 kali tahapan pembayaran, tahun 2015 hutang kurang lebih 20 Miliar dan tahun 2016 hutang kurang lebih 12 Miliar telah lunas dan terselesaikan.

“Pemprov Sumsel menyadari adanya alokasi dan realisasi hutang dengan total kurang lebih 100 Miliar ini dapat membantu percepatan pembangunan Pemkab Muba. Untuk tahun 2017 sendiri, Pemkab Muba akan mendapat penyaluran dana kurang lebih 49 M,”ungkapnya.

Sementara itu, Kepala DPPKAD Muba H ZabidiS.E., M.M.,memberikan penjelasan pada dana bantuan gubernur yang diterima direalisasikan untuk pembangunan infrastruktur seperi pembangunan SD, pembangunan pagar SMA, pembangunan jalan, pembangunan parit desa, dll.(Fiana/Fajri/Nelynah)

Rabu, 18 Januari 2017

Kantor Perwakilan PT Arminareka Perdana Diresmikan

news 
www.mubakab.go.id
Sekayu – Plt Bupati Muba dalam hal ini diwakili oleh Kabag Kesra Kabupaten Muba Drs. H. Muhammad Jaya, M.Si., meresmikan kantor perwakilan PT Arminareka Perdana yang nantinya akan melayani perjalanan umrah/haji bagi masyarakat Muba. Prosesi peresmian dipusatkan di Halaman kantor PT Arminareka Perdana Sekayu, Kamis (19/01/2017).

Dalam sambutannya, Kabag Kesra Muba Drs. H. Muhammad Jaya, M.Si., mengatakan kami menyambut baik dengan didirikannya kantor perwakilan penyelenggara haji dan umroh ini di Kabupaten Muba. Karena dengan adanya kantor ini, maka masyarakat Muba yang ingin melaksanakan ibadah ditanah suci bisa lebih mudah mendapatkan informasi. ini tentunya menambah satu langkah untuk memudahkan masyarakat kita yang ingin berumroh ke tanah suci, selain itu masyarakat kita juga akan mendapatkan berbagai keterangan yang mungkin belum diketahui oleh mereka.

“Diharapkan dengan diresmikan kantor yang bergerak di bidang Tour and Travel Umroh dan Haji Plus ini semakin mempermudah dalam melayani masyarakat Kabupaten Muba yang ingin melakukan umrah dan haji plus,” ujarnya.

Sementara itu, Perwakilan PT Arminareka Perdana Jakarta, Siti Malihatin menjelaskan bahwa pihaknya ingin memberikan solusi dan kemudahan bagi masyarakat yang ingin melaksanakan ibadah haji dan umrah.

"Alhamdulillah, sejak didirikan pada tanggal 9 Februari 1990 atau 26 tahun silam ini, kita tetap berkomitmen dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab kita. Dimana, pada setiap keberangkatan, kita membawa sebanyak 4-5 ribu jama'ah," imbuhnya.

Menurutnya, acara peresmian ini terselenggara berkat kerjasama dari Pemerintah Kabupaten Muba. ''Kantor ini akan menjadi tempat penerimaan pendaftaran jamaah yang berniat mau umroh atau haji plus,'' tukasnya.(Fitri/Neli/Nelynah)

Sumur Minyak Ilegal di Musi Banyuasin Kembali Meledak

news 
www.mubakab.go.id
Sekayu - Kebakaran sumur minyak milik warga kini kembali terjadi di daerah Kecamatan Lawang Wetan, Kabupaten Musi Banyuasin. Kali ini, kebakaran terjadi  pada masakan/penyulingan minyak milik Dewi umur 35 tahun, warga Dusun III Desa Ulak Paceh Jaya, Rabu (18/1/2017).

Kebakaran tersebut terjadi tepat pada pukul 07.00 Wib saat karyawan Dewi sedang melakukan proses pemasaan minyak seperti hari-hari biasanya.

Tidak hanya itu, api pun menjalar makin besar ke penyulingan milik Warga lainya yaitu milik Yusnani, Pery dan Peyek sehingga apa yang hendak dikata semua minyak yang ada baik minyak mentah maupun minyak masak ludes dilahap si jago merah.

Satu unit mobil pemadam kebakaran dari Kecamatan Babat Toman dan masyarakat berupaya keras untuk memadamkan api tersebut, alhasil  api pun baru bisa dipadamkan tepat pada pukul 09.30 Wib, dan masyarakat pun baru bisa tenang setelah api bisa diatasi, dan untungnya kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.

Akibat dari kejadian tersebut warga mengalami kerugian berupa 1 unit mobil Pick Up jenis Mitsubhisi L300, dan 1 unit motor jenis Yamaha RX King, beserta 50 Ton minyak Bensin dan minyak Solar, minyak tanah serta minyak mentah sebanyak 50 ton.(www.mubakab.go.id)

Muba Sambut Baik Kunjungan Kabupaten Siak

news
www.mubakab.go.id
Sekayu - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin menyambut baik kedatangan Asisten II Kabupaten Siak Provinsi Riau, DR H. Saprylenti, MSi., beserta rombongan, Rabu (18/1/2017) di Ruang Rapat Serasan Sekate Pemkab Muba. 

Kedatangan Asisten II beserta rombongan tersebut ke Musi Banyuasin dalam rangka melakukan studi banding untuk belajar dan sekaligus melihat manajemen masyarakat Muba yang telah berhasil memberikan terkait replanting sawit dan karet. 

Dalam sambutannya, Asisten II Kabupaten Siak DR.H. Saprylenti,M.Si mengucapkan terima kasih telah memberikan kesempatan kepada pihaknya untuk belajar sekaligus sharing terhadap tata cara pengelolaan dan bagi hasil antara perusahaan, koperasi dan juga masyarakat desa dari hasil panen sawit, karet yang sudah jadi setiap bulan. 

“Semoga apa yang telah kami dapatkan hari ini, dapat segera kami terapkan kepada para petani guna menompang taraf ekonomi masyarakat Kabupaten Siak kedepanya,”ungkapnya. 

Menanggapi hal itu, Asisten II Ir. Sulaiman Zakaria, MT., dalam sambutannya juga mengucapkan terima kasih kepada rombongan Kabupaten Siak yang telah memilih kabupaten Muba untuk menjadi tempat belajar dan sharing mengenai perkebunan tersebut. “Terima kasih atas kedatangan bapak/ibu hari ini, kami Pemkab Muba siap berbagi ilmu mengenai hal tersebut,”ungkapnya.

Dalam kesempatan ini,  Sulaiman juga menjelaskan gambaran umum mengenai Kabupaten Muba. “Kabupaten Muba ini Luas wilayahnya 14.477km2 dan memiliki 14 Kecamatan. Kabupaten Muba ini juga mempunyai kekayaan alam berupa Gas,minyak, karet, sawit,”tutupnya.  
(Lisa/Fitri/Nelynah)

Potensi Wisata Harus Mampu Tingkatkan PAD

news 
www.mubakab.go.id
Sekayu – Untuk menyusun rencana induk pengembangan pariwisata daerah yang akan menjadi pedoman pembangunan kepariwisataan dimasa mendatang, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Pemkab Muba) bekerjasama dengan Universitas Sriwijaya Palembang menggelar diskusi kelompok terpadu atau Focus Group Discussion (FGD) di Hotel Ranggonang Sekayu, Rabu (18/01/2017).

Dalam sambutannya, Ketua Tim Riset Dr. Ridhah Taqwa mengatakan, kegiatan diskusi ini sangat penting karena sebelum menjalankan suatu kebijakan dan program kerja yang menyangkut berbagai aspek, perlu dilakukan kajian agar program kepariwisataan ke depan betul-betul dapat menunjang percepatan pertumbuhan dan pemerataan ekonomi dan kesejahteraan rakyat.
“Ia berharap dengan adanya rencana induk pengembangan pariwisata daerah, maka perencanaan pengembangan objek wisata akan lebih terarah,” ujarnya.

Selain itu, Muba memiliki banyak tempat wisata, mulai dari wisata sungai, kuliner hingga budaya. Maka dari itu perlu dikembangkan dengan baik potensi wisata yang ada tersebut. Potensi wisata di Kab. Muba sangat berpeluang untuk meningkatkan pendapatan daerah. Untuk itu, perlu adanya pembenahan sarana prasana dan fasilitas yang diperlukan.

Sementara itu, dalam sambutannya Plt Bupati Muba dalam hal ini diwakili Asisten II Ir Sulaiman Zakaria MT menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan tersebut. Diharapkan kegiatan seperti ini tetap dilanjutkan guna mengembangkan potensi pariwisata di Kabupaten Muba.

Dikatakannya lebih lanjut, wisata di Kab. Muba sampai sekarang masih belum tergarap maksimal. Maka dari itu, ke depan harus bisa dikembangkan. Sebab, hal ini dapat meningkatkan ekonomi masyarakat Muba.

Selanjutnya, Wakil Rektor IV Dr. Ir A Muslim, M. Agr saat membuka Focus Group Discussion (FGD) berharap FGD yang berkoordinasi dengan Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata akan meningkatkan dan mengoptimalkan eksploitasi berbagai potensi sektor kepariwisataan untuk kepentingan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

"Terdapat lima desa yang berpotensi dikembangkan menjadi wisata desa yaitu Desa Sukamaju Kecamatan Babat Supat, Desa Epil Kecamatan Lais, Desa Muara Rawas Kecamatan Sanga Desa, Desa Toman Kecamatan Babat Toman, Desa Sungai Dua Kecamatan Sungai Keruh," tukasnya.

FGD ini dihadiri oleh Kepala Bappeda, Kepala BPMPD, Kepala Disdikbud, Kepala Diskop UMKM, Kepala Dispopar, Kepala Disperindag, Camat Sekayu, Camat Babat Toman, Camat Lais, Camat Sungai Keruh dan Camat Sanga Desa.(Fajri/neli/Nelynah)

Senin, 16 Januari 2017

Serunya Debat Kandidat Pilkada Muba 2017

newswww.mubakab.go.id
Sekayu - Debat terbuka kandidat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Musi Banyuasin (Muba) merupakan momen yang ditunggu-tunggu Masyarakat Muba. Bertempat di Gedung Dharma Wanita Sekayu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Muba menggelar kegiatan yang diikuti oleh dua pasangan calon bupati dan wakil bupati periode 2017-2022 yakni Dodi Reza Alex Noerdin - Beni Hernedi dan Amiri Arifin dan Ahmad Toha.

Melalui debat kandidat ini Masyarakat Muba akan mengenal lebih jauh kualitas kedua pasangan calon pemimpin Muba. Dalam kegiatan ini nantinya, Calon kepala daerah akan memaparkan visi misi secara jelas, program kerja dan saling beradu argumen dalam mengembangkan daerah Muba. Terdapat empat tema yang diusung dalam debat terbuka kali ini.

"Pada malam ini, kegiatan debat ini difasilitasi oleh KPU Muba. Muba dapat melahirkan pemimpin yang berkomitmen tinggi mensejahterakan masyarakat Muba. Kegiatan debat terbuka adalah salah satu pendidikan politik dimana rakyat dipersilahkan untuk mencatat program kedua pasangan calon," ujar Ahmad Firdaus Marvel, Ketua KPU Muba, (16/01/2017).

Lanjutnya, ia berharap agar seluruh masyarakat agar tetap menjaga integritas dan kami mengingatkan kepada para pendukung untuk tetap menjaga keadaan kondusif hingga pelaksanaan Pilkada nanti. Acara yang merupakan tahapan dari kelangsungan Pilkada dan disiarkan langsung oleh TVRI Sumsel dan RRI.

Dengan waktu 3 menit setiap pasangan diberikan waktu untuk menjabarkan visi misi nya. Pasangan no 1 mempunyai visi Muba Maju Berjaya antara lain pemberdayaan ekonomi masyarakat Muba, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, memacu pembangunan infrastruktur seperti jalan dan listrik. Sementara itu, pasangan no 2 memiliki visi menigkatkan kualitas kehidupan masyarakat, meningkatkan kemampuan kemandirian daerah, bersama SKPD membentuk pemerintahan bijak, bersih dan luhur dan  menyanggupi permintaan pemekaran Muba Timur.

Terdapat empat tema yang diusung dalam debat Kandidat kali ini dengan panelis  yaitu Dr. Febrian, drs Djoko Siswanto MSi, Prof.Dr.H. Didik Susetyo (Fiana/Fitri/Nelynah)

Jumat, 13 Januari 2017

Pemkab Siap Sukseskan Kunker Gubernur Sumsel

news 
www.mubakab.go.id
Sekayu - Plt. Bupati Musi Banyuasin (Muba) diwakili oleh Plt. Sekda Muba Drs. H. Apriyadi pimpin langsung rapat persiapan kunjungan kerja Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) dalam rangka pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan penjabat Bupati Muba Provinsi Sumsel, Jumat (13/1/2017) berlangsung di Ruang Rapat Randik Pemkab Muba.

Dalam rapat tersebut, pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan penjabat Bupati Muba rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 16 Januari 2017 bertempat di Stable Berkuda, dan bakal diramaikan oleh ribuan tamu undangan, mulai dari provinsi, tenaga pendidik Muba, karyawan/I dari dinas baik PNS maupun non PNS Muba, Camat beserta perangkat desa di ruang lingkup kecamatan Sekayu, tokoh masyarakat dan tokoh agama. 

Untuk itu, dalam kesempatan ini, Sekda mengharapkan kerja sama yang baik dari semua pihak yang terlibat sebagai panitia dalam kegiatan tersebut. “Mudah-mudahan acara ini berjalan sukses sesuai dengan yang kita harapkan, nah untuk itu, mari kita mempersiapkan diri kita masing-masing untuk melaksanakan tugas yang telah ditentukan dengan tanggungjawab,”tutupnya.

menanggapi hal itu, para Asisten, Sekretaris DPRD, Kepala Satpol PP, Kepala Dinas, PU Cipta Karya, PU Bina Marga, BLHPP, Kepala DKPLLJ, Kepala Dishubkominfo, Kepala Dispopar, Kepala Disperindag, Kepala Disdikbud, Kepala Dinkes, Kepala Distamben, Camat Sekayu, Kabag Tapem, Humas, dan Kabag Protokol beserta Kabag Kesra Kabag Umum dan Pengadaan yang kompak menyatakan siap untuk melaksanakan tugas serta mendukung suksesnya acara tersebut.(Fajri/Lisa/Nelynah)

Kamis, 12 Januari 2017

Belasan Korban Terluka Akibat Sumur Illegal Muba Meledak

news 
www.mubakab.go.id
Plakat Tinggi - Aktifitas penambangan minyak ilegal atau Illegal Mining masih banyak dilakukan oleh masyarakat Musi Banyuasin (Muba) kembali memakan korban. Kali ini yang menjadi korban yaitu warga Desa Talang Sungai Siamang yang melakukan kegiatan di Desa Talang Saba Dusun Tanjung Kapuntren Kec. Plakat Tinggi.

Dalam tinjauannya ke lokasi ledakan sumur bor minyak tradisional tersebut meminta upaya yang intensif dan koordinasi dari seluruh pihak untuk memadamkan api. "Upaya kita selanjutnya untuk mendatangkan mobil pemadam kebakaran dan berkoordinasi dengan Pertamina," ujarnya (12/1/2017).

Kobaran api mengakibatkan korban luka bakar sebanyak 18 orang dab mengalami luka bakar 40 sampai 50 persen. Kini para korban luka bakar tengah dirawat di RSUD Sekayu.

Sementara itu, Kapolres Muba, Julian Muntaha S.Ik menyatakan bahwa pihaknya sedang melakukan penyidikan terkait ledakan dan kebakaran tersebut. "Sumur tersebut merupakan milik warga pribadi dan bersifat illegal,"ungkapnya. Dari keterangan warga,kejadian berawal dari kegiatan masyarakat yang melakukan ileggal mining. Saat mereka mengumpulkan minyak, api tiba-tiba meledakkan aliran minyak yang berada di daerah seluas 1 hektar tersebut.( www.mubakab.go.id )

Kamis, 29 Desember 2016

Muba Terima Bantuan Hibah MPK dan Buku dari Perpustakaan Nasional

news 
www.mubakab.go.id
Sekayu - Penyerahan bantuan hibah sarana mobil perpustakaan keliling (MPK) dan bantuan hibah buku untuk perpustakaan kamunitas di Kabupaten Musi Banyuasin serta Penyerahan Sertifikat Tanah Hibah Milik Koperasi Pegawai Negeri (KPN) Harapan Jaya Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin Kepada masing - masing Pemilik Tanah Perumahan Praja Permai Sekayu tahun anggara 2016 diserahkan langsung oleh asisten III Ibnu Sa'ad, Kamis (29/12/2016) di ruang Auditorium Pemkab Muba.

Dalam sambutannya, Asisten III menjelaskan bahwa Pemkab Muba melalui Badan Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi yang difasilitasi oleh Pemerintah Provinsi Sumsel, tahun 2016 mengajukan permohonan untuk mendapatkan bantuan tersebut.

"Berkat hubungan dan komunikasi yang baik, tahun 2016 ini kita mendapatkan bantuan hibah dari perpustakaan Nasional. Adapun bantuan yang didapatkan tersebut adalah buku-buku untuk perpustakaan daerah sebanyak 750 judul 1500 eksemplar, mobil perpustakaan keliling sebanyak 1 unit yang dilengkapi dengan buku sebanyak 600 judul 1.200 eksemplar," jelasnya.

Selain itu, dikatakannya juga ada 12 komunitas yang mendapatkan bantuan buku dari perpustakaan Nasional RI masing-masing 250 judul 500 eksemplar. "Ada 12 komunitas di Muba mendapatkan bantuan buku diantaranya Komunitas Al-ikhwan, Komunitas Jendela Dunia, Komunitas Kampung Hijau Darussalam, Miftahul Huda, Randik, Al-awwabiin, Ibu Tani UPT Air Balui Spesifikasi 2, Sobadu, Bidan,"katanya.

Selain bantuan dari Perpustakaan Nasional, lanjutnya, Muba juga mendapat bantuan dari Gubernur Sumsel melalui perpustakaan daerah berupa buku-buku untuk perpustakaan Sekolah sebanyak 24 unit, Rumah Ibadah sebanyak 6 unit, dan perpustakaan pondok Pesantren sebanyak 1 unit.

"Dengan kerja sama dan koordinasi yang sinergis diharapkan terjadi kesinambungan program antara pusat dan daerah sehingga upaya mengembangkan Perpustakaan sebagai sarana meningkatkan kualitas hidup masyarakat dapat segera terwujud," tutupnya.(Fitri/Lisa/Nelynah)

203 Mahasiswa Perguruan Tinggi Rahmaniyah Diwisuda

news 
www.mubakab.go.id
Sekayu - Sebanyak 203 wisudawan/wisudawati Perguruan Tinggi Rahmaniyah Sekayu angkatan XVI mengikuti rapat senat terbuka dalam rangka wisuda Strata Satu (S1) tahun akademik 2015/2016, di Grand Auditorium Pemkab Muba, Kamis (29/12/2016).

Pelaksanaan wisuda ini dihadiri oleh Plt Bupati Muba dalam hal ini diwakili Asisten I H Rusli SP MM, perwakilan dari SKPD dan FKPD Kabupaten Muba, Perwakilan Koordinator Kopertis Wilayah II dan Wilayah VII Sumbagsel, segenap senat Rahmaniyah Sekayu, serta pihak Yayasan Rahmaniyah Sekayu.

Dalam laporannya, Ketua Senat Perguruan Tinggi Rahmaniyah Sekayu Desi Ulfa Anggraini, S.E., MSi., mengatakan jumlah peserta wisuda sebanyak 203 peserta terdiri dari jurusan Akuntansi 41 orang, jurusan Manajemen 100 orang, jurusan Agama 53 orang dan jurusan Ilmu Hukum 9 orang.

Lanjutnya, kepada para wisudawan/wisudawati yang telah menjadi sarjana hari ini, dengan berbagai disiplin ilmu diharapkan mampu mengaplikasikan ilmu pengetahuan yang dimilikinya ditengah - tengah masyarakat. 

“Semoga lulusan Perguruan Tinggi Rahmaniyah Sekayu dapat memberikan kontribusi  nyata bagi pembangunan Kabupaten Muba dan segera mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di lingkungan masyarakat
Wisudawan/wisudawati yang mendapat predikat terbaik dari tiap-tiap jurusan antara lain Evie Syafitri dengan IPK 3,68 dari jurusan PAI, Rahmat Purnomo dengan IPK 3,62 dari jurusan Manajemen, Rika Ariska dengan IPK 3,81 dari jurusan Akuntansi dan Mulyadi dengan IPK 3,73 dari jurusan Ilmu Hukum.

Sementara itu, dalam sambutannya Plt Bupati Muba dalam hal ini diwakili Asisten I H. Rusli, SP., MM., mengatakan selamat atas keberhasilan wisudawan/wisudawati serta memberikan apresiasi kepada pihak Yayasan Rahmaniyah Sekayu atas kontribusi telah didirikannya Perguruan tinggi yang membuka akses generasi muda Kabupaten Muba untuk bisa belajar di Bumi Serasan Sekate.

“Pemkab Muba terus berkomitmen untuk memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya pada dunia pendidikan yang disiapkan guna pencapaian generasi yang tangguh. Perguruan Tinggi Rahmaniyah Sekayu telah memberikan kontribusi yang nyata pada Pemkab Muba. Mari kita tingkatkan upaya-upaya perjuangan mencerdaskan kehidupan bangsa khususnya di Muba,” tutupnya.(Fajri/Neli/Nelynah)

Rabu, 28 Desember 2016

Dishubkominfo Muba Adakan Rapat Evaluasi Kinerja Tenaga Kontrak

news 
www.mubakab.go.id
Sekayu - Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kabupaten Musi Banyuasin mengadakan rapat dalam rangka membahas mengenai perjanjian kerja tenaga kontrak khususnya di bidang Aplikasi dan Teknologi Informatika (APTIKA), Rabu (28/12/2016) yang berlangsung di ruang Multimedia Media Centre Kabupaten Muba.

Rapat ini dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Aptika Dishubkominfo Kabupaten Muba Taufiq Hanif, S.Sos.M.Si., yang diikuti oleh seluruh staf PNS dan seluruh tenaga kontrak. Dalam rapat tersebut, Taufiq menghimbau kepada seluruh tenaga kontrak untuk lebih meningkatkan kualitas kemampuan dan semangat kerja guna terwujudnya pelayanan prima terhadap masyarakat yang diprioritaskan oleh dinas tersebut.

"Karena perjanjian kerja kita selesai tepat pada tanggal 31 Desember, maka dari itu adik-adik tenaga kontrak mendapat surat pemberitahuan bahwa seluruh tenaga kontrak untuk sementara dirumahkan," ujarnya.

Selain itu, dijelaskannya juga bahwa di tahun 2017 mendatang Dishubkominfo mulai berdiri sendiri, dan tidak menutup kemungkinan akan ada perubahan, baik dari suasana tempat kerja maupun sistem kerjanya. "Sesuai dengan peraturan menteri Kominfo, maka kita akan melakukan evaluasi kerja tenaga kontrak terlebih dahulu. Untuk itu tenaga kerja diharuskan melakukan pengajuan permohonan kerja seperti biasanya,"tutupnya.
(Fajri/Lisa/Nelynah)

Muba Sebagai Kabupaten Pelaksanaan Restorasi Ekosistem Gambut Hingga 2020

news 
www.mubakab.go.id
Sekayu – Kegiatan Lokakarya Tata Kelola Gambut Berbasis Desa Gambut Kabupaten Musi Banyuasin (Kab.Muba) dibuka langsung oleh Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan Ir.H.Sulaiman Zakaria M.T.,di Wisma Atlet, Sekayu.

Kegiatan ini terjalin atas kerjasama dari Pemkab Muba dengan Badan Restorasi Gambut Republik Indonesia (BRG-RI) dan Hutan Kita Institute (HaKi). “Lokakarya Tata Kelola Gambut Berbasis Desa dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kinerja pemerintahan dan pembangunan untuk mewujudkan tata kelola hutan dan lahan khususnya pengelolaan lahan gambut yang lestari dan berkelanjutan di Muba, “papar Sulaiman, Rabu (28/12).

Lanjutnya, berbagai upaya telah dilakukan dengan dibentuknya Lembaga Kelompok Masyarakat Peduli Api (KMPA) dan Kelompok Tani Peduli Api (KTPA) khususnya di kecamatan dan desa yang rawan kebakaran. “Untuk memantau secara online, Pemkab Muba juga telah memasang alat Water Level Data Logger (WLDL) guna mendeteksi tingkat kebasahan gambut,”katanya.

Sementara itu, Asisten Deputi III Bidang Edukasi, Sosialisasi, Partisipasi dan Kemitraan BGR-RI, Muhammad Yusuf menyatakan bahwa BGR-Ri sangat mendukung kegiatan lokakarya ini. “Kab. Muba merupakan salah satu kabupaten di Indonesia yang menjadi prioritas perencanaan dan pelaksanaan restorasi ekosistem gambut hingga tahun 2020,”ungkapnya.(fitri/Fiana/Nelynah)

Selasa, 27 Desember 2016

Korban Tanah Longsor Muba Terima Bantuan

news
www.mubakab.go.id
Sekayu - Cuaca ekstrim dan hujan terus menerus membuat salah satu bagian di wilayah Musi Banyuasin (Muba) terkena dampak negatifnya yaitu tanah longsor. Musibah ini membuat Plt.Bupati Muba David BJ Siregar bersama jajaran pejabat Pemkab Muba meninjau langsung Desa Sukarami, tempat yang terkena longsor tersebut.

"Diimbaukan pada seluruh warga untuk lebih waspada terutama dalam kondisi cuaca yang tidak menentu seperti sekarang ini. Pemkab Muba melalui Dinas PUCK akan melakukan survey sehingga mendapatkan solusi untuk mengatasi masalah seperti ini kedepannya," ujar David, Selasa (27/12).

Lanjutnya,rumah warga yang berada ditepian Sungai Musi memang rawan akan tanah longsor. "Salah satu cara untuk mengatasi masalah ini adalah merelokasi rumah warga dan membangun pagar beton untuk menyangga tanah," katanya. 

Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Muba menyerahkan bantuan 50 paket berupa sembako,selimut,matras,dan tenda gulung pada 20 warga yang terkena musibah.
( www.mubakab.go.id / Fiana )

Muba Kini Miliki Kapal Pesiar

news
www.mubakab.go.id
Sekayu - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Pemkab Muba) melalui Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Muba, mempunyai berbagai program unggulan yang antara lain salah satunya memiliki kapal pesiar.

Dalam tinjauannya, Kepala Dishubkominfo Pathi Riduan S.E.ATD,M.M.,menyatakan bahwa kapal ini dapat digunakan untuk berbagai keperluan kegiatan Pemkab Muba nantinya. "Kapal ini merupakan satu-satunya dan pertama yang dimiliki Muba, didalamnya terdapat berbagai macam fasilitas seperti kamar mandi, dapur, ruang aula, ruang karaoke, dan satu ruang kemudi,"ujarnya,Selasa (27/12).

Lanjutnya, fungsi dari kapal pesiar ini sendiri yaitu sebagai sarana wisata dan untuk menunjang kegiatan-kegiatan Pemkab Muba. "Sungai Musi merupakan salah satu icon wisata yang dimiliki Provinsi Sumsel, oleh karena itu kita juga berharap ke depannya kapal pesiar ini dapat dijadikan icon.(Fitri/Fiana/Nelynah)

Senin, 26 Desember 2016

MUI Muba Gelar Musda Ke VIII di Wisma Atlet

news
www.mubakab.go.id
Sekayu - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Musi Banyuasin gelar Musyawarah Daerah (Musda) ke VIII, Selasa (27/12/2016) di Gedung Wisma Atlet Sekayu, Dengan mengusung tema “Kita tingkatkan peran ulama dalam mengawal umat menangkal mukarat dan faham menyimpang menuju Muba yang penuh berkah”. 

Musda ini dihadiri oleh Ketua umum MUI Sumsel dalam hal ini diwakili oleh Sekretaris MUI Sumsel KH. Ayik Parid, Asisten III Ibnu Saad, S.Sos.MSi, Kabag Kesra Drs. H. M Jaya, Disnakertrans H. Zulfakar dan para ulama yang ada di wilayah Kabupaten Muba. 

Asisten III Ibnu Saad dalam sambutannya mengatakan bahwa momentum Musda VIII MUI Kabupaten Muba dapat dilakukan untuk melakukan evaluasi dan introspeksi atas seluruh kinerja yang telah dilakukan guna dijadikan pedoman dalam upaya perbaikan dan penyempurnaan sehingga dapat mengoptimalkan peran majelis MUI dalam memberikan kontribusi kehidupan di Masyarakat. 

“Ini memiliki makna yang istimewa dan strategis, hal ini didasarkan pada fenomena sosial masyarakat yang cenderung mengambil sikap instan dalam menyelesaikan beragam persoalan kehidupan. Musda tidak hanya sebatas mengevaluasi program dan mengganti kepengurusan semata tapi harus jadi momentum kebangkitan ulama dalam menjawab persoalan kehidupan yang semakin kompleks,” ujarnya. 

Selain itu, dijelaskannya, peran ulama sangat strategis untuk mendorong dan menghantarkan visi Pemerintah Kabupaten Muba menuju Permata Muba 2017. Dengan demikian sinergitas antara Pemkab dan ulama mutlak menjadi kebutuhan. “InsyaAllah, Pemkab berkomitmen untuk selalu mendukung dan mensupport kegiatan dan program-program MUI Kabupaten Muba,”tambahnya. 

Sementara itu, K.H. Ayik Parid dalam sambutannya mengatakan juga bahwa peran MUI adalah memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan kehidupan umat beragama di Indonesia, tidak hanya bagi umat Islam namun MUI berperan dalam kehidupan antar umat beragama terutama di Kabupaten Muba. 

“Musda ini momentum untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja lima tahun yang telah berlalu serta perumusan program kerja lima tahun kedepan yang tentunya dapat bermanfaat bagi umat,”jelasnya. 

MUI kedepan, lanjut Ia, harus terus berupaya meningkatkan perannya dalam membawa, membimbing, serta berjuang untuk umat, untuk itu MUI meminta dukungan penuh dari pemerintah daerah lahir maupun batin. (Fajri/Lisa/Nelynah)


PAN Muba Gelar Muscab ke VI

news
www.mubakab.go.id
Sekayu – Partai Amanat Nasional (PAN) Musi Banyuasin (Muba) menggelar Musyawarah Cabang ke IV di aula Wisma Atlit Sekayu, Selasa(27/12) yang dihadiri 100 orang kader dan Pengurus PAN Muba, Ketua DPRD Muba Abusari S.H.,M.Si, Ketua Fraksi PAN DPRD Muba Yulisman  S.H., dan dibuka oleh Asisten I Rusli, S.P.,M.M.

“Muscab ini diikuti oleh 3 kecamatan yang ada di Muba antara lain Kecamatan Sekayu, Kecamatan Keluang dan Kecamatan Sungai Keruh. Tujuan digelarnya Muscab yaitu membahas rumusan rencana kerja partai serta melaksanakan rapat pleno pemilihan ketua DPAC dan ketua Ranting,” papar Ketua DPD PAN Muba H Rabik, HS SE SH.

Ia juga mengajak kader PAN untuk mensosialisasikan pada masyarakat tentang PEMILUKADA yang akan digelar Bulan Februari 2017 nanti agar menggunakan hak pilihnya.(Fiana/Fajri/Nelynah)

Purna Paskibraka Muba Gelar Bhakti Sosial

news
www.mubakab.go.id
Sekayu - Dalam rangka memperingati hari ulang tahun purna paskibraka Indonesia ke-27 tahun 2016, purna paskibraka Muba menggelar kegiatan bhakti sosial sunatan massal dan donor darah di Stable Berkuda Sekayu, Selasa (27/12/2016).

Tujuan kegiatan bhakti sosial ini, merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial untuk dapat memberikan manfaat terhadap masyarakat yang kurang mampu.

Dalam laporannya, Junaedi SH MSi., selaku ketua pelaksana menyebutkan sebanyak 45 orang anak mengikuti sunatan massal dan sekitar 42 orang yang mendaftarkan diri sebagai pendonor darah sukarela.

Lanjutnya, kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang kami lakukan ini merupakan suatu bentuk kepedulian terhadap masyarakat serta memahami pentingnya sebuah kebersamaan dan bisa bermanfaat bagi orang lain.

Sementara itu, Kepala Dispopar Muba dalam hal ini diwakili sekretaris Dispopar Suhaimi, SE MM mengatakan kami merasa bersyukur dan bangga karena banyak kegiatan yang ada di Muba dan menjadi penggerak pelopor pemuda.

“Semoga kegiatan bhakti sosial ini berlangsung secara periodik dan sebagai jembatan kepedulian kepada masyarakat tehadap mereka yang membutuhkan,” tukasnya.(Fitri/Neli/Nelynah)

Kamis, 22 Desember 2016

Pemkab Bakal Tetapkan Perda Tidak Ada Pesta Malam

news
www.mubakab.go.id
Sekayu-Guna melestarikan adat istiadat di Bumi Serasan Sekate, Pemerintah Kabupaten (Pemkab Muba) menggelar rapat tahunan bersama para pemangku adat dengan mengusung tema “Kita Lestarikan dan berdayakan adat istiadat dalam pembangunan Kabupaten Muba”, Kamis (22/12/2016) di Gedung Wisma Atlet Sekayu.
Kegiatan rapat yang dibuka langsung oleh Plt. Bupati Muba yang dalam hal ini diwakili oleh Asisten I H. Rusli, SP.,MM., diikuti 34 peserta Pemangku adat dari 15 marga yang ada di wilayah Muba.
Ke-15 marga dimaksud yaitu Sekayu, Marga Muara Punjung, Marga Lalan, Marga Bayat, Marga Pinggap, dan Marga Supat. Selanjutnya, Marga Sanga Desa, Sungai Keruh, Dawas, tungkal, Epil, Lawang Wetan, Batang Hari Leko, Babat Banyuasin, Teluk Kijing.
“Adapun peserta sebanyak 34 orang yang terdiri dari ketua Pembina adat Kabupaten, wakil ketua Pembina adat kabupaten, 2 orang anggota tetap, ketua, dan sekretaris Pembina adat serta ketua dan sekretaris pemangku adat dari 15 marga di Kabupaten Muba tahun 2016,”ungkap Kepala BPMPD Muba Drs. Habiburahman.
Ketua Pembina adat dalam sambutannya, mengucapkan terima kasih atas dukungan dan bantuan moril maupun materil dari Pemkab Muba. “Rapat tahunan kali ini, Pembina adat akan membahas tetang evaluasi perkembangan adat dari masing-masing 15 marga, baik kendala dan hasil yang telah dicapai selama tahun 2016,”ungkapnya.
Sementara itu, dalam sambutannya Asisten I H. Rusli, SP.,MM., menghimbaukan kepada pihak terkait untuk membuat perda mengenai pesta malam, karena banyak sekali dampak negatif yang sering terjadi. “Diharapkan kepada pihak terkait agar membuat perda tidak ada lagi pesta malam. Selain itu kami juga menghimbaukan kepada dewan adat untuk menyampaikan hak politik, dan hak pilih kepada masyarakat setempat,”tutupnya.(Lisa/Fitri/Nelynah)

Operasi Lilin Muba Dimulai Besok

news
www.mubakab.go.id
Sekayu – Jelang Natal 2016 dan Tahun Baru 2017, Polres Musi Banyuasin (Muba) menggelar Apel Pasukan Operasi Lilin 2016 yang diikuti oleh seluruh personil Polres Muba, Dishubkominfo Muba, TNI dan Pol PP di Halaman Rumah Dinas Bupati Muba, Kamis (22/12).
“Operasi Lilin Muba dilakukan 2016 selama 10 hari, sejak  23 Desember 2016 hingga  01 Januari 2017. Tujuan operasi untuk memelihara kamtibmas dan memberikan perlindungan pengayoman dan pelayanan masyarakat dalam rangka perayaan natal 2016 dan tahun baru 2017 sehingga dapat berlangsung secara aman, nyaman, dan kondusif,”jelas Kapolres Muba AKBP Julihan Muntaha Sik, saat membacakan pidato pengarahan dari Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian.
Lanjutnya, Aksi gangguan kamtibnas dalam bentuk terorisme, terutama konflik yang berbau keagamaan dan ideologi harus diwaspadai. “Selain itu, kejahatan konvensional seperti pencurian rumah kosong, perampokan, mobilitas migrasi massa dari satu tempat ke tempat lain karena liburan juga perlu diwaspadai,”katanya.
Jumlah personel yang terlibat dalam Operasi Lilin Muba 2106 ini, sebanyak kurang lebih 80 puluh ribu personil Polri, kurang lebih 5 ribu TNI, dan kurang lebih 5 ribu gabungan dari Dishubkominfo, Dinas Kesehatan, dan Pemkab Muba. “Untuk tahun ini pos pengamanan yang didirikan di Muba sekitar 1960,”ungkapnya.(Fiana/Fitri/Nelynah)

Rabu, 21 Desember 2016

DPRD Kabupaten Gunung Kidul Yogyakarta Studi Banding Ke Muba

news 
www.mubakab.go.id
Sekayu – Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)dan Pimpinan Komisi DPRD Kab. Muba melakukan kunjungan dan studi banding ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Banyuasin (Muba), Rombongan disambut oleh Asisten III, Ibnu Saad S.Sos.,M.Si.

“Kami mendengar bahwa Kab. Muba merupakan daerah yang menginspirasi Prov Sumsel, sehingga kami ingin sekali dapat berkunjung ke Muba. Kedatangan kami untuk studi banding terkait dengan strategi peningkatan pendapatan daerah,”ujar ketua rombongan, Drs. Marsiono.M.,M, Rabu(21/12).

Lanjutnya, Kab. Gunung Kidul kini tengah mengalami peningkatan di bidang pariwisata. Harapannya, melalui kunjungan ini dapat berbagi ilmu tentang strategi Kab. Muba untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Pada kesempatan tersebut, Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Musi Banyuasin (DPPKAD) Muba, H Zabidi SE MM menyatakan bahwa untuk PAD tahun 2017, Pemkab Muba tengah merancang secara intens peningkatan tarif dengan ekspetasi mencari objek-objek baru.

“Untuk PAD jenis retribusi, pada tahun 2016, terealisasi sebesar 98,26%. Sedangkan PAD jenis pajak, Muba hanya memiliki 10 jenis pajak dari 11 pada umumnya dan terealisasi sebesar 85%. Dan keseluruhannya, PAD Kab. Muba terealisasi sebesar 77% dari anggaran yang telah direncanakan,”ungkapnya.(Fiana/Fajri/Nalynah)

UKW PWI Sumsel Angkatan XI Resmi Dibuka

news 
www.mubakab.go.id
Sekayu - Guna mewujudkan wartawan yang profesional dan berkompeten dalam mendukung pembangunan daerah, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Muba menggelar tes Uji Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan ke XI tahun 2016, di Aula Wisma Atlet Sekayu, Rabu (21/12/2016).

Seperti yang di katakan oleh Ketua PWI Kabupaten Muba Kurnaidi ST, kegiatan UKW ini bertujuan untuk meningkatkan profesionalitas wartawan khususnya yang bertugas di Kabupaten Muba."Uji Kompetensi Wartawan (UKW) berguna untuk melatih agar wartawan lebih terarah dan lebih profesional dalam menjalankan tugas," ujarnya.

Sementara itu, ketua PWI Provinsi Sumsel H Oktaf Riyadi, SH., berharap agar seluruh wartawan yang bertugas di Kabupaten Muba khususnya yang tergabung dalam keanggotaan PWI Kabupaten Muba dapat mengikuti dan lulus uji kompetensi wartawan ini.

"Diharapkan melalui UKW ini, selain terciptanya wartawan yang profesional juga dapat meningkatkan kemampuan wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik," harapnya.

Sementara itu, dalam sambutannya sekaligus membuka UKW angkatan ke XI tahun 2016, Plt Bupati Muba dalam hal ini diwakili oleh Badan Kesbangpol Muba H Soleh Naim, MM., mengatakan saya atas nama pribadi dan pemerintah mengucapkan selamat datang kepada dewan pers pusat dan rombongan dalam rangka pembukaan UKW di Muba.

Lanjutnya, wartawan adalah orang yang melakukan kegiatan 6M yaitu mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah dan menyampaikan informasi baik dalam bentuk tulisan, suara, gambar serta data dan grafik maupun dalam bentuk lainnya.

"Kegiatan ini diharapkan dapat membawa wartawan untuk memahami kegiatan keredaksian, berwawasan, beretika dan berprilaku profesionalisme sebagai wartawan," tukasnya.
(Fitri/Neli/Nelynah)

Selasa, 20 Desember 2016

Muba Turut Meriahkan Acara HKSN Tingkat Nasional 2016 di Palangkaraya

newswww.mubakab.go.id
Palangkaraya (21/12/16) Sebagai bentuk pembuktian dan komitmen mengawal kebijakan pemerintahan pusat Jokowi JK, di hari Kesetiakawan Sosial yang bertepatan pada tanggal 20 Desember 2016, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin siap mendukung program kerja nyata menuju Indonesia Sejahtera, agar dapat memberikan pelayanan kesejahteraan yang luas bagi masyarakat.
 
Dalam peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional yang berlangsung di Palangkaraya Kalimantan Tengah, Bupati Musi Banyuasin yang di wakili oleh Plt. Sekretaris Daerah Apriyadi Mahmud beserta Kepala Dinas Sosial Kabupaten Musi Banyuasin H.M. Sayuti dan jajaran menghadiri langsung puncak acara yang dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dan Mentri Sosial Khofifah Indar Parawansa.
 
Dalam kesempatan itu juga Presiden Republik Indonesia Jokowidodo menerima penganugerahan gelar adat Dayak yang akan diserahkan Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kalimantan Tengah Agustiar Sabran bersama Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran, dan tokoh masyarakat setempat. Gelar adat Dayak yang akan diberikan kepada Presiden Jokowi adalah Hatarung Hatungket Langit, yang berarti Raja yang Bijaksana dan Berkepribadian Luhur Sebagai Penopang Keutuhan Bangsa. 
 
Sebelumnya peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional telah dilaksanakan di Kabupaten Musi Banyuasin beberapa waktu lalu yang dihadiri langsung oleh Mentri Sosial Khofifah Indar Parawansa. "Ini merupakan puncak dari peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional sebelumnya yang telah diperingati di Musi Banyuasin dan langsung dihadiri oleh ibu Khofifah" ujar Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Musi Banyuasin Apriyadi Mahmud.
 
Ditambahkan Apriyadi demi pelayanan kepada masyarakat serta pelayanan kesejahteraan kepada masyarakat, Kabupaten Musi Banyuasin siap menjadi tuan rumah peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Tingkat nasional. "Ya, dengan peringatan hari Kesetiakawanan Sosial Nasional ini ini kita harapkan kedepannya nanti, jika dipercaya Musi Banyuasin siap menjadi tuan rumah HKSN Tingkat Nasional" ungkap Sekretaris Daerah Kabupaten Muba,  Apriadi Mahmud.
(Tiko BW/Yudho/Fiqri Bilhan)
news 
www.mubakab.go.id
Sekayu - Ketua Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ) dan satu satunya perguruan tinggi di bidang keselamatan jalan melakukan kunjungan dan sosialisasi mengenai keselamatan dalam berkendara dan berlalu lintas. Kegiatan ini berlangsung di Aula Dishubkominfo Muba, Selasa (20/12/2016).

Sosialisasi tersebut diisi dengan berbagai informasi seputar keselamatan dalam berkendara, seperti memberikan teori dan penjelasan mengenai tata cara berkendara yang berkeselamatan.

Ketua PKTJ Tegal, Yudi Karyanto, MSc., mengatakan Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan ( PKTJ) mungkin adalah salah satu perguruan tinggi kedinasan yang masih sedikit  kalangan masyarakat mengetahuinya. Perguruan tinggi kedinasan di bawah Kementerian Perhubungan Republik Indonesia yang dulu dikenal merupakan pengembangan dari Balai Pendidikan dan Pelatihan Transportasi Darat Tegal (BPPTD).

Selain itu, PKTJ secara kontinyu melanjutkan peran pentingnya di level nasional dalam membentuk tenaga ahli dibidang keselamatan transportasi jalan. "Kedepan diharapkan adanya kerjasama antara Dishubkominfo dan Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ)," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dishubkominfo Muba H Pathi Riduan, SE ATD MM., mengatakan suatu kehormatan bagi kami atas kedatangan ketua PKTJ dan rombongan serta menyambut baik atas rencana tersebut. "Kami sangat gembira dengan adanya rencana kerjasama ini, diharapkan kedepannya dapat terjalin kerjasama yang baik," tukasnya.
(Fajri/Neli/Nelynah)

Muba Terima DIPA Tahun 2017

news 
www.mubakab.go.id
Sekayu - Tahun 2017 ini, satuan kerja (Satker) wilayah Musi Banyuasin (Muba) mendapat alokasi belanja Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dengan anggaran kurang lebih 210 M yang dikelola oleh 23 satker kantor daerah dan 1 satker urusan bersama.

Demikian diungkapkan Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Sekayu Suharno S.,E., M.Si., saat memberikan laporan pada acara penyerahan DIPA TA. 2017 kepada Kementrian dan Lembaga Wilayah Muba, di Ruang Auditorium, Selasa (20/12).

“Provinsi Sumatera Selatan sendiri, pada tahun ini menerima 657 DIPA dengan anggaran kurang lebih 12.38 T untuk 45 Kementrian dan Lembaga. Anggaran DIPA yang berasal dari APBN ini disusun berdasarkan PP Presiden no 97 tahun 2016,”katanya.

Lanjutnya, untuk menindak lanjuti penyerahan DIPA ini maka perlu dilakukan peecepatan penyerapan anggaran dengan berbagai cara antara lain percepatan pengadaan barang dan jasa serta melanjutkan proyek infrastruktur yang penting dan tertunda.

“Muba pada tahun ini juga menerima Dana Insentif Daerah (DID) untuk 11 kabupaten yang masing-masing memperoleh kurang lebih 7.05 M. Dengan DID ini diharapkan dapat memicu daerah dalam rangka percepatan pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan Rakyat.

Pada kesempatan tersebut, DIPA diserahkan oleh Plt. Bupati Muba David BJ Siregar secara simbolis kepada Polres Muba, MTS Bumi Ayu, KPPN Sekayu, KPP Pratama, Kantor Kementrian Agama, MTS Negeri Sekayu, Pengadilan Negeri Sekayu.

Adapun Penyerahan DIPA kali ini bertemakan “ Dengan Penyerahan DIPA Tahun 2017, Kita Pacu Pembangunan Infrastruktur dan Ekonomi Untuk Mewujudkan Permata Muba 2017”.
(Fiana/Fitri/Nelynah)

Senin, 19 Desember 2016

Pemkab Muba Peringati Hari Bela Negara Tahun 2016

news 
www.mubakab.go.id
Sekayu - Plt Bupati Muba Ir David BJ Siregar, MSc., bertindak sebagai inspektur upacara pada peringatan Hari Bela Negara dan Hari Nusantara Tahun 2016 serta upacara rutin Korpri Kabupaten Muba, Selasa (20/12/2016), di halaman rumah dinas Bupati Muba.
Adapun yang bertindak sebagai komandan upacara yaitu Sekretaris Lurah Serasan Jaya Kecamatan Sekayu, Aka Anggara Saputra, SSTP. Peringatan Hari Bela Negara dan Hari Nusantara dihadiri Ketua DPRD Muba, Kapolres Muba, Dandim 0401 Muba, Kajari Muba, Ketua PN Sekayu, Ketua PA Sekayu, Para Staf Ahli Bupati , Para Asisten Setda, Seluruh Kepala SKPD, Seluruh PNS Pemkab Muba.

Pada kesempatan ini, Plt Bupati Muba membacakan amanat Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, dalam amanatnya ia mengajak seluruh warga negara untuk aktif dalam kegiatan bela negara. Agar Indonesia bisa menjadi bangsa pemenang dalam era kompetisi global maka rakyat membutuhkan anggota Korpri yang disipilin, bertanggung jawab dan berorientasi kerja.

Lanjutnya, ketika kita bicara tentang pemberantasan korupsi dan pungli maka sesungguhnya anggota Korpri berada di garis depan. Selain itu, bentuk bela negara lainnya memberantas aksi pencurian ikan adalah tindakan bela negara.

"Saya harap Korpri Muba menjadi pusat inovasi dan tempat lahirnya loncatan kemajuan dalam peningkatan kualitas pelayanan publik sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari pemerintah," harapnya.

Pada kesempatan tersebut, dilakukan penyerahan 2000 kartu nelayan dan 1000 asuransi nelayan kepada nelayan yang ada di Kabupaten Muba, penyerahan tersebut dilakukan secara simbolis oleh Plt Bupati Muba kepada tiga perwakilan nelayan yakni, Edi Dores nelayan dari Lumpatan, Herlan dari Kelurahan Kayuara, dan Irmansyah dari lumpatan.(Fajri/Neli/Nelynah)

DWP Muba Rayakan HUT ke 17

news
www.mubakab.go.id
Sekayu – Bertempat di Gedung Dharma Wanita Sekayu, Musi Banyuasin (Muba), acara Peringatan Hut Dharma Wanita Persatuan (DWP) ke 17 dan HUT Hari Ibu ke 88, berlangsung dengan sukses. “Sebagai salah satu organisasi masyarakat perempuan terbesar di Indonesia, sudah selayaknya DWP mengambil peran strategis dan berperan aktif dalam konstalasi pembangunan,” ujar Emi Sulaiman, selaku wakil Ketua I DWP Muba.

Dihadapan ratusan anggota DWP, ia pun memaparkan sebagai istri PNS, peran anggota Dharma Wanita sangat strategis. Kita dituntut berperan dalam pembangunan dan mendukung keberhasilan program pemerintah. Dalam keluarga anggota Dharma Wanita adalah sebagai istri yang diharapkan mampu menjadi pendamping dan mendukung keberhasilan suami.

“Sekali lagi saya ucapkan selamat memperingati HUT ke-17 Dharma Wanita Persatuan dan HUT Hari Ibu ke 88. Semoga kegiatan yang tengah dilaksanakan dapat bermanfaat bagi semua orang,”pungkasnya, Senin (19/12).

Adapun tema yang diambil dalam peringatan Hut DWP ke 17 yaitu “Penguatan Kualitas Isteri ASN Menuju Ketahanan Keluarga” dan tema peringatan HUT Ibu ke 88 yaitu Keseteraan Perempuan dan Laki-laki utuk Mewujudkan Indonesia yang Bebas dari Kekerasan, Perdagangan Orang dan Kesenjangan Akses Ekonomi Terhadap Perempuan”.(Fiana/Fitri/Nelynah)

Minggu, 18 Desember 2016

Touring Gowes Rewang Korem 044/Gapo Berlangsung Sukses

news 
www.mubakab.go.id
Sekayu - Dalam rangka memperingati Hari Juang Kartika (HJK) ke 71 tahun 2016, korem 044 menyelenggarakan kegiatan touring gowes rewang korem 044/Gapo yang dimulai dari Makorem 044 dan finish di Pendopoan Bumi Serasan Sekate, Minggu (18/12/2016).

Rute Gowes dimulai dari Makorem 044/Gapo dan ada sebanyak 5 check point (persinggahan) di sepanjang rute Palembang-Sekayu. Adapun tempat yang disinggahi di Kabupaten Banyuasin bertempat di SMK pertanian, perkantoran Banyuasin dan terminal Betung. Sedangkan tempat di Kabupaten Muba yaitu Polsek Lais, kantor Kades Lumpatan 1 dan finish di Pendopoan Bumi Serasan Sekate Muba.

Peserta gowes berjumlah 692 peserta,  terdiri dari TNI-Polri, Sipil dan Komunitas sepeda yang ada di Kota Palembang dan luar kota Palembang seperti Jambi, Bangka dan Lombok.

Pada kesempatan ini, Plt Bupati Muba Ir David BJ Siregar MSc., mengatakan kami atas nama pribadi, masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Muba menyambut baik dan mengucapkan selamat datang kepada para rombongan peserta touring gowes Rewang Korem 044 beserta rombongan di Bumi Serasan Sekate.  

“Marilah kita lakukan olahraga bersama-sama karena melalui gowes ini , kita dapat menjaga kebugaran dan kesehatan kita, sehingga jiwa kita pun akan menjadi sehat,” ujarnya.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan bantuan yang berjumlah 128 paket yang terdiri untuk veteran sebanyak 20 paket, Panti Asuhan 55 paket, kodim 0401 23 paket dan masyarakat kelurahan soak baru sebanyak 30 paket.

Adapun pemenang  yang sampai di finish atas nama M Aldo Zena Asal Palembang, Zuhairi asal Negara Malaysia menetap di Palembang, dan Yeppy Kurniawan asal Jawa Timur menetap di Palembang. Acara pun lebih meriah dengan kedatangan artis ibu Kota Ikke Nurjanah.(Fajri/Neli/Nelynah)