Senin, 10 Desember 2018

Thia Yufada Dodi Reza Kukuhkan Duta Baca SMPN 3 Lais

LAIS,MUBA – Ratusan Siswa-Siswi dan Tenaga Pendidik di SMP Negeri 3 Kecamatan Lais Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menyambut antusias kedatangan Bupati Muba H Dodi Reza Alex Noerdin dan Bunda Baca Kabupaten Muba Hj Thia Yufada Dodi Reza yang hadir di Lais bersama FKPD Muba yakni Kapolres Muba, AKBP Andes Purwanti SE MM, Dandim 0401 Muba,Letkol CZI Mulyadi SIP, Perwakilan Pengadilan Negeri Sekayu, Para Asisten, Staf ahli dan Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Muba.
Tidak hanya Siswa-Siswi dan Tenaga Pendidik asal SMPN 3 saja menyambut kedatangan Bupati dan Bunda Baca, dan rombongan ada juga Siswa-Siswi dan Tenaga Pendidik dari beberapa Kecamatan lainnya yakni diantaranya Kecamatan Babat Supat, Keluang, dan Lalan. Rupanya kedatangan orang nomor satu di Bumi Serasan Sekate ini untuk mengukuhkan Duta Baca Peserta Didik Siswa SMP/sederajat
Dalam sambutanya Dodi Reza Alex Noerdin Bupati Muba menyampaikan bahwa saya bangga dengan anak didik Smp Negeri 3 Lais, kenapa saya bangga karena anak anak didik SMP 3 lais telah mampu Teleconference Bersama Guru dan Pelajar SMP Oresundsgymnasiet Landskrona Swedia, ini sungguh luarbiasa dengan jaringan Teknologi Informasi dan telekomunikasi jarak jauh Smp negeri 3 lais bisa berkomunikasi dengan Guru-guru dan Siswa SMP di swedia sana dan saling berbagi ilmu pengetahuan artinya SMP negeri 3 Lais, kita dikenal dinegara Lainya di dunia ini.
Saya selaku Kepala Daerah teleconfrence paling masih dalam negeri saja paling ke Menteri atau Presiden saja, tapi sekarang anak didik kita SMP 3 Lais bisa teleconfrence ke Swedia untuk ini saya minta program-program seperti ini baik bagi anak didik dan tenaga pengajar kita pertahankan pungkas Dodi

Selanjutnya Dodi menyampaikan, bagi saya seluruh Jajajaran Pemkab terutaman Jajaran Pendidikan No 1 dan komitment terus kita tingkatkan sebagai contoh pada HGN dan Hut PGRI ke 73 saya sampaikan kepada seluruh tenaga pendidikan di Muba khususnya menaikan gaji honor tenaga pendidk 80 persen dari gaji sebelumnya mereka terima dan honor K2 kita akan pikirkan kepastian dalam pengangkatan kontrak tujuan supaya guru guru lebih sejahtera kedepannya selain kesejahteran para guru tentunya sarana dan prasarana sekolah kita tingkatkan dan terus kita kembangkan secara berkesinambungan dan kedepan sekolah kita ada laborotorium bahasa dan sarana prasarana lainnya dan termasuk pembagian seragam sekolah gratis buat anak didik kita baik tingkat SD dan SMP sesuai kewenangan kita Tingkat Kabupaten ujar Dodi.
“Pada hari Ini merupakan salah satu upaya kita mulai gerakan membaca di kabupaten Musi Banyuasin dan saya instruksikan setiap sekolah dimuba harus ada duta baca untuk kemudian mengimbaskan gerakan budaya membaca ke peserta didik lainnya,” ungkap Dodi di sela Pengukuhan Duta Baca Sekolah untuk Tingkat SMP Kecamatan Lais, Kecamatan Keluang, dan Kecamatan Lalan serta Teleconference Bersama Guru dan Pelajar SMP Oresundsgymnasiet Landskrona Swedia, Kamis (6/12/2018) di SMPN 3 Lais.
Dikatakan, di tengah meningkatnya teknologi digital yang memberikan kemudahan dalam mengakses informasi secara cepat, membaca masih menjadi kebutuhan yang dinomorduakan. “Nah, inilah yang menjadi tugas kita bersama untuk kembali meningkatkan minat dan budaya membaca,” urainya.
Dijelaskan, urutan pertama bangsa paling melek huruf dan memiliki kecakapan membaca tertinggi adalah Finlandia. Disusul berikutnya Norwegia, Islandia, Denmark, dan Swedia. Dengan demikian posisi lima besar diisi sepenuhnya oleh negara Nordik maupun Skandinavia. “Untuk itu, kali ini kita teleconference dengan Sekolah di Swedia, untuk bertukar pikiran dan merumuskan program supaya minat baca di Muba ini tinggi,” terangnya.
Ditempat yang sama Bunda Baca Muba Thia Yufada Dodi Reza mengatakan ada sepuluh keuntungan dari membaca.
Pertama, terhindar dari kebodohan. Kedua, bisa meningkatkan konsentrasi. Ketiga, bisa menjadi tahu akan sesuatu hal yang semula belum tahu sama sekali. Keempat, dapat mengembangkan kefasihan bertutur kata. Kelima, dapat mengungkapkan sesuatu secara lisan dengan mudah.

Keenam, dapat mengeksplorasi dan mengembangkan materi yang ingin kita ungkapkan. Ketujuh, dapat mengambil manfaat dari pengalaman orang lain. Kedelapan, bisa membangun negara. Kesembilan, bisa mengetahui kronologi suatu peristiwa. Kesepuluh, bisa menghilangkan stress.
“Dari keuntungan-keuntungan tersebut dapat disimpulkan bahwa membaca itu penting, karena dengan membaca kita dapat memperoleh informasi atau ilmu pengetahuan yang tidak hanya bermanfaat bagi kita namun bagi orang lain pula,” jelas mantan presenter Metro TV itu.
Lanjutnya, keberadaan duta baca ini akan juga dibentuk di Sekolah-Sekolah pedesaan. “Jadi, nanti bertahap seluruh Sekolah di Muba ini akan memiliki Duta Baca di masing-masing sekolah. Nah, mereka inilah nantinya punya tugas juga untuk mengajak peserta didik lainnya giat untuk membaca dan juga menulis,” tukasnya.
Sementara itu, salah satu murid SMPN 3 Lais kelas X, Sylvia Larasati menyebutkan dirinya sangat termotivasi untuk lebih giat membaca setelah kehadiran Bupati Muba dan Bunda Baca Muba. “Pak Bupati dan Bunda Baca sangat menginspirasi, semoga nantinya kami bisa sukses seperti mereka kedua dan giat untuk membaca,” pungkasnya.

Minggu, 25 November 2018

Sekda Ajak Fosmabayo Dan IKPM Muba Yogyakarta Berperan Aktif Bangun Daerah




YOGYAKARTA – Forum Silaturahmi Masyarakat Muba Yogyakarta (Fosmabayo) dan Ikatan Keluarga Pelajar Mahasiswa Muba Yogyakarta (IKPM Muba Yogyakarta) mengapresiasi dan ucapkan terima kasih kepada Jajaran Pemkab Muba,  karena telah menyelenggarakan acara Silaturahmi Fosmabayo dan IKPM Muba Yogyakarta dengan Pemerintah Kabupaten  Musi Banyuasin (Muba) di Kota Pelajar, bertempat di Ballroom Hotel Grand Daffam Rohan Yogyakarta, Sabtu malam (24/11/2018).

Salah satu perwakilan dari IKPM Muba Yogyakarta, Agus Saputra (28) warga asal Kota Sekayu mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi setinggi tingginya atas terlaksananya acara silaturahmi ini.
“Acara ini sangat bagus untuk memperkuat jalinan silaturahmi dan kekeluargaan antara Jajaran Pemkab Muba baik dengan masyarakat bahkan mayoritas mahasiswa yang berada di Yogyakarta,  tentu ini akan memperkuat jalinan emosional antar mahasiswa dengan Pemkab Muba. Harapannya acara ini tidak hanya kali ini saja tapi bisa berlanjut terus setiap tahunnya, dan dapat menjadi ajang sharing untuk membangun bersama daerah yang Kita banggakan Bumi Serasan Sekate “ungkapnya.

Menurut Laporan Ketua Fosmabayo, Dr Julian Hernadi mengatakan, atas nama sesepuh warga asal Muba di Yogyakarta dan sekitarnya yang tergabung dalam Fosmabayo dan IKPM Muba Yogyakarta menyampaikan terimakasih dan penghargaan kepada bapak Bupati,Dodi Reza Alex, wakil bupati Beni Hernedi , sekda Apriyadi beserta Jajaran Pemkab Muba yang telah berkenan  meluangkan waktu, tenaga dan materi untuk terus merajut tali silaturahmi antar Pemkab  Muba dan masyarakat asal Muba yang berdomisili di perantauan khususnya di Yogyakarta ini
“Tanpa momen seperti ini sulit bagi kami dapat berkumpul walaupun tinggal diwilayah yang sama, semoga silaturahmi ini menjadi silaturahmi yang memberikan kebaikan untuk kita semua seperti apa yang pernah disampikan Rasulullah SAW. Mari senantiasa menjaga tali silaturahmi, kapanpun dan dimanapun, janganlah hanya karena perbedaan pemikiran dan pandangan, karena perbedaan poltik , persaingan bisnis, karena promosi jabatan dan lain-lain kita sampai memutus tali silaturahmi, “harapnya.

Ditambahkannya, saran kepada adik-adik mahasiswa terkait derasnya arus informasi dan produksi data secara masif, agar lebih bijak dan tetap menjunjung etika ketika berinteraksi melalui media sosial. Adanya media sosial hanya 0,1% dari efek revolusi industri 4.0, dampak-dampak masif lainnya akan segera hadir ditengah kehidupan kita. Tidak ada pilihan lain kita harus ikut dalam gerbong perubahan ini atau tergilas oleh perubahan itu sendiri.

Sementara itu perwakilan dari Keraton Yogyakarta, Syahbenol Hasibuan mengungkapkan rasa bangga kepada Pemkab Muba karena tidak semua daerah bisa seperti ini, yang peduli kepada warganya yang dirantau, difasilitasi tempat untuk saling bersilaturahmi sesama warga asal Muba yang berdomisili di Yogyakarta.

Pada kesempatan yang sama, Mewakili Bupati Muba, H Dodi Reza Alex, Sekda Muba, Drs H Apriyadi MSi dalam sambutannya menyampaikan pesan yang perlu menjadi perhatian, bahwasannya sejak kepemimpinan Bupati Muba, Dodi Reza Alex dan Wakil Bupati Muba, Beni Hernedi, Pemkab Muba telah fokus untuk membangun Muba lebih cepat lagi dan dengan acara silaturahmi ini setiap tahun rencananya terus kita lakukan selain sikaturahmi kami membutuhkan masukan dan ide ide warga muba di tanah rantau untuk dapat kami serap untuk percepatan pembangunan daerah kita kedepanya.
“Dalam kesemoatan ini Kami sampaikan bahwa untuk pembangunan infrastruktur jalan dan program replanting sawit sudah berjalan. Dan sekarang kami sedang menginisiasi untuk menaikkan harga karet, karena harga karet sedang turun, maka kabupaten yang kita banggakan  pertama di Indonesia untuk tingkat kabupaten pembangunan infrastruktur jalannya mengunakan aspal  karet
Inovasi program ini kita lakukan merupakan upaya pemkab  muba untuk menaikan harga karet rakyat kedepanya mengingat harga karet saat ini lagi anjlok, dengan pengunaan Aspal Campur karet harapan kita serapan karet rakyat untuk digunakan aspal campur karet dapat mendongkrak harga karet bisa naik, sehingga perekonomian masyarakat Muba bisa meningkat.
Kemudian bukan hanya di Muba, namun seluruh daerah indonesia kita sedang dilanda bahaya narkoba, maka dari itu kami sepakat bersama DPRD Muba untuk menerapkan Perda Kabupaten Muba No 2 Tahun 2018 Tentang Pesta Rakyat, “dan kami membatasi acara Pesta Dimalam hari untuk melindungi generasi penerus kita dari jeratan narkoba jelasnya
“Kami berpesan tolong kepada warga Muba jaga kekompakan, jalin silaturahim, perbanyak komunikasi sesama warga Muba di Yogyakarta dan jadilah warga yang baik. Memang asal Muba tapi sudah menetap di tempat orang maka dari itu dukung program pemerintah di tempat kita tinggal dan jadilah warga yang baik, jangan buat kegiatan yang tidak sesuai dengan kebijakan pemerintah, mengkritik pemerintah boleh tidak dilarang silahkan, namun ada SOP, jangan melanggar hukum “ujarnya.
“Cubit la Pemerintah tapi yang dicubit tidak merasakan sakit namun tersentuh. Kompak-kompaklah di negeri orang, sering-sering memberi kabar kepada kami di kampung, jika sudah berhasil baik di bidang usaha, karir maupun pendidikan jangan lupa  kami di kampung halaman, “dan mari ikut serta membangun kampung halaman kita bumi serasan sekate,” ujar  Sekda Muba

Selasa, 30 Oktober 2018

Dodi Reza Alex Sapa Warga dan Tinjau Pelayanan Publik

SEKAYU,MUBA –    Disela kesibukan jam kerja,  Bupati Musi Banyuasin (Muba)   H Dodi Reza Alex Noerdin didampingi    beberapa    Jajaran Kepala PD datangi  langsung  Bank Rakyat I ndonesia  (BRI)   Cabang Sekayu  dan  Bank  Sumsel   Babel Cabang Sekayu, Selasa (30/10/2018).
Bupati Muba selain menyapa langsung warga sebagai nasabah di masing-masing perbankan, juga meninjau kondisi pelayanan publik bagi masyarakat di bidang perbankan.

Usai meninjau operasional  pelayanan dan menyapa langsung warga, Dodi juga berbincang langsung dengan Pimpinan Cabang BRI Sekayu dan BSB Sekayu. Dikatakannya, perbankan harus menggalih terus produk-produk pelayanan yang memudahkan masyarakat dalam bertransaksi
“Cara yang konvensional tentunya harus segera kita tinggalkan, selain demi kenyamanan para nasabah terkhusus bagi nasabah/masyarakat di Kabupaten Muba agar lebih mudah bertransaksi, dan tentunya perputaran ekonomi bisa semakin meningkat”, ujarnya.

Dodi juga mengatakan, pertemuan hari ini agar ditindaklanjuti, kerjasama Bank BUMD maupun BUMN dengan Pemkab selain untuk optimalisasi pendapatan tentunya juga untuk meminimalisir terjadinya penyelewengan/kejahatan, contohnya saja terkait gaji/honor pegawai guru yang didesa-desa, yang masih disalurkan menggunakan cara yang konvensional, tentunya cash less sociaty (non tunai) harus segera kita mulaikan, dengan peningkatan infrastruktur oleh pihak perbankan.

“Silahkan explore apa saja yang bisa dikerjasmakan, inovasi yang cemerlang harus terus digali, market yang masih abu-abu segera ambil, tantangan kedepan, bagaimana caranya dengan cara non konvesional (Non Tunai) kontribusi nya bisa meningkat, “ujar Dodi.

Info Lebih Lanjut Kunjungi Website www.mubakab.go.id.

Percepat Pelayanan Publik, Bupati Dodi Launching Muba Siaga 112

SEKAYU, MUBA – Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) kembali menunjukan eksistensi nya di bidang pelayanan publik, ini terbukti dengan telah di launchingnya Nomor Tunggal Panggilan Darurat (NTPD) dengan nama Layanan Muba Siaga 112 oleh ketua Ombudsman Republik Indonesia (RI) Prof Amzulian Aripai di damping langsung oleh Dirjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika RI Prof  DR Ahmad M Ramli dan Bupati Muba H Dodi Reza Alex di Oproom Pemkab Muba, Kamis (25/10/2018).

Dikatakan bupati, dilaunchingnya Muba Siaga 112 salah satunya untuk mewujudkan Muba Smart Regency yang merupakan langkah awal dalam tata kelola pemerintahan, lingkungan dan sosial yang baik.  “Peningkatan pelayananan publik merupakan bagian dari komitmen Pemkab Muba dalam mengimplementasikan salah satu misi pemerintah kabupaten Muba, yaitu meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik melalui peningkatan birokrasi yang responsif salah satu untuk menciptakan layanan publik yang prima dilakukan melalui optimalisasi nomor tunggal panggilan darurat 112,” katanya.

Selain itu, Dodi juga berharap masyarakat  Muba dapat secara langsung merasakan pelayanan publik yang cepat apabila mengalami kondisi darurat seperti kebakaran, bencana alam, gangguan Kamtibmas, kesehatan maupun keadaan darurat lainnya,” tukasnya.

Sementara itu,  Ketua Ombudsman RI, Prof Amzulian Aripai dalam sambutannya menyampaikan apresiasi Kepada Pemkab Muba yang telah melaksanakan tugas sebagaimana mestinya.

“Saya sangat mengapresiasikan program Pemkab Muba, karena Muba ini merupakan kabupaten urutan yang ke 22 dari 534 kabupaten di Indonesia yang telah memiliki Layanan Nomor darurat 112 dan merupakan Kabupaten satu satunya di Sumsel yang telah melaunching  NTPD,”tutupnya.

Untuk mendukung suksesnya Layanan ini Pemkab Muba bekerjasama  dengan Direktur PT Jasnita melakukan pemasangan perangkat Call Center 112.

info lebih lanjut kunjungi website www.mubakab.go.id


Selasa, 11 April 2017

Apriyadi Imbau Raskin Harus Diawasi, Kualitas Jelek Jangan Dibagi

Sekayu, Mubakab.go.id- Tolong perhatikan kualitas raskin atau rastra yang diberikan kepada masyarakat, kalau kualitasnya jelek tolonglah jangan dibagikan kepada masyarakat.
Demikian yang diungkapkan oleh Plt. Sekda Musi Banyuasin (Muba) H. Apriyadi MSi, saat memimpin rapat mengenai penyaluran Raskin/Rastra tahun 2017 di Kabupaten Muba, Selasa (11/4/2017) yang berlangsung di ruang Rapat Randik.
Selain itu, Ia juga mengatakan jangan karena raskin untuk orang miskin, lantas kualitasnya tidak dipertimbangkan. Karena itu, Apriyadi meminta mulai dari pendistribusian awal raskin harus terkontrol. Kalau kualitas raskin itu jelek, lanjutnya Apriyadi kasihan masyarakat yang mengonsumsinya.
Terakhir ia juga mengharapkan agar pelaksanaanya dipercepat, dan harus dilaksanakan dengan baik sehingga tidak ada gejola yang timbul saat pelaksanaanya. “Untuk penyaluran beras Bulog ini, saya sarankan kepada pihak terkait untuk mengunakan data lama dan harus disandingkan dengan data baru agar menyesuaikan data. Dan mengenai harga sudah kita sepakati hanya  Rp 1.600 (seribu enam ratus rupiah) jangan sampai ada laporan dari masyarakat lebih dari harga yang telah disepakati,”ungkapnya.
Menanggapi yang disampaikan oleh Plt. Sekda, Pimpinan Perum Bulog Divre Sumsel, Bahtiar mengatakan kalau ditemukan raskin kualitasnya jelek segera pihak elemen terkait untuk melaporkan kepihaknya agar dapat ditukar. “Mohon kalau terdapat kualitas beras Bulog jelek, segera laporkan atau sampaikan kepihak kami, agar kami dapat menukarnya,”tutupnya.
Turut hadir dalam rapat tersebut, Asisten II Ir. Sulaiman Zakaria, kepala BPKAD dalam hal ini diwakili, kepala BPS diwakili, kepala Dinas Ketahanan Pangan, Dinsos, Kabag ADM, Perum Bulog, Satgas Raskin, dan 14 Camat yang ada di Wilayah Muba.


Photographer       : Fitri Purnamasari
Reporter              : Lis Sak Odah
Sumber                : www.Mubakab.go.id


Senin, 10 April 2017

Empat Pansus Sampaikan Hasil Pembahasan Terhadap LKPJ Bupati Muba TA 2016

Sekayu, mubakab.go.id – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Musi Banyuasin (Muba)Abusari Burhan S.H.,M.Si, memimpin Rapat Paripurna Masa Persidangan 1 Rapat ke 11 dalam rangka penyampaian laporan panitia khusus kepada pimpinan DPRD dan pengambilan keputusan DPRD terhadap Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban Bupati Muba TA.2016.
“Kami dari Pansus I memiliki catatan umum bagi mitra kerja Pansus I yaitu laporan diharapkan berdasakan SIMDA, OPD Muba diimbau menganggarkan program yang sesuai dengan visi misi Muba, OPD Muba membutuhkan tenaga-tenaga profesional dan didukung teknologi agar dapat memberikan pelayanan yang maksimal pada masyarakat,”ujar Maulei Hafiz, S.H., Juru bicara Pansus I, Senin (10/04).
Sementarai itu, juru bicara Pansus II, Tapriyansah S.Pdi menyatakan bahwa Pansus II melakukan pembahasan dan peninjauan secara langsung terhadap mitra kerja di bidang ekonomi dan keuangan. “Beberapa OPD telah menjalankan program yang terlaksana dengan baik dan sesuai yang dilaporkan. Diharapkan agar OPD lebih baik lagi dalam perencanaan program yang terarah,”katanya.
Acara dilanjutkan dengan penyampaian laporan hasil pembahasan Pansus 3 oleh Akino S.H., dan Pansus 4 oleh Rahmat Senen, S.E. setelahnya, Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Muba, M. Thabrani Rizki membacakan rancangan keputusan anggota DPRD tentang pemberian rekomendasi tentang pertanggungjawaban LKPJ Muba 2017.

Fotographer     : Fajri Romadona
Reporter          : Yan Fitri Yusufiana
Sumber           : www.mubakab.go.id


LKPJ Bupati TA 2016 Dapat Penghargaan dari DPRD

Sekayu, mubakab.go.id-Pj Bupati Musi Banyuasin (Muba) menerima penghargaan dari DPRD Muba karena telah menyampaikan penjelasan laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati TA 2016 kepada DPRD, Senin Malam (10/4/2017) di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Muba. 

Dewan mengatakan LKPJ akhir tahun merupakan progres report dari penyelenggaraan pemerintah daerah. tujuan LKPJ akhir tahun untuk memberikan gambaran tingkat keberhasilan dalam melaksanakan kebijakan, program, kegiatan dan efisiensi penggunaan anggaran selama satu tahun anggaran. "Kami DPRD Muba berikan penghargaan setinggi-tinggunya kepada Pj Bupati Muba yang telah menyampaikan penjelasan laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati TA 2016 kepada DPRD,”ungkapZiadatulher SE MH.

Selain itu, lanjutnya menjelaskan bahwa DPRD Muba telah mempelajari LKPJ Bupati Muba TA 2016, secara umum telah memenuhi target yang telah ditetapkan dalam RKPD, walaupun masih ada beberapa hal yang masih perlu disempurnakan. 

Sementara itu, menanggapi rekomendasi yang disampaikan DPRD Muba, Yusnin mengatakan, akan secepatnya mengupayakan peningkatan koordinasi pada masing-masing unit kerja dilingkungan Pemkab Muba, meningkatkan PAD, Investasi, kapasitas kelembagaan Pemda, percepatan pembangunan infrastruktur, kelistrikan, serta mempertegas batas antar wilayah administrasi yang berbatasan dengan Muba. 

"Kami Pemkab Muba menyambut baik dan mengapresiasi setinggi-tingginya kepada pimpinan dan anggota DPRD Muba yang telah membantu dan bekerjasama dalam pembahasan LKPJ Bupati TA 2016, dan untuk rekomendasi yang disampaikan oleh pansus akan menjadi perhatian dan ditindaklanjuti untuk memperbaiki kinerja dimasa yang akan datang,"tutupnya.

Rapat Paripurna Istimewa masa persidangan I tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Muba Abusari Burhan SH MSi dan dihadiri anggota DPRD, Pj Bupati Muba H Yusnin, Plt Sekda H. Apriyadi, Staf Ahli Bupati, Asisten Sekda, Kepala OPD, Forum Kumunikasi Pimpinan Daerah ( FKPD ) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muba.


Photografer          : Fitri Purnamasari
Reporter               : Lis Sak Odah
Sumber                 : www.Mubakab.go.id



Meriahnya Silaturrahmi Keluarga Besar Musi Banyuasin se-Jabodetabek

Jakarta (09/04/17) Bertempat di Gedung Balai Sudirman, Jakarta, telah dilangsungkan Acara Silaturahmi Keluarga Besar Musi Banyuasin se-Jabodetabek dengan Pj. Bupati dan Bupati-Wakil Bupati Terpilih Hasil Pilkada Muba 2017. Hadir dalam acara tersebut Gubernur Sumatera Selatan yang diwakili oleh Plt. Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Pj. Bupati Musi Banyuasin, Ketua DPRD Kabupaten Musi Banyuasin, Wakil Bupati Muba Terpilih, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD), Sekretaris Daerah Kabupaten Musi Banyuasin, para Kepala SKPD,  para Tokoh Masyarakat dan tentu saja masyarakat muba yang berdomisili di wilayah Jabodetabek.
Acara yang digagas oleh IPA Muba dengan Ketuanya Ibrahim Gausse bertujuan untuk mentautkan rasa kekeluargaan sesama perantau asal Musi Banyuasin, khususnya yang berada di wilayah Jabodetabek. Dalam sambutannya, Ibrahim Gausse berharap dapat segera diwujudkan  sekretariat IPA Muba yang dapat mengakomodir berbagai kebutuhan warga Muba yang berada di Jakarta.
Sementara itu H. Yusnin selaku Pj. Bupati Musi Banyuasin menyampaikan harapan kiranya warga asal Musi Banyuasin yang berada di perantauan dapat memberikan sumbangsih pemikiran dan ide bagi kemajuan Kabupaten Musi Banyuasin.
Selanjutnya mewakili Bupati dan Wakil Bupati terpilih, Beni Hernedi menyampaikan apresiasi atas kepercayaan masyarakat Musi Banyuasin untuk mengemban amanah memimpin Musi Banyuasin di masa mendatang. Beni juga menyampaikan kekagumannya kepada warga perantauan asal Musi Banyuasin yang telah berhasil di bidangnya masing-masing, sebagai mana yang ditemuinya dalam kunjungan yang pernah dilakukan di beberapa kota.
Dalam sambutannya Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan, H. Muhammad Giri Ramanda menyampaikan kiranya warga asal Musi Banyuasin yang berada di perantau agar tetap menjalin komunikasi dengan daerah asal, sehingga dapat memberikan sumbangsih dalam berbagai bentuk untuk memajukan Musi Banyuasin dan juga Sumatera Selatan, termasuk bagi warga yang telah sukses diperantauan agar dapat berinvestasi di kampung halaman.
Gubernur Sumatera Selatan melalui Plt. Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, berharap agar kepemimpinan Muba yang baru dapat dibackup oleh seluruh komponen masyarakat asal Musi Banyuasin di manapun berada.
Acara yang dimeriahkan oleh berbagai pertunjukan kesenian ini diharapkan dapat dilaksanakan secara periodik di tahun-tahun mendatang dalam rangka memperkuat silaturrahmi sesama warga perantauan asal Musi Banyuasin. (Fiqri Bilhan) 


Rabu, 05 April 2017

Bantuan Crape Dan Bibit Unggul Diserahkan Pada Petani Karet Muba

Sekayu, mubakab.go.id - Dalam rangka meningkatkan produktifitas dan kualitas komiditi karet melalui teknis budidaya dan pengelolaan bokar yang bersih, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Pemkab Muba) menggelar launching penyerahan perdana bantuan bibit karet bagi kelompok kebun Unit Pemasaran Pengelolaan Bokar (UPPB), sosialisasi UPPB dan pencanangan sekolah Lapang Pengendalian Hama Terpadu (SIPHT).
"Hari ini merupakan hari bersejarah bagi para petani karet karena adanya penyerahan bibit karet. ke depannya kita akan menyediakan karet yang bersih dengan kualitas bagus dan berharga murah. Hingga kini, Muba memiliki 25 UPPB, namun kita memiliki target ke depannya akan ada 50 UPPB,"ujar Kepala Dinas Perkebunan Muba, Iskandar Syarianto S.H, Selasa (04/04) di KM 11 Kelurahan Soak Baru, Kecamatan Sekayu.
Dalam kesempatan tersebut, diserahkan bantuan 2 mesin crape kepada UPPB Kec. Keluang dan Kec. Sungai Lilin serta 150.000 batang bantuan bibit karet unggul untuk 25 kelompok UPPB.
"Pemkab Muba berharap agar bibit ini dapat digunakan dengan baik sehingga mendapatkan hasil dengan yang berkualitas. Nantinya kita akan mengadakan sosialisasi mengenai pengelolaan bibit karet yang unggul dan alami dan diharapkan agar petani-petani karet dapat mengikuti sosialisasi ini,"tutup PJ Bupati Muba, Yusnin.

Fotographer        : Fajri Romadona
Reporter             : Yan Fitri Yusufiana

PJ Bupati : Jadilah Insan Pers Yang Terampil

Sekayu, mubakab.go.id – Kegiatan ini digelar demi terciptanya keselarasan antara Pers dan Sekolah untuk mewujudkan keterbukaan informasi yang sebenar-benarnya. Demikian diungkapkan PJ Bupati Musi Banyuasin (Muba) Yusnin saat membuka Seminar Sinergisitas Sekolah dan Pers.
“Ke depannya, diharapkan agar sinergisitas sekolah terjalin dengan intens dalam bentuk koordinasi di kerjasama posisitif antara operator sekolah yang ada dalam instansi pendidikan,”ujarnya, Rabu (05/04) di Gedung Serbaguna, Kec. Sungai Lilin.
Seminar Sinergisitas Sekolah dan Pers kali ini merupakan rangkaian acara Hari Pers Nasional ke 33 dan HUT PWI ke 27 di tahun 2017 dan dihadiri oleh puluhan insan pers dan peserta seminar yang terdiri dari guru SD dan SMP dalam Kab. Muba.
“Menjadi insan pers harus memiliki keterampilan di bidang teknik reportase, memahami liputan dan menaati kode etik serta berita yang disampaikan harus benar-benar terbukti,”tutupnya.(Yan FitriYusufiana/Fitri Purnamasari)





Rabu, 25 Januari 2017

Plt Sekda Imbau Tidak Ada Penambahan dan Pengurangan Tenaga Kontrak

news
www.mubakab.go.id
Sekayu - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Pemkab Muba) melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) bahas percepatan penataan personil dan pendanaan tenaga honorer Undang-Undang (UUD) Nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintah daerah, Rabu (25/1/2017) di ruang rapat Sekda Muba.

Rapat dipimpin Plt. Sekda Muba Drs. H.Apriyadi dan diikuti oleh para asisten  beserta kepala SKPD Pemkab Muba. Dalam rapat tersebut Pemkab membahas mengenai persoalan mulai dari tenaga honorer guru, tenaga kontrak yang belum jelas arahnya, akibat sebagian  dinas dan sekolah yang kembali ke provinsi. 

Maka dari itu, dalam kesempatan ini, Sekda Muba Drs. H. Apriyadi menghibaukan kepada dinas dan instansi yang terkait segera mengambil langkah atau tindakan untuk terus memperjuangkan nasib para guru non PNS dan tenaga kontrak yang sudah lama bekerja agar tetap terkendali sebagaimana mestinya. 

“Diharapkan dinas-dinas terkait harus mempertahankan tenaga kontrak yang ada, dan jangan sampai mengrekrut tenaga kerja yang baru mengeluarkan yang lama. Dan kami juga berharap mengenai tenaga kontrak yang dinasnya kembali ke provinsi tersebut, agar dapat di tampung oleh dinas-dinas yang masih membutuhkan tenaga kontrak,”imbaunya. 

Senada yang disampaikan oleh Sekda, Asisten I H. Rusli, SP.,MM juga menyarankan agar tenaga kontrak distribusikan ke masing-masing dinas, karena menurutnya, gaji semua tenaga kontrak tersebut sudah dianggarkan. “Pihak terkait harus terus perjuangkan dan desak terus pihak yang bersangkutan bila perlu bawa surat dari Bupati agar guru-guru tersebut jelas arahnya kemana, karena tindakan itulah bentuk perhatian dari Pemkab,”tutup Rusli.(Lisa/Fajri/Nelynah)

Sosialisasi Subsidi Listrik Tepat Sasaran

news 
www.mubakab.go.id
Sekayu – Perusahaan Listrik Negara (PLN) Wilayah Sumsel Jambi Bengkulu dan Rayon Sekayu mengadakan pertemuan dengan Plt Bupati Muba mengenai  Kebijakan subsidi penerimaan Tarif Dasar Listrik (TDL) tepat sasaran, bertempat di Ruang Rapat Bupati, Rabu (25/01/2017).

Dalam paparannya, Jusuf Hudiharto Manager Niaga PT PLN Wilayah Sumsel Jambi Bengkulu mengatakan kebijakan subsidi listrik tepat sasaran bagi golongan pelanggan rumah tangga data 900 VA mulai 1 Januari 2017. “Kebijakan ini sejalan dengan amanat Undang-Undang No.30 Tahun 2007 tentang energi dan undang-undang No.30 tahun 2009 tentang ketenagalistrikan, bahwa dana subsidi yang disediakan pemerintah hanya diperuntukan bagi kelompok masyarakat yang tidak mampu,” ujarnya.

Sementara itu, Martua Dalimonte Manager PLN Rayon Sekayu mengatakan Pemerintah akan memberikan informasi kepada pihak Kecamatan, memberikan pelatihan aplikasi kepada tiap Kecamatan mengenai pengaduan pelanggan, melakukan monitoring aplikasi yang sudah tersedia.
 mekanisme pengaduan sesuai dengan Permen ESDM No. 29 tahun 2016 tentang mekanisme pemberian listrik subsidi tarif tenaga listrik untuk rumah tangga,” tambahnya.

Lanjutnya, hal ini dapat disampaikan kepada kantor desa dan kelurahan kemudian diteruskan ke Kecamatan atau Kabupaten. Selanjutnya akan diteruskan ke posko pusat yang beranggotakan Kementerian ESDM, Kemendagri, Kementerian Sosial, TNP2K dan PT. PLN (Persero) akan melakukan verifikasi dan penanganan terhadap pengaduan tersebut.

Menanggapi hal tersebut Plt Bupati Muba mendukung dengan adanya kebijakan tersebut, namun yang terpenting adalah masalah kualitas pelayanan PLN kepada masyarakat. “Penerimaan TDL tepat sasaran harus bekerjasama dengan kelurahan maupun kecamatan karena disanalah sumber data masyarakat dan pihak kelurahan yang dapat mengetahui kondisi ekonomi masyarakat daerahnya” tutupnya.(Fitri/Neli/Nelynah)

Dishubkominfo Muba Gelar Apel Gabungan Terakhir

news
www.mubakab.go.id
Sekayu – Di tengah cuaca mendung, apel terakhir gabungan Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Muba digelar secara khidmat yang diikuti oleh seluruh jajaran pejabat Dishubkominfo, Staf dan tenaga honorer, Selasa (24/01/2017).

“Selamat datang pada pejabat baru di lingkungan Dishub dan selamat jalan sekaligus selamat bertugas bagi pejabat yang dipindah tugaskan. Sudah kurang lebih tiga tahun kita bergabung, jadi saya berharap ke depannya, hubungan silaturahmi ini tetap terus berjalan,”ujar Kadishubkominfo Muba, Pathi Riduan, SE, ATD MM.

Pemisahan ini diresmikan semenjak pelantikan OPD Muba pada Sabtu (21/01/2017) yang lalu, Sesuai dengan keputusan Menteri dalam Negeri Republik Indonesia nomor 82122 – 10404 tahun 2016 tanggal 30 Desember 2016 dan Keputusan Bupati Musi Banyuasin nomor 821/030/KEP/KDH/2017 tanggal 20 Januari 2017.

Apel tersebut diakhiri dengan pidato sambutan oleh pejabat baru dan pejabat yang dipindahtugaskan serta bersalam-salaman.(Fiana/Fitri/Nelynah)

Kamis, 19 Januari 2017

Komisi III Sumsel Monitoring Pembayaran Hutang Dana Bagi Hasil Provinsi

news 
www.mubakab.go.id
Sekayu – Asisten I Rusli S.P.,M.M., mewakili Plt. Bupati Musi Banyuasin (Muba) menyambut kedatangan Komisi III DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) di Ruang Serasan Sekate, Rabu (19/01/2017).

“Kunjungan kerja Komisi III DRPD Prov. Sumsel kali ini dalam rangka pengawasan atau monitoring terhadap dana bagi hasil pajak Daerah Prov. Sumsel pada Kab. Muba khususnya utang dana bagi hasil pajak rokok tahun 2015-2016,” ujar Ketua Rombongan, Muhammad F Ridho,S.T.,M.T.

Selanjutnya, ia memaparkan jika melalui laporan DPPKAD Sumsel, terdapat dana bantuan keuangan ke Muba, PAGU anggaran kurang lebih 9 Miliar dengan realisasi kurang lebih 8 Miliar melalui 3 tahapan. Untuk pajak motor tahun 2014, hutang kurang lebih 40 Miliar dengan pembayaran 4 kali tahapan. Pajak motor tahun 2015 hutang kurang lebih 46 Miliar dengan 2 tahapan pembayaran. Pajak rokok tahun 2014 hutang kurang lebih 15 Miliar telah lunas dengan 4 kali tahapan pembayaran, tahun 2015 hutang kurang lebih 20 Miliar dan tahun 2016 hutang kurang lebih 12 Miliar telah lunas dan terselesaikan.

“Pemprov Sumsel menyadari adanya alokasi dan realisasi hutang dengan total kurang lebih 100 Miliar ini dapat membantu percepatan pembangunan Pemkab Muba. Untuk tahun 2017 sendiri, Pemkab Muba akan mendapat penyaluran dana kurang lebih 49 M,”ungkapnya.

Sementara itu, Kepala DPPKAD Muba H ZabidiS.E., M.M.,memberikan penjelasan pada dana bantuan gubernur yang diterima direalisasikan untuk pembangunan infrastruktur seperi pembangunan SD, pembangunan pagar SMA, pembangunan jalan, pembangunan parit desa, dll.(Fiana/Fajri/Nelynah)

Rabu, 18 Januari 2017

Kantor Perwakilan PT Arminareka Perdana Diresmikan

news 
www.mubakab.go.id
Sekayu – Plt Bupati Muba dalam hal ini diwakili oleh Kabag Kesra Kabupaten Muba Drs. H. Muhammad Jaya, M.Si., meresmikan kantor perwakilan PT Arminareka Perdana yang nantinya akan melayani perjalanan umrah/haji bagi masyarakat Muba. Prosesi peresmian dipusatkan di Halaman kantor PT Arminareka Perdana Sekayu, Kamis (19/01/2017).

Dalam sambutannya, Kabag Kesra Muba Drs. H. Muhammad Jaya, M.Si., mengatakan kami menyambut baik dengan didirikannya kantor perwakilan penyelenggara haji dan umroh ini di Kabupaten Muba. Karena dengan adanya kantor ini, maka masyarakat Muba yang ingin melaksanakan ibadah ditanah suci bisa lebih mudah mendapatkan informasi. ini tentunya menambah satu langkah untuk memudahkan masyarakat kita yang ingin berumroh ke tanah suci, selain itu masyarakat kita juga akan mendapatkan berbagai keterangan yang mungkin belum diketahui oleh mereka.

“Diharapkan dengan diresmikan kantor yang bergerak di bidang Tour and Travel Umroh dan Haji Plus ini semakin mempermudah dalam melayani masyarakat Kabupaten Muba yang ingin melakukan umrah dan haji plus,” ujarnya.

Sementara itu, Perwakilan PT Arminareka Perdana Jakarta, Siti Malihatin menjelaskan bahwa pihaknya ingin memberikan solusi dan kemudahan bagi masyarakat yang ingin melaksanakan ibadah haji dan umrah.

"Alhamdulillah, sejak didirikan pada tanggal 9 Februari 1990 atau 26 tahun silam ini, kita tetap berkomitmen dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab kita. Dimana, pada setiap keberangkatan, kita membawa sebanyak 4-5 ribu jama'ah," imbuhnya.

Menurutnya, acara peresmian ini terselenggara berkat kerjasama dari Pemerintah Kabupaten Muba. ''Kantor ini akan menjadi tempat penerimaan pendaftaran jamaah yang berniat mau umroh atau haji plus,'' tukasnya.(Fitri/Neli/Nelynah)

Sumur Minyak Ilegal di Musi Banyuasin Kembali Meledak

news 
www.mubakab.go.id
Sekayu - Kebakaran sumur minyak milik warga kini kembali terjadi di daerah Kecamatan Lawang Wetan, Kabupaten Musi Banyuasin. Kali ini, kebakaran terjadi  pada masakan/penyulingan minyak milik Dewi umur 35 tahun, warga Dusun III Desa Ulak Paceh Jaya, Rabu (18/1/2017).

Kebakaran tersebut terjadi tepat pada pukul 07.00 Wib saat karyawan Dewi sedang melakukan proses pemasaan minyak seperti hari-hari biasanya.

Tidak hanya itu, api pun menjalar makin besar ke penyulingan milik Warga lainya yaitu milik Yusnani, Pery dan Peyek sehingga apa yang hendak dikata semua minyak yang ada baik minyak mentah maupun minyak masak ludes dilahap si jago merah.

Satu unit mobil pemadam kebakaran dari Kecamatan Babat Toman dan masyarakat berupaya keras untuk memadamkan api tersebut, alhasil  api pun baru bisa dipadamkan tepat pada pukul 09.30 Wib, dan masyarakat pun baru bisa tenang setelah api bisa diatasi, dan untungnya kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.

Akibat dari kejadian tersebut warga mengalami kerugian berupa 1 unit mobil Pick Up jenis Mitsubhisi L300, dan 1 unit motor jenis Yamaha RX King, beserta 50 Ton minyak Bensin dan minyak Solar, minyak tanah serta minyak mentah sebanyak 50 ton.(www.mubakab.go.id)

Muba Sambut Baik Kunjungan Kabupaten Siak

news
www.mubakab.go.id
Sekayu - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin menyambut baik kedatangan Asisten II Kabupaten Siak Provinsi Riau, DR H. Saprylenti, MSi., beserta rombongan, Rabu (18/1/2017) di Ruang Rapat Serasan Sekate Pemkab Muba. 

Kedatangan Asisten II beserta rombongan tersebut ke Musi Banyuasin dalam rangka melakukan studi banding untuk belajar dan sekaligus melihat manajemen masyarakat Muba yang telah berhasil memberikan terkait replanting sawit dan karet. 

Dalam sambutannya, Asisten II Kabupaten Siak DR.H. Saprylenti,M.Si mengucapkan terima kasih telah memberikan kesempatan kepada pihaknya untuk belajar sekaligus sharing terhadap tata cara pengelolaan dan bagi hasil antara perusahaan, koperasi dan juga masyarakat desa dari hasil panen sawit, karet yang sudah jadi setiap bulan. 

“Semoga apa yang telah kami dapatkan hari ini, dapat segera kami terapkan kepada para petani guna menompang taraf ekonomi masyarakat Kabupaten Siak kedepanya,”ungkapnya. 

Menanggapi hal itu, Asisten II Ir. Sulaiman Zakaria, MT., dalam sambutannya juga mengucapkan terima kasih kepada rombongan Kabupaten Siak yang telah memilih kabupaten Muba untuk menjadi tempat belajar dan sharing mengenai perkebunan tersebut. “Terima kasih atas kedatangan bapak/ibu hari ini, kami Pemkab Muba siap berbagi ilmu mengenai hal tersebut,”ungkapnya.

Dalam kesempatan ini,  Sulaiman juga menjelaskan gambaran umum mengenai Kabupaten Muba. “Kabupaten Muba ini Luas wilayahnya 14.477km2 dan memiliki 14 Kecamatan. Kabupaten Muba ini juga mempunyai kekayaan alam berupa Gas,minyak, karet, sawit,”tutupnya.  
(Lisa/Fitri/Nelynah)

Potensi Wisata Harus Mampu Tingkatkan PAD

news 
www.mubakab.go.id
Sekayu – Untuk menyusun rencana induk pengembangan pariwisata daerah yang akan menjadi pedoman pembangunan kepariwisataan dimasa mendatang, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Pemkab Muba) bekerjasama dengan Universitas Sriwijaya Palembang menggelar diskusi kelompok terpadu atau Focus Group Discussion (FGD) di Hotel Ranggonang Sekayu, Rabu (18/01/2017).

Dalam sambutannya, Ketua Tim Riset Dr. Ridhah Taqwa mengatakan, kegiatan diskusi ini sangat penting karena sebelum menjalankan suatu kebijakan dan program kerja yang menyangkut berbagai aspek, perlu dilakukan kajian agar program kepariwisataan ke depan betul-betul dapat menunjang percepatan pertumbuhan dan pemerataan ekonomi dan kesejahteraan rakyat.
“Ia berharap dengan adanya rencana induk pengembangan pariwisata daerah, maka perencanaan pengembangan objek wisata akan lebih terarah,” ujarnya.

Selain itu, Muba memiliki banyak tempat wisata, mulai dari wisata sungai, kuliner hingga budaya. Maka dari itu perlu dikembangkan dengan baik potensi wisata yang ada tersebut. Potensi wisata di Kab. Muba sangat berpeluang untuk meningkatkan pendapatan daerah. Untuk itu, perlu adanya pembenahan sarana prasana dan fasilitas yang diperlukan.

Sementara itu, dalam sambutannya Plt Bupati Muba dalam hal ini diwakili Asisten II Ir Sulaiman Zakaria MT menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan tersebut. Diharapkan kegiatan seperti ini tetap dilanjutkan guna mengembangkan potensi pariwisata di Kabupaten Muba.

Dikatakannya lebih lanjut, wisata di Kab. Muba sampai sekarang masih belum tergarap maksimal. Maka dari itu, ke depan harus bisa dikembangkan. Sebab, hal ini dapat meningkatkan ekonomi masyarakat Muba.

Selanjutnya, Wakil Rektor IV Dr. Ir A Muslim, M. Agr saat membuka Focus Group Discussion (FGD) berharap FGD yang berkoordinasi dengan Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata akan meningkatkan dan mengoptimalkan eksploitasi berbagai potensi sektor kepariwisataan untuk kepentingan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

"Terdapat lima desa yang berpotensi dikembangkan menjadi wisata desa yaitu Desa Sukamaju Kecamatan Babat Supat, Desa Epil Kecamatan Lais, Desa Muara Rawas Kecamatan Sanga Desa, Desa Toman Kecamatan Babat Toman, Desa Sungai Dua Kecamatan Sungai Keruh," tukasnya.

FGD ini dihadiri oleh Kepala Bappeda, Kepala BPMPD, Kepala Disdikbud, Kepala Diskop UMKM, Kepala Dispopar, Kepala Disperindag, Camat Sekayu, Camat Babat Toman, Camat Lais, Camat Sungai Keruh dan Camat Sanga Desa.(Fajri/neli/Nelynah)

Senin, 16 Januari 2017

Serunya Debat Kandidat Pilkada Muba 2017

newswww.mubakab.go.id
Sekayu - Debat terbuka kandidat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Musi Banyuasin (Muba) merupakan momen yang ditunggu-tunggu Masyarakat Muba. Bertempat di Gedung Dharma Wanita Sekayu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Muba menggelar kegiatan yang diikuti oleh dua pasangan calon bupati dan wakil bupati periode 2017-2022 yakni Dodi Reza Alex Noerdin - Beni Hernedi dan Amiri Arifin dan Ahmad Toha.

Melalui debat kandidat ini Masyarakat Muba akan mengenal lebih jauh kualitas kedua pasangan calon pemimpin Muba. Dalam kegiatan ini nantinya, Calon kepala daerah akan memaparkan visi misi secara jelas, program kerja dan saling beradu argumen dalam mengembangkan daerah Muba. Terdapat empat tema yang diusung dalam debat terbuka kali ini.

"Pada malam ini, kegiatan debat ini difasilitasi oleh KPU Muba. Muba dapat melahirkan pemimpin yang berkomitmen tinggi mensejahterakan masyarakat Muba. Kegiatan debat terbuka adalah salah satu pendidikan politik dimana rakyat dipersilahkan untuk mencatat program kedua pasangan calon," ujar Ahmad Firdaus Marvel, Ketua KPU Muba, (16/01/2017).

Lanjutnya, ia berharap agar seluruh masyarakat agar tetap menjaga integritas dan kami mengingatkan kepada para pendukung untuk tetap menjaga keadaan kondusif hingga pelaksanaan Pilkada nanti. Acara yang merupakan tahapan dari kelangsungan Pilkada dan disiarkan langsung oleh TVRI Sumsel dan RRI.

Dengan waktu 3 menit setiap pasangan diberikan waktu untuk menjabarkan visi misi nya. Pasangan no 1 mempunyai visi Muba Maju Berjaya antara lain pemberdayaan ekonomi masyarakat Muba, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, memacu pembangunan infrastruktur seperti jalan dan listrik. Sementara itu, pasangan no 2 memiliki visi menigkatkan kualitas kehidupan masyarakat, meningkatkan kemampuan kemandirian daerah, bersama SKPD membentuk pemerintahan bijak, bersih dan luhur dan  menyanggupi permintaan pemekaran Muba Timur.

Terdapat empat tema yang diusung dalam debat Kandidat kali ini dengan panelis  yaitu Dr. Febrian, drs Djoko Siswanto MSi, Prof.Dr.H. Didik Susetyo (Fiana/Fitri/Nelynah)

Jumat, 13 Januari 2017

Pemkab Siap Sukseskan Kunker Gubernur Sumsel

news 
www.mubakab.go.id
Sekayu - Plt. Bupati Musi Banyuasin (Muba) diwakili oleh Plt. Sekda Muba Drs. H. Apriyadi pimpin langsung rapat persiapan kunjungan kerja Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) dalam rangka pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan penjabat Bupati Muba Provinsi Sumsel, Jumat (13/1/2017) berlangsung di Ruang Rapat Randik Pemkab Muba.

Dalam rapat tersebut, pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan penjabat Bupati Muba rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 16 Januari 2017 bertempat di Stable Berkuda, dan bakal diramaikan oleh ribuan tamu undangan, mulai dari provinsi, tenaga pendidik Muba, karyawan/I dari dinas baik PNS maupun non PNS Muba, Camat beserta perangkat desa di ruang lingkup kecamatan Sekayu, tokoh masyarakat dan tokoh agama. 

Untuk itu, dalam kesempatan ini, Sekda mengharapkan kerja sama yang baik dari semua pihak yang terlibat sebagai panitia dalam kegiatan tersebut. “Mudah-mudahan acara ini berjalan sukses sesuai dengan yang kita harapkan, nah untuk itu, mari kita mempersiapkan diri kita masing-masing untuk melaksanakan tugas yang telah ditentukan dengan tanggungjawab,”tutupnya.

menanggapi hal itu, para Asisten, Sekretaris DPRD, Kepala Satpol PP, Kepala Dinas, PU Cipta Karya, PU Bina Marga, BLHPP, Kepala DKPLLJ, Kepala Dishubkominfo, Kepala Dispopar, Kepala Disperindag, Kepala Disdikbud, Kepala Dinkes, Kepala Distamben, Camat Sekayu, Kabag Tapem, Humas, dan Kabag Protokol beserta Kabag Kesra Kabag Umum dan Pengadaan yang kompak menyatakan siap untuk melaksanakan tugas serta mendukung suksesnya acara tersebut.(Fajri/Lisa/Nelynah)

Kamis, 12 Januari 2017

Belasan Korban Terluka Akibat Sumur Illegal Muba Meledak

news 
www.mubakab.go.id
Plakat Tinggi - Aktifitas penambangan minyak ilegal atau Illegal Mining masih banyak dilakukan oleh masyarakat Musi Banyuasin (Muba) kembali memakan korban. Kali ini yang menjadi korban yaitu warga Desa Talang Sungai Siamang yang melakukan kegiatan di Desa Talang Saba Dusun Tanjung Kapuntren Kec. Plakat Tinggi.

Dalam tinjauannya ke lokasi ledakan sumur bor minyak tradisional tersebut meminta upaya yang intensif dan koordinasi dari seluruh pihak untuk memadamkan api. "Upaya kita selanjutnya untuk mendatangkan mobil pemadam kebakaran dan berkoordinasi dengan Pertamina," ujarnya (12/1/2017).

Kobaran api mengakibatkan korban luka bakar sebanyak 18 orang dab mengalami luka bakar 40 sampai 50 persen. Kini para korban luka bakar tengah dirawat di RSUD Sekayu.

Sementara itu, Kapolres Muba, Julian Muntaha S.Ik menyatakan bahwa pihaknya sedang melakukan penyidikan terkait ledakan dan kebakaran tersebut. "Sumur tersebut merupakan milik warga pribadi dan bersifat illegal,"ungkapnya. Dari keterangan warga,kejadian berawal dari kegiatan masyarakat yang melakukan ileggal mining. Saat mereka mengumpulkan minyak, api tiba-tiba meledakkan aliran minyak yang berada di daerah seluas 1 hektar tersebut.( www.mubakab.go.id )

Kamis, 29 Desember 2016

Muba Terima Bantuan Hibah MPK dan Buku dari Perpustakaan Nasional

news 
www.mubakab.go.id
Sekayu - Penyerahan bantuan hibah sarana mobil perpustakaan keliling (MPK) dan bantuan hibah buku untuk perpustakaan kamunitas di Kabupaten Musi Banyuasin serta Penyerahan Sertifikat Tanah Hibah Milik Koperasi Pegawai Negeri (KPN) Harapan Jaya Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin Kepada masing - masing Pemilik Tanah Perumahan Praja Permai Sekayu tahun anggara 2016 diserahkan langsung oleh asisten III Ibnu Sa'ad, Kamis (29/12/2016) di ruang Auditorium Pemkab Muba.

Dalam sambutannya, Asisten III menjelaskan bahwa Pemkab Muba melalui Badan Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi yang difasilitasi oleh Pemerintah Provinsi Sumsel, tahun 2016 mengajukan permohonan untuk mendapatkan bantuan tersebut.

"Berkat hubungan dan komunikasi yang baik, tahun 2016 ini kita mendapatkan bantuan hibah dari perpustakaan Nasional. Adapun bantuan yang didapatkan tersebut adalah buku-buku untuk perpustakaan daerah sebanyak 750 judul 1500 eksemplar, mobil perpustakaan keliling sebanyak 1 unit yang dilengkapi dengan buku sebanyak 600 judul 1.200 eksemplar," jelasnya.

Selain itu, dikatakannya juga ada 12 komunitas yang mendapatkan bantuan buku dari perpustakaan Nasional RI masing-masing 250 judul 500 eksemplar. "Ada 12 komunitas di Muba mendapatkan bantuan buku diantaranya Komunitas Al-ikhwan, Komunitas Jendela Dunia, Komunitas Kampung Hijau Darussalam, Miftahul Huda, Randik, Al-awwabiin, Ibu Tani UPT Air Balui Spesifikasi 2, Sobadu, Bidan,"katanya.

Selain bantuan dari Perpustakaan Nasional, lanjutnya, Muba juga mendapat bantuan dari Gubernur Sumsel melalui perpustakaan daerah berupa buku-buku untuk perpustakaan Sekolah sebanyak 24 unit, Rumah Ibadah sebanyak 6 unit, dan perpustakaan pondok Pesantren sebanyak 1 unit.

"Dengan kerja sama dan koordinasi yang sinergis diharapkan terjadi kesinambungan program antara pusat dan daerah sehingga upaya mengembangkan Perpustakaan sebagai sarana meningkatkan kualitas hidup masyarakat dapat segera terwujud," tutupnya.(Fitri/Lisa/Nelynah)

203 Mahasiswa Perguruan Tinggi Rahmaniyah Diwisuda

news 
www.mubakab.go.id
Sekayu - Sebanyak 203 wisudawan/wisudawati Perguruan Tinggi Rahmaniyah Sekayu angkatan XVI mengikuti rapat senat terbuka dalam rangka wisuda Strata Satu (S1) tahun akademik 2015/2016, di Grand Auditorium Pemkab Muba, Kamis (29/12/2016).

Pelaksanaan wisuda ini dihadiri oleh Plt Bupati Muba dalam hal ini diwakili Asisten I H Rusli SP MM, perwakilan dari SKPD dan FKPD Kabupaten Muba, Perwakilan Koordinator Kopertis Wilayah II dan Wilayah VII Sumbagsel, segenap senat Rahmaniyah Sekayu, serta pihak Yayasan Rahmaniyah Sekayu.

Dalam laporannya, Ketua Senat Perguruan Tinggi Rahmaniyah Sekayu Desi Ulfa Anggraini, S.E., MSi., mengatakan jumlah peserta wisuda sebanyak 203 peserta terdiri dari jurusan Akuntansi 41 orang, jurusan Manajemen 100 orang, jurusan Agama 53 orang dan jurusan Ilmu Hukum 9 orang.

Lanjutnya, kepada para wisudawan/wisudawati yang telah menjadi sarjana hari ini, dengan berbagai disiplin ilmu diharapkan mampu mengaplikasikan ilmu pengetahuan yang dimilikinya ditengah - tengah masyarakat. 

“Semoga lulusan Perguruan Tinggi Rahmaniyah Sekayu dapat memberikan kontribusi  nyata bagi pembangunan Kabupaten Muba dan segera mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di lingkungan masyarakat
Wisudawan/wisudawati yang mendapat predikat terbaik dari tiap-tiap jurusan antara lain Evie Syafitri dengan IPK 3,68 dari jurusan PAI, Rahmat Purnomo dengan IPK 3,62 dari jurusan Manajemen, Rika Ariska dengan IPK 3,81 dari jurusan Akuntansi dan Mulyadi dengan IPK 3,73 dari jurusan Ilmu Hukum.

Sementara itu, dalam sambutannya Plt Bupati Muba dalam hal ini diwakili Asisten I H. Rusli, SP., MM., mengatakan selamat atas keberhasilan wisudawan/wisudawati serta memberikan apresiasi kepada pihak Yayasan Rahmaniyah Sekayu atas kontribusi telah didirikannya Perguruan tinggi yang membuka akses generasi muda Kabupaten Muba untuk bisa belajar di Bumi Serasan Sekate.

“Pemkab Muba terus berkomitmen untuk memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya pada dunia pendidikan yang disiapkan guna pencapaian generasi yang tangguh. Perguruan Tinggi Rahmaniyah Sekayu telah memberikan kontribusi yang nyata pada Pemkab Muba. Mari kita tingkatkan upaya-upaya perjuangan mencerdaskan kehidupan bangsa khususnya di Muba,” tutupnya.(Fajri/Neli/Nelynah)

Rabu, 28 Desember 2016

Dishubkominfo Muba Adakan Rapat Evaluasi Kinerja Tenaga Kontrak

news 
www.mubakab.go.id
Sekayu - Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kabupaten Musi Banyuasin mengadakan rapat dalam rangka membahas mengenai perjanjian kerja tenaga kontrak khususnya di bidang Aplikasi dan Teknologi Informatika (APTIKA), Rabu (28/12/2016) yang berlangsung di ruang Multimedia Media Centre Kabupaten Muba.

Rapat ini dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Aptika Dishubkominfo Kabupaten Muba Taufiq Hanif, S.Sos.M.Si., yang diikuti oleh seluruh staf PNS dan seluruh tenaga kontrak. Dalam rapat tersebut, Taufiq menghimbau kepada seluruh tenaga kontrak untuk lebih meningkatkan kualitas kemampuan dan semangat kerja guna terwujudnya pelayanan prima terhadap masyarakat yang diprioritaskan oleh dinas tersebut.

"Karena perjanjian kerja kita selesai tepat pada tanggal 31 Desember, maka dari itu adik-adik tenaga kontrak mendapat surat pemberitahuan bahwa seluruh tenaga kontrak untuk sementara dirumahkan," ujarnya.

Selain itu, dijelaskannya juga bahwa di tahun 2017 mendatang Dishubkominfo mulai berdiri sendiri, dan tidak menutup kemungkinan akan ada perubahan, baik dari suasana tempat kerja maupun sistem kerjanya. "Sesuai dengan peraturan menteri Kominfo, maka kita akan melakukan evaluasi kerja tenaga kontrak terlebih dahulu. Untuk itu tenaga kerja diharuskan melakukan pengajuan permohonan kerja seperti biasanya,"tutupnya.
(Fajri/Lisa/Nelynah)

Muba Sebagai Kabupaten Pelaksanaan Restorasi Ekosistem Gambut Hingga 2020

news 
www.mubakab.go.id
Sekayu – Kegiatan Lokakarya Tata Kelola Gambut Berbasis Desa Gambut Kabupaten Musi Banyuasin (Kab.Muba) dibuka langsung oleh Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan Ir.H.Sulaiman Zakaria M.T.,di Wisma Atlet, Sekayu.

Kegiatan ini terjalin atas kerjasama dari Pemkab Muba dengan Badan Restorasi Gambut Republik Indonesia (BRG-RI) dan Hutan Kita Institute (HaKi). “Lokakarya Tata Kelola Gambut Berbasis Desa dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kinerja pemerintahan dan pembangunan untuk mewujudkan tata kelola hutan dan lahan khususnya pengelolaan lahan gambut yang lestari dan berkelanjutan di Muba, “papar Sulaiman, Rabu (28/12).

Lanjutnya, berbagai upaya telah dilakukan dengan dibentuknya Lembaga Kelompok Masyarakat Peduli Api (KMPA) dan Kelompok Tani Peduli Api (KTPA) khususnya di kecamatan dan desa yang rawan kebakaran. “Untuk memantau secara online, Pemkab Muba juga telah memasang alat Water Level Data Logger (WLDL) guna mendeteksi tingkat kebasahan gambut,”katanya.

Sementara itu, Asisten Deputi III Bidang Edukasi, Sosialisasi, Partisipasi dan Kemitraan BGR-RI, Muhammad Yusuf menyatakan bahwa BGR-Ri sangat mendukung kegiatan lokakarya ini. “Kab. Muba merupakan salah satu kabupaten di Indonesia yang menjadi prioritas perencanaan dan pelaksanaan restorasi ekosistem gambut hingga tahun 2020,”ungkapnya.(fitri/Fiana/Nelynah)