Kamis, 20 Oktober 2016

Peserta Senam Sehat Bertabur Hadiah

www.mubakab.go.id
Sekayu – Memperingati hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada tanggal 28 Oktober 2016, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Musi Banyuasin (Muba) menggelar acara jalan sehat dan senam sehat bersama dengan seluruh lapisan masyarakat Muba.

Ratusan peserta terlihat bersemangat mengikuti acara ini. Rute yang ditempuh saat jalan sehat yaitu dari Stable Berkuda Sekayu melewati Simpang Empat Randik menuju Jl. Merdeka dan kembali lagi ke Stable Berkuda Sekayu.

“Kegiatan ini merupakan rangkaian dalam memperingati Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober dan HUT KNPI ke 88. Tahun ini merupakan periode terakhir saya sebagai Ketua KNPI Muba, dan nantinya akan dilakukan pemilihan ketua baru periode 2017-2022,”ujar Ketua Pelaksana, DPD KNPI Muba, Iskandar Syahrianto M.H, Jumat (21/10, di Lapangan Gelanggang Remaja.

Diakhir acara panitia penyelenggara menyediakan doorprise dengan berbagai hadiah seperti mesin cuci, dispenser, kipas angin, magic com, kompor gas dan presto pan.(Fiana/Nelynah)

Festival Randik 2016 Spektakuler

www.mubakab.go.id
Sekayu - Pembukaan Festival Randik dalam rangka memperingati hari jadi Kabupaten Musi Banyuasin ke-60 yang jatuh pada tanggal 28 September 2016 lalu, Kamis (20/10/2016) malam berlangsung meriah dan spektakuler di Grand Auditorium Gedung Pemkab Muba. 

Acara festival randik ini, dibuka langsung oleh Plt. Bupati Muba yang dalam hal ini diwakili oleh Plt. Sekda Muba H. Rusli, SP.,MM., dan pembukaan ditandai  dengan pemukulan Bedug oleh Plt. Sekda yang didampingi oleh Asisten III Ibnu Saad, S.Sos.,MSi bersama Susi Imelda Beni Hernedi.

Dalam pembukaan kegiatan ini juga disajikan tarian stabek, senjang khas Muba dan tarian kolosal dari puluhan penari binaan dispopar Kabupaten Muba, Susi Imelda Beni Hernedi, membuat ratusan yang hadir terpukau. 

Menurut laporan Dewan Kesenian Kabupaten Muba yang dalam hal ini disampaikan oleh Susi Imelda Beni, bahwa Festival Randik tersebut diikuti 120 peserta dari 6 kabupaten kota se Sumsel diantaranya Kabupaten Musi Rawas, Kabupaten Lubuk Linggau, Kabupaten Pali, Kabupaten OKU Timur, Kabupeten Muratara, Kapaten Banyuasin, Kabupaten OI, Kabupaten OKI, dan 280 peserta dari 14 kecamatan Kabupaten Muba. 

Sedangkan Plt. Sekda H. Ruli, SP.,MM., dalam sambutannya mengakatan bahwa festival randik adalah salah satu karya seni yang menjadi identitas budaya. “Selamat datang di kota satu miliar satu desa, kota adipura dan salamat datang di kota olahraga. Kegiatan Festival Randik ini adalah kegiatan yang menampilkan berbagai kesenian daerah, untuk itu banyak sekali karya seni yang menjadi identitas kita, baik karya seni seperti menari, penataan tarian, nyayi, sastra tutur, senjang, penataan musik dan lain sebagainya,”tutupnya.
(Fitri/Lisa/Nelynah)

15 Pasang Kuyung dan Kupik Muba 2016 Dikarantina

www.mubakab.go.id
Sekayu - Setelah melalui beberapa tahap seleksi yang cukup ketat, akhirnya sebanyak 30 peserta atau 15 pasang finalis Kuyung Kupek Muba 2016 terpilih untuk memasuki tahap karantina, Kamis (21/10)
Dalam masa karantina tersebut mereka akan menjalani sejumlah kegiatan yang juga sebagai tahapan seleksi dan pengembangan bakat para peserta. Karantina juga menjadi persiapan peserta untuk mengikuti jalannya malam Grand Final 23 Oktober 2016 mendatang.

“Pada malam yang luar biasa ini, saya mengucapkan selamat datang pada para peserta Kuyung Kupek 2016. Terus gali seluruh potensi kalian untuk meraih masa depan yang lebih gemilang serta terus dukung program Pemkab Muba menuju Permata Muba 2017,”ujar Plt.Sekda saat membuka Festival Randik dan Pemilihan Kuyung Kupek Muba 2016, di Grand Auditorium.

Bertempat di Hotel Ranggonang Sekayu, karantina selama tiga hari dari 20 Oktober hingga 22 Oktober 2016 dimulai. Karantina hari pertama diawali dengan materi kepariwisataan, kepemudaan dan seni budaya dari Dispopar Muba.

Pada hari kedua, finalis mengikuti pembekalan beauty class, talenta, pakaian adat, modelling class dan koreografer. Hari ketiga, peserta Kuyung Kupek Muba 2016 menjalani latihan koreografer, modelling, table manner serta penjurian terakhir.

Semua finalis yang terdiri dari perwakilan kecamatan di Muba dan umum ini terlihat antusias mengikuti acara akbar tersebut. Selanjutnya, Plt Sekda Muba bersama dengan Susi Imelda Beni Hernedi dan Asisten III, Ibnu Saad, S.Sos., M.Si memasangkan selempang Finalis Kuyung Kupek Muba pada perwakilan finalis.
(Fiana/Fitri/Nelynah)

Rusli Imbau BPJS Mudahkan Pembayaran Iuran

www.mubakab.go.id
Sekayu - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan merupakan badan hukum publik yang dibentuk oleh pemerintah untuk mewujudkan terlaksananya program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang ditujukan bagi seluruh masyarakat di Indonesia. 

Oleh sebab itu, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin menggelar forum kemitraan dengan BPJS Kesehatan Cabang Palembang Provinsi Sumsel, Kamis (20/10/2016) di ruang rapat Sekda Kabupaten Muba. 

Dalam forum ini, pihak BPJS Kesehatan Cabang kota Palembang Diah Sofiawati, SSi., Apt., mejelaskan bahwa agenda yang akan dilaksanakan oleh pihaknya adalah prioritas semester II tahun 2017, yaitu pelaksanaan kapitasi berbasis komitmen pelayanan dan persiapan tahun 2017 Kab. Muba, 2. Pelaksanaan Aplikasi P-Care, 3 Perluasan fasilitas kesehatan rujukan, dan 4 pelaksanaan denda pelayanan. 

“Perlu kita ketahui mengenai kapsitasi berbasis komitmen pelayanan ini membahas 10 indikator instrument penilaian FKTP (Permenkes 24 tahun 2015) dan indikator kualitas (QI-9) Perdir BPJS No.95 tahun 2014, dipilih 3 indikator yaitu, angka kontak komunikasi, rasio rujukan rawat jalan non spesialistik dan rasio peserta prolanis rutin berkunjung ke FKTP,”jelasnya. 

Selain itu, menurutnya sinergi fokus program tersebut harus mendapat dukungan Pemerintah dan dinas Kesehatan dalam pengawasan standar kompetensi dan kelengkapan penunjang dalam menunjang optimalisasi pelaksanaan panduan praktik klinik bagi dokter FKTP sesuai dengan Kepmenkes RI No HK 02.02/Menkes/514/2015. 

Menanggapi hal itu, H. Rusli, SP.,MM., Selaku pemimpin rapat menghimbau pihak BPJS untuk mempermudah akses pembayaran terhadap masyarakat yang berada di pelosok desa, serta meningkatkan fasilitas kesehatan sehingga masyarakat merasa puas terhadap layanan yang diberikan BPJS Kesehatan. “Mengenai apa yang telah disampaikan kita membutuhkan rencana kedepannya. Dan apa yang menjadi kendala pada saat ini, tentunya ini menjadi bahan evaluasi untuk kita kedepan,”ungkapnya.
(Fitri/Lisa/Nelynah)

Rabu, 19 Oktober 2016

Muba Menuju Smart City

www.mubakab.go.id
Sekayu - Teknologi telah terbukti membantu kota-kota di Indonesia dengan memberikan layanan yang lebih baik dan mempermudah masyarakatnya. Hal ini selaras dengan fokus Pemerintahan Kabupaten Musi Banyuasin yaitu pembangunan infrastruktur berkualitas yang didukung oleh faktor teknologi memadai.  

Untuk membahas perkembangan teknologi terkini, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin saat ini tengah bergerak menuju Smart City dalam penyelengaraan pemerintahannya terhadap masyarakatnya. Pemkab Muba melalui Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Muba kini menjalin kerjasama dengan PT Aplikanusa Lintasarta, Rabu (19/10/2016) di Ruang Aula Dishubkominfo, mengadakan pertemuan dalam rangka membahas tentang bagaimana membuat Kabupaten Muba mencapai konsep Smart City. 

Dalam kesempatan ini, Kepala Dishubkominfo Muba, Pathi Riduan, SE.,ATD.,MM.,mengatakan Smart City atau kota cerdas diyakini dapat memudahkan pelaksanaan pembangunan dan penataan administrasi yang terintegrasi di Bumi Serasan Sekate. Apalagi, saat ini Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Muba sudah banyak menggunakan sistem pemanfaatan IT. 

“Kami ucapkan selamat datang di Kabupaten Muba,  serta mengucapkan terima kasih kepada pihak PT Aplikanusa Lintasarta yang telah bersedia menjadi mitra kerja pemerintah daerah kabupaten Muba. semoga pertemuan kita hari ini dapat menciptakan serta mewujudkan apa yang diimpikan oleh pemerintah dalam membangun daerah Muba menjadi lebih baik, lebih berkualitas, terdepan serta sumber daya manusia yang cerdas,”ungkapnya.               

Sementara Muharso Senior Manager PT Aplikanusa Lintasarta dalam paparannya, menjelaskan bahwa Smart City sendiri bisa digambarkan dengan sebuah kota yang mempunyai kualitas hidup tinggi yang dipengaruhi oleh beberapa faktor salah satunya adalah teknologi. 

“Smart City ini selain dapat meningkatkan kualitas daerah yang lebih baik, smart city ini bertujuan untuk mengoptimalisasi layanan publik, utamanya di bidang transportasi, dan pemeliharaan kesehatan, pengelolaan air bersih, keselamatan umum, layanan pemerintah dan pendidikan. Intinya smart city ini, menggunakan teknologi informasi untuk menjalankan roda kehidupan kota yang lebih efisien,”tutupnya.
(Fajri/Lisa/Nelynah)

Senin, 17 Oktober 2016

www.mubakab.go.id
Sekayu – Untuk menangani persoalan konflik mengenai agraria dan sumber daya alam di Kabupaten Muba, Plt Bupati Musi Banyuasin, Beni Hernedi, dan staf khusus Bupati Bidang Agraria, Sumber Daya Alam dan Energi, Anwar Sadat S.T., dan Plt Sekda Muba beserta jajaran SKPD menyelenggarakan musyawarah untuk membentuk Satuan Tugas Percepatan Penyelesaian Konflik Agraria dan Sumber Daya Alam (P2KA dan SDA), di ruang rapat Serasan Sekate, Senin (17/10).

Staf Khusus Bupati Bidang Agraria, Sumber Daya Alam dan Energi, Anwar Sadat S.T., mengatakan, satgas harus segera dibentuk karena konflik agraria terus saja terjadi dan tidak ada penyelesaian, sehingga konflik agraria kian banyak. Selain itu, satgas memiliki misi khusus untuk merampungkan permasalahan tentang konflik agraria yang ada di Kabupaten Musi Banyuasin.

“Dengan terbentuknya satgas tersebut, Pemkab Muba akan lebih serius menekan angka kasus-kasus agraria yang ada di Muba. Namun, pihak perusahaan juga harus berkomitmen mendukung upaya itu,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini, Plt Bupati Muba Beni Hernedi mendukung dan memfasilitasi antara masyarakat dengan perusahaan melalui satgas. "Saat ini, kami sedang siapkan rencana tersebut dengan membuka konsultasi dari banyak pihak, kebanyakan konflik terjadi karena sering salah komunikasi antara semua pihak, dalam hal ini perusahaan, masyarakat dan lainnya," ujarnya.

“Untuk itu, mari kita bekerjasama dalam satu tim, tujuannya penyelesaian konflik dapat segera teratasi dan bersikap secara adil,” tukasnya.(Fajri/Neli/Nelynah)

Kuyung Kupek Muba Siap Digelar Kembali

www.mubakab.go.id
Sekayu – Tak terasa setelah terpilihnya Kuyung Kupek tahun 2015 lalu, event tahunan Kuyung Kupek Kabupaten Musi Banyuasin (Kab.Muba) tahun 2016 siap digelar kembali dengan tujuan mencari duta pariwisata dan seni budaya di Bumi Serasan Sekate.

Melalui pemilihan Kuyung Kupek ini, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispopar) Muba terbantu dalam mempromosikan beragam potensi Kabupaten Muba di tingkat nasional hingga manca negara.

“Pada tahun ini kita kembali menggelar event tahunan Pemilihan Kuyung Kupek Muba, dan tujuannya ialah untuk mencari putera-puteri terbaik dari Kabupaten Muba. Sementara itu, pada tanggal 23 Oktober 2016 di ruang Opproom Pemkab Muba akan dilaksanakan acara grand Final pemilihan Kuyung Kupek Muba 2016.,”papar Kadispopar Drs Suandi, Senin , (17/10) di halaman Kantor Dispopar.

Puluhan peserta yang mengikuti audisi kali ini akan melaksanakan serangkaian tes seperti pengukuran berat badan, pengukuran tinggi badan serta tes dari dewan juri, terlihat salah satu juri adalah Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Muba, Susy Imelda Beni Hernedi . Setelah dilakukan audisi nantinya dari beberapa peserta yang dinyatakan lolos seleksi akan dilakukan karantina.
(Fitri/Fiana/Nelynah)

Lima Raperda Disahkan, Dua Raperda Ditunda

www.mubakab.go.id
Sekayu –Lima raperda disahkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Musi Banyuasin (Muba) untuk menjadi perda .Raperda tersebut antara lain raperda pembentukan dan susunan perangkat daerah, raperda bangunan gedung, raperda kearsipan dan penyelenggaraan perpustakaan, dan penyaluran dana CSR (Corporate Social Responsibility). 

Pengesahan ini ditandai dengan penandatanganan keputusan bersama yang ditandatangani oleh Plt. Bupati Muba Beni Hernedi, Wakil Ketua Jon Kenedi, S.Ip dan Wakil Ketua Edy Haryanto, S.H.

“Dengan telah selesainya pembahasan raperda menjadi perda ini masih terdapat dua raperda yang terpaksa ditunda pengesahannya yaitu tentang penambahan modal pada PT. Petro Muba dan raperda tentang pesta rakyat. Semoga perda yang disetujui hari ini dapat menjadi motivasi untuk meningkatkan kinerja semua pihak dalam rangka membangun Muba,”ujar Beni saat penyampaian pendapat, Senin (17/10).

Setelah semenjak tanggal 3 Oktober DPRD Muba telah melakukan berbagai rapat dan pembahasan, maka berdasarkan jadwal hari ini disepakati perda-perda tersebut setelah mendengar penyampaian oleh ketiga pansus.

“Untuk raperda yang mengalami penundaan pengesahan, akan dijadwalkan ulang dan ditindaklanjuti dengan rapat seluruh pimpinan dan rapat Badan Musyawarah DPRD,”pungkas Edy.
(Fitri/Fiana/Nelynah)

Tiga Pansus DPRD Muba Sampaikan Hasil Pembahasan Raperda


news
www.mubakab.go.id

Sekayu - DPRD Kabupaten Musi Banyuasin menggelar Rapat Paripurna ke-4 masa persidangan III tahun 2016 dalam rangka penyampaian pansus terhadap hasil pembahasaan tujuh Raperda Kabupaten Muba tahun 2016, permintaan persetujuan anggota DPRD dan pendapat akhir Bupati Muba, Senin (17/10/2016) di ruang rapat Paripurna DPRD Kabupaten Musi Banyuasin. 

Dalam rapat penyampaian hasil pembahasan tersebut, ada Satu Panitia Khusus (Pansus) dari tiga pansus yang membahas tiga Rancangan Peraturan Daerah (3 Raperda mengenai, 1 Raperda tentang pembentukan dan susunan prangkat daerah Kabupaten Muba, 2  tentang tata cara penyaluran dana CSR, dan 3 raperda tentang pesta Rakyat) butuh perpanjangan waktu, karena masih ada kendala dalam menyelesaikan pembahasan terhadap satu raperda tentang tata cara penyaluran dana CSR (Corporate Social Responsibility). 

Untuk itu, juru bicara Pansus I Ismawati, SE.,menyampaikan bahwa raperda CSR bukan ditolak akan tetapi ditunda untuk mencari kebenaran materi dari suatu peraturan yang akan mengatur kepentingan masyarakat Muba.Sementara untuk pansus III  DPRD Kabupaten Musi  Banyuasin (Kab.Muba) telah selesai membahas dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda). Dua raperda itu meliputi, raperda tentang penyelenggaraan kearsipan dan Perpustakaan di lingkungan pemerintah Kabupaten Muba. 

"Alhamdulillah, kami telah selesai membahas 2 raperda," ujarnya. Selain itu, ia juga mengucapkan terima kasih kepada Bupati yang telah secara proaktif yang telah memberikan berikan perhatian kepada pembinaan kearsipan dan perpustakaan, dan kepada Ketua DPRD dan anggota DPRD yang telah memberikan kepercayaan kepada pihaknya.

“Izinkanlah kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati, dan Ketua DPRD beserta anggota yang telah mempercayai kami dalam tugas ini. Dan dalam hal ini kami menyatakan lega karena pembahasan bisa berjalan lancar, meski banyak dinamika dalam pembahasan, namun hal itu bisa diselesaikan dan bisa mengakomodir kepentingan”tutupnya. 

Dari hasil rapat tersebut, Ketiga pansus DPRD Muba telah melakukan pembahasan terhadap enam rancangan peraturan daerah (Raperda) baik intern pansus maupun bersama-sama dengan SKPD terkait. Rapat paripuna tersebut dipimpin langsung Ketua DPRD Muba,Abusari Burhan, SH., MSi., yang diwakili oleh wakil ketua DPRD Muba Edy Haryanto, SH., dan Jhon Kenedi, SH., serta dihadiri 30 anggota DPRD Muba, dan jajaran SKPD Muba. (Fajri/Lisa/Nelynah)

Minggu, 16 Oktober 2016

Lima Sekolah Model Muba Diimbau Penuhi 8 Standar Nasional

www.mubakab.go.id
Sekayu - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Musi Banyuasin bersama Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Sumatera Selatan bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan secara resmi melaunching lima sekolah model di Kabupaten Muba, Jumat (14/10/2016) di halaman SMAN 1 Sekayu.

Program sekolah model tersebut merupakan salah satu fasilitas yang dilakukan LPMP dalam meningkatan mutu pendidikan.
Adapun lima sekolah ditunjuk sebagai sekolah model tersebut adalah SMAN 1 Sekayu, SMK N 3 Sekayu, SMP N 1 Sekayu, SDN 3 Sekayu dan SDN 1 Pinang Banjar Sungai Lilin.

Acara ini, diresmikan langsung oleh Plt Bupati Muba, Beni Hernedi didampingi Kepala LPMP Sumsel, Kepala dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta 5 Kepala Sekolah yang menjadi sekolah percontohan sekolah Model tersebut.

Dalam kesempatan ini, Kepala Disdikbud Syafaruddin Muba menyampaikan apresiasinya kepada semua pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan tersebut sehingga berjalan lancar tanpa suatu kendala apapun.

“Launching Sekolah Model ini akan menjadi tolak ukur peningkatan kualitas pendidikan terbaik disekolah,"ungkapnya.

Selain itu, Syafarudin juga berharap agar 5 (lima) sekolah yang ditunjuk sebagai sekolah percontohan tersebut mampu membawa prestasi dan menjadi pemicu bagi sekolah lainnya untuk terus maju dan memiliki komitmen yang kuat kedepannya sehingga predikat Sekolah standar dan bertaraf Nasional menjadi sebuah kebanggaan bersama.

Sementara Kepala LPMP Sumsel, Yaswardi dalam sambutanya menjelaskan, Sekolah yang ditunjuk bukan sekolah terbaik melainkan memiliki komitmen kuat untukmembangun budaya mutu disekolah.
"Lima sekolah yang ditunjuk sudah melalui proses seleksi, dimana salah satu kriteria penilaianya memenuhi 8 standar Nasional pendidikan,"tutupnya.(Fajri/Lisa/Nelynah)

Keberadaan Lahan Gambut Jadi Isu Dunia

www.mubakab.go.id
Sekayu – Kawasan Asia Tenggara memiliki luas areal wilayah gambut mencapai lebih dari 25 juta ha atau 69% dari lahan gambut tropis di dunia. Secara nasional, Indonesia merupakan negara yang memiliki lahan gambut terbesar di dunia. Lahan gambut mempunyai potensi besar dalam mendukung kehidupan manusia dan kestabilan isu global, oleh karena itu lahan gambut menjadi perhatian dunia.

Demikian yang diungkapkan Deputi Edukasi, Sosialisasi, Partisipasi dan Kemitraan Badan Restorasi Gambut, Myrna A Safitri saat membuka acara sosialisasi program gambut Kab. Muba. “Kekayaan gambut tropis sebagian besar dalam kondisi rusak sekitar 2 juta hektar. Kenapa lahan gambut rusak? Karena ada kebakaran, pembukaan lahan gambut dengan tujuan mengeringkan. Sementara gambut memerlukan lembab untuk bertahan dengan baik. Mari kita kembalikan lahan gabut ke fungsi semulanya,”ujarnya, Jumat (14/10) di Ruang Auditorium, Gedung Pemkab Muba.

Terdapat tujuh daftar provinsi yang menjadi target restorasi di Indonesia antara lain Prov. Jambi, Prov. Riau, Prov. Kalimantan Barat,Prov. Kalimantan Tengah, Provinsi Kalimantan Selatan, Provinsi Papua serta Prov. Sumatera Selatan Khususnya Kab. Muba, dan OKI.

Presiden Joko Widodo menganggap permasalahan lahan gambut sangatlah penting, sehingga pemerintahannya mendirikan Badan Restorasi Gambut guna percepatan pemulihan kawasan dan pengembalian fungsi hidrologis gambut di tahun 2016.

Hadir dalam acara sosialisasi ini, Deputi Konstruksi, Operasi dan Pemeliharaan Badan Restorasi Gambut Aloe Hodong, Plt. Bupati Muba Beni Hernedi, Staf Khusus Didang Perubahan Iklim dan Lingkungan Hidup Adiyosyafri Ssi, dan 100 peserta berasal dari perusahaan, perwakilan 8 kecamatan dan perwakilan SKPD Muba.(Fitri/Fiana/Nelynah)

Ketua Kadin : Tingkatkan Peranan Industri Dalam Pemulihan Ekonomi Muba

www.mubakab.go.id
Sekayu - Menindaklanjuti surat edaran Gubernur Sumatera Selatan tentang Kamar Dagang dan Industri (Kadin) bahwa setiap pengusaha Indonesia, organisasi pengusaha, dan organisasi perusahaan wajib memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA). Berdasarkan ketentuan tersebut maka ketua Kadin Kab. Muba Agus Raflen, S.T., M.Si, audiensi dengan Plt Bupati Muba untuk membahas permasalahan tersebut sekaligus membahas permasalahan perekonomian di Kab.Muba. Audiensi ini dilaksanakan di Rumah Dinas Wakil Bupati Muba, Jumat (14/10).

Ketua Kadin Kab. Muba, Agus Raflen S.T., M.Si., menjelaskan bagi pengusaha yang akan ikut menjadi penyedia barang/jasa pemerintah agar memiliki keahlian, pengalaman, kemampuan teknis dan manajerial dalam penyediaan barang/jasa sesuai dengan bidangnya.

“Kadin berfungsi sebagai wadah komunikasi, informasi, representasi, konsultasi, fasilitasi dan advokasi pengusaha Muba, dan hal-hal yang berkaitan dengan masalah perdagangan, perindustrian serta kegiatan ekonomi yang ada di Muba,” ujarnya.

Sementara itu, Plt Bupati Muba Beni Hernedi menyambut baik dengan adanya KTA tersebut, karena kamar dagang dan industri sebagai wadah untuk pembinaan, komunikasi, informasi dan advokasi pengusaha di Muba. Pemkab Muba akan terus mendukung langah-langkah yang dapat membantu kemajuan Kab. Muba. "Untuk pelaku usaha dipesankan agar berfikir dan bertindak inovatif sehingga usaha dapat terus berkembang," ujarnya.

Lanjutnya, Muba dikenal sebagai daerah yang kaya SDA, maka dari itu harus bisa dimanfaatkan dengan baik oleh pelaku usaha yang selama ini bisa menjadi motor penggerak perekonomian di Muba.(Fajri/Neli/Nelynah)

Pemkab Fasilitasi Aspirasi Masyarakat Mangun Jaya dan Keluang

www.mubakab.go.id
Sekayu - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, Rabu (12/10/2016) memfasilitasi aspirasi masyarakat Mangun Jaya Kecamatan Babat Toman dan Masyarakat Desa Keluang Kecamatan Keluang mengenai permasalahan penutupan sumur-sumur tua yang dikelola oleh masyarakat oleh pihak Pertamina, di ruang rapat Serasan Sekate. 

Dalam rapat ini, Plt Sekda H. Rusli, SP.,MM mengatakan bahwa harus ada solusi bagi masyarakat dari penutupan sumur tersebut. “Masyarakat sebenarnya menyadari bahwa masyarakat itu salah dan bersedia untuk ditutup, akan tetapi masyarakat juga berharap ada solusi dari pemerintah dan pertamina yang bisa masyarakat dapatkan dari penutupan sumur tersebut. Nah oleh karena itu, kami Pemkab mengajak pihak Pertamina mencari solusi untuk masyarakat kita semua, akibat dari penutupan sumur tersebut, terutama pada 27 titik sumur yang ada di Desa Mangun Jaya.”ungkapnya. 

Selain itu, ia juga memberikan saran terhadap sumur 27 titik di Mangun Jaya dan 9 titik di Keluang untuk dilegalkan atau kita bantu untuk mengurus mengenai perizinannya, dan sekaligus ia menyarankan masyarakat tersebut dibina oleh BUMD, atau bekerjasama dengan koperasi. “Supaya tidak ada pihak yang merasa dirugikan, kami sarankan agar kegiatan tersebut kita legalkan dan melibatkan masyarakat untuk mengelolanya,”katanya. 

Sementara, pihak kapolres mengatakan bahwa melakukan penutupan terhadap kegiatan yang dilaksanakan oleh masyarakat tersebut merupakan tugas dan tanggung jawab pihaknya. “Karena hal ini merupakan tugas dan tanggung jawab kami. Untuk itu, kami  masih menimbang-nimbang dan berusaha mencari solusi agar menghindari hal yang tidak kita inginkan,”jelasnya.

Turut hadir dalam rapat tersebut, Dandim 0401 Muba dalam hal ini diwakili oleh Kasdim Mayor Sarobin, Kapolres diwakili, Asisten II Ir. Sulaiman Zakaria MT, Perwakilan Pertamina, Camat Keluang dan Camat Babat Toman, Kepala Dinas Pertambangan dan Energi, Intel Kodim, Direktur Petro Muba serta Masyarakat terkait.(Fajri/Lisa/Nelynah)

Ishak Mekki : Desa Titik Tolak Pembangunan

www.mubakab.go.id
Sekayu - Para kepala desa terpilih hasil pemilihan kepala desa (pilkades) serentak di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) hari ini resmi dilantik langsung oleh Plt. Bupati Muba Beni Hernedi di Stable Berkuda, Sekayu. Disebut ada 65 kepala desa dari 13 kecamatan tersebar di Muba yang terpilih dan mengikuti pelantikan.

“Pelantikan ini bukanlah akhir dari perjuangan kepala desa tetapi adalah awal pengabdian untuk 6 tahun kedepan. Pengambilan sumpah dan dilantiknya kepala desa periode 2016-2022, merupakan bentuk kepercayaan, kehormatan, dan amanat pemerintah daerah dan warga masyarakat kepada kades, untuk memimpin dan membangun desa agar menjadi lebih baik dan sejahtera.,”papar Beni, Rabu (12/10).

Dirinya juga mengatakan agar tidak ada lagi desa yang tertinggal maka Alokasi Dana Desa (ADD) menjadi sumber daya besar untuk terus membangun desa sehingga dapat maju ke arah yang lebih baik. Untuk itu pengambilan sumpah dan pelantikan kades, hendaknya bisa dijadikan momentum sekaligus dimaknai sebagai ”titik awal yang baik” untuk menyelenggarakan pemerintahan desa, membangun desa, serta memberdayakan dan meningkatkan kesejahteraan.

“Persaingan kini semakin ketat, oleh karena itu masyarakat diharapkan dapat mengembangkan kewirausahaan dan terus bekerja keras untuk menjadikan desa semakin maju dengan masyarakat kreatif. Pemkab Muba akan terus mengevaluasi kemampuan para kepala desa, dan kami juga berterima kasih kepada kepala desa sebelumnya yang telah mengabdikan diri, ”ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumsel, Ishak Mekki mengajak pada para kepala desa yang telah dipilih untuk mewujudkan visi misi dan program-programnya dengan strategi yang harus lebih dipersiapkan. “Desa merupakan titik tolak pembangunan kota oleh karena itu kepala desa menjadi teladan dan contoh masyarakatnya yang hendaknya bersikap efisien, efektif dan profesional,”katanya.
Dari puluhan kepala desa yang terlantik, satu-satunya kepala desa wanita yaitu Yusnani, Kepala Desa Muara Punjung, Kecamatan Babat Toman.(Fajri/Fiana/Nelynah)

Jumat, 07 Oktober 2016

Kementan RI Berikan Bantuan Alsintan Pada Petani Muba

www.mubakab.go.id
Sekayu – Guna meningkatkan produktivitas hasil pertanian di Kabupaten Musi Banyuasin, Kementrian Pertanian (Kementan) RI, Syofwatillah Mohzaib (Anggota DPR-RI) memberikan bantuan Alat Mesin Pertanian (Alsintan) kepada kelompok tani Kabupaten Muba, Jumat (07/10) di halaman kantor Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Muba.

Penyerahan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Plt Bupati Muba Beni Hernedi didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Muba Ir. A. Thamrin, Plt Sekretaris Daerah H. Rusli, S.P., M.M., Asisten III Administrasi umum H. Ibnu Sa’ad, S.Sos., M.Si., Ketua Pengadilan Agama H. Cik Basyir dan disaksikan oleh Ketua TP-PKK Kabupaten Muba Susi Imelda, SKPD dan FKPD Kabupaten Muba, serta dihadiri oleh kelompok tani dari 14 Kecamatan di Kabupaten Muba.

“Bantuan yang diserahkan pada tahun 2016 pada Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) melalui program Luas Tambah Tanam (LTT) sebanyak 743 unit diantaranya, traktor roda empat sebanyak 13 unit, traktor roda dua 398 unit, pompa air 167 unit, rice transplanter 43 unit, combine harvester besar 3 unit, combine harvester sedang 7 unit, combine harvester kecil 35 unit, corn combine 1 unit, corn sheller (pemipil jagung) 29 unit dan power theresher multiguna 46 unit,” ujar Kepala Distanak Muba, Ir A Thamrin saat memberikan laporan.

Lanjutnya, Ia berharap semoga bantuan alat pertanian dapat meningkatkan semangat para petani Muba dan produktivitas hasil pertanian di wilayah Kabupaten Muba. Hal ini sesuai program yang dicanangkan oleh Presiden RI kita, Joko Widodo, harapan kedepan bangsa kita tidak lagi mengekspor beras dari negara lain, karena hasil pertanian yang kita capai dapat mencukupi kebutuhan pangan dalam negeri.

Sementara itu, dalam sambutannya Plt Bupati Muba Beni Hernedi mengatakan, dalam upaya peningkatan produksi pertanian pada tahun 2015 lalu, Pemda melalui Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) telah melaksanakan program Upaya Khusus (Upsus) padi seluas 10.100 HA, jagung 530 HA dan kedelai 1200 HA dan alhamdulillah dapat berjalan dengan baik. Untuk tahun 2016 ini, Kabupaten Muba pada tanam Oktober- Maret 2016 dapat penghargaan atau apresiasi dari kementrian pertanian atas luas pencapaian Luas Tambah Tanam (LTT) berupa 8 unit traktor roda empat, 40 unit traktor roda dua, 8 unit alat tanam dan 9 unit pompa air. Dimana alat dan mesin pertanian ini akan dikelola sebagai brigade Alsintan yang dapat dioperasikan ke lokasi mana saja yang membutuhkan dalam upaya percepatan tanam.

Lebih lanjut, pada tahun 2016 ini Kabupaten Musi Banyuasin menargetkan luas tanam padi seluas 68.190. HA. “Alhamdulillah berkat kerjasama yang baik antara semua pihak, realisasi tanam padi kita sampai akhir masa tanam tahun 2016 (September) mencapai 72.913 HA (melebihi target), yang berkontribusi juga kepada pencapaian provinsi Sumatera Selatan, dimana Sumatera Selatan mencapai  Luas Tambah Tanam (LTT) peringkat pertama di Indonesia,” tukasnya.
(Fajri/Neli/Nelynah)

Rencana Politeknik Alih Status Negeri Dapat Sambutan Positif Dari Pemkab Muba

www.mubakab.go.id
Sekayu - Guna meningkatkan akses dan memeratakan pendidikan tinggi, serta meningkatkan mutu pendidikan, Plt Bupati Musi Banyuasin Beni Hernedi mengadakan rapat bersama tim Monev Yayasan Muba Sejahtera dan Politeknik Sekayu, Kamis (6/10/2016) di ruang rapat Bupati Muba. 

Dalam kesempatan tersebut, Plt. Direktur Poltek H. Hairad Sudarso menjelaskan mengenai hambatan alih status Perguruan Tinggi Swasta (PTS) Politeknik Sekayu menjadi Perguruan Tinggi Negeri. Menurut keterangannya, yayasan Muba sejahtera pada 2015, sudah mengirimkan surat penegerian tetapi ditolak secara tertulis oleh dirjen dikti, karena masih banyak persyaratan yang harus dipenuhi. 

Dijelaskannya semenjak habis masa MOU dengan Pemkab Muba pada tahun 2015,  Politeknik untuk saat ini, tidak ada MOU dengan pihak manapun. Oleh sebab itu, pihaknya berharap Pemkab Muba membatu untuk mengatasi permasalahan yang sedang dialami seperti terjadinya rangkap jabatan pejabat dalam stuktur perguruan Yayasan Muba Sejahtera. 

Selain itu, Menurutnya, permasalahan tersebut selain pengurus Yayasan tidak fokus, Ia juga mengatakan bahwa Yayasan tidak pernah membuat laporan mengenai keuangan dan SPT Tahunan. “Permasalahan alih status Perguruan Tinggi Politeknik dikarenakan adanya persoalan anggaran, dan pengelolaan aset, salah satu persayaratan terpenting untuk menjadi PTN adalah persoalan lahan. Selain itu, kami juga mengalami permasalahan terhadap daya listrik,”ungkapnya.

Rencana untuk mengalih statuskan politeknik dari Perguruan Tinggi Swasta menjadi Negeri mendapat sambutan positif dari Pemkab Muba. Dalam kesempatan tersebut, Plt. Bupati Muba Beni Hernedi mengatakan bahwa pihak yayasan dan Dinas terkait harus ada progres untuk mengatasi permasalah dengan cepat. “Agar permasalahan ini clealr, diharapkan pihak tapem  segera mengurus  akte sertifikat yang ada, dan mengenai listik yang masih nyambung di BLK tersebut diharapkan kepada dinas terkait untuk segera membuat sambungan baru atas nama poltek,”tutupnya.
(Lisa/Fitri/Nelynah)

Badan Pembentukan Raperda Dukung 1 Raperda Prakarsa

www.mubakab.go.id
Sekayu –Setelah sebelumnya pada tanggal 4 Oktober 2016 digelar Rapat Paripurna Masa Persidangan III rapat ke 2 maka hari ini, Badan Pembentukan Raperda mewakili anggota dewan memberikan jawaban atau tanggapan terhadap pendapat Plt. Bupati mengenai 1 raperda Prakarsa DPRD dan mendengarkan jawaban atau tanggapan Plt. Bupati Muba terhadap 6 raperda.

Demikian diungkapkan juru bicara Badan Pembentukan Raperda, Iwan Aldes, S.Sos., M.Si.,dihadapan 34 anggota dewan di Ruang Rapat Paripurna, Gedung DPRD Muba, Rabu (05/10). “Terkait 1 raperda prakarsa, Badan Pembentukan Raperda tentang penyaluran dana CSR menyatakan untuk mendukung dijadikannya raperda dan dapat dibahas dengan eksekutif serta dinas-dinas terkait,”paparnya.

Lanjutnya, raperda tersebut nantinya dapat dijadikan sebagai landasan dan kepastian hukum tentang batasan yang jelas atas pertanggung jawaban perusahaan tersebut sehingga mampu mewujudkan nilai ideal yang mampu mengkoordinir dan menyerap aspirasi masyarakat.

Sementara itu, Plt. Bupati Muba menyampaikan tanggapan atau jawaban terhadap pemandangan umum delapan fraksi DPRD Muba terkait 6 raperda.

“Melalui juru bicaranya, fraksi-fraksi tersebut telah menyampaikan pokok pikiran dan usul yang bertujuan untuk melengkapi serta menyempurnakan raperda. Materi-materi yang disampaikan mendapat respon positif dan gambaran umum baik menyangkut organisasi maupun kebijakan daerah. Diharapkan agar raperda tersebut nantinya menjadi raperda yang mendukung ketentraman, kesejahteraan masyarakat dan mendukung program pembangunan nasional, “pungkasnya.
(Fajri/Fiana/Nelynah)

Lulusan Akper Pemkab Muba Harus Miliki Kompetensi

www.mubakab.go.id
Sekayu - Sebanyak 46 mahasiswa Akademi Keperawatan (Akper) Kabupaten Musi Banyuasin, yang terdiri dari 11 laki-laki dan 35 perempuan, Rabu (5/10) resmi di yudisium. Acara yudisium angkatan ke-11 tersebut dilaksanakan di halaman Akper Muba dan disaksikan oleh Asisten III Sekda bidang Administrasi dan Umum H. Ibnu Saad S.Sos., M.Si., Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Muba, pimpinan bank Sumsel, pimpinan Puskesmas Balai Agung dan Lumpatan dan mahasiswa Akper Muba.

Dalam sambutannya, Asisten III Sekda bidang Administrasi dan Umum H Ibnu Saad S.Sos., M.Si., mengatakan kerberhasilan pendidikan sebenarnya terletak pada sejauh mana output pendidikan yang telah diproses dapat memenuhi standar pendidikan yang tersusun secara sistematis dan terarah dalam tujuan dan sasarannya. Karena itu, mahasiswa tidak sekadar dituntut menyelesaikan pendidikan, namun juga memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

“Peluang dan tantangan profesi keperawatan di era globalisasi sekarang ini begitu kompleks, karena itu mereka dituntut harus senantiasa dapat mengembangkan kemampuan diri agar tumbuh menjadi individu yang profesional dan siap bersaing,” tambahnya.

Sementara itu, direktur Akper Muba dr H. Taufik Rusydi, M.Kes., dalam sambutannya mengatakan, bahwa mimpi dari semua perawat ini ialah dapat memberikan pelayanan kesehatan di Indonesia dan khususnya di Kabupaten Muba, karena dengan terciptanya perawat yang baik, maka kualitas pelayanan akan baik juga. 

Selain itu, lulusan Akper Pemkab Muba juga dituntut memiliki kompetensi dalam dunia kerja dan senantiasa memegang teguh prinsip memberikan pelayanan terbaik. Dengan demikian, Akper Pemkab Muba sebagai aset pendidikan Pemerintah Kabupaten Muba harus terus berinovasi guna meningkatkan mutu Sumber Daya Manusia (SDM) kesehatan yang profesional dan berdaya saing tinggi.

“Ia berharap agar seluruh mahasiswa Akper Pemkab Muba yang telah di yudisium segera mengaplikasikan ilmu yang telah diperolehnya, mengabdikan diri di Kabupaten Musi Banyuasin, mampu menjadi perawat profesional, dan berkarakter, guna menyongsong persaingan di era globalisasi dan mendukung yakin Permata Muba 2017,” harapnya.

Pada acara tersebut diumumkan langsung mahasiswa yang berhasil menjadi lulusan terbaik, di antaranya peringkat pertama atas nama Devi Diansyah dengan IPK 3,87, kedua Elin Trisna IPK 3,74 dan Hafidotunnisa IPK 3,69.

Acara diakhiri dengan ucapan selamat dan pemberian cinderamata dari Asisten III H Ibnu Saad S.Sos., M.Si., kepada mahasiswa lulusan terbaik yang di dampingi oleh Direktur Akper Muba dr H. Taufik Rusydi, M.Kes.(Fitri/Neli/Nelynah)

Arceus Band Raih Juara Favorit Polling SMS Randikers

www.mubakab.go.id
Sekayu - Dengan menyanyikan lagu Radio Gema Randik, Arceus Band banjir dukungan pada ajang grand final akustik yang ditayangkan secara live streaming di Radio Gema Randik 97 FM, Arceus Band berhasil meraih juara favorit di ajang grand final yang digelar di gelanggang remaja Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin, melalui polling SMS pendengar setia Randikers.

Dukungan Arceus Band tidak hanya datang dari masyarakat, namun dukungan itu pun datang dari Keluaraga Besar SMA Negeri I Sekayu. Sehingga saat ditanya oleh crew Muba IT Centre, bagaimana caranya bisa mendapatkan polling sms terbanyak hingga mencapai 500 sms, maka salah satu anggotanya menjelaskan bahwa mereka menggunakan modal jaringan dan teman-temannya.

“Alhamdulillah dengan memanfaatkan teknologi dan memiliki teman-teman yang loyal sangat membantu kami dalam meraih juara favorit,”ungkapnya saat mengambil hadiah, Rabu (5/10/2016) di Ruang Multi Media MITC.

Lanjutnya, selain menggaet teman-teman sekolah, mereka juga memanfaatkan segala media yang sering diakses oleh masyarakat umum. Media promosi kami, misalnya melalui jaringan sosial Facebook, grup dan pesan singkat atau SMS."Soalnya, tim kami terdiri dari 6 anggota, yang berasal dari desa yang berbeda, oleh karena itu bisa dibilang kami memiliki banyak jaringan baik teman maupun keluarga,”tutupnya. 

Raut wajah merona mereka pun tidak dapat disembunyikan, dengan rasa bangga mereka juga mengucapkan Arceus Band SMAN I Sekayu bisa. "Kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah turut mendukung kami,"tutupnya. Tropi dan Piagam penghargaan diserahkan langsung oleh Ketua Pelaksana acara grand Akustik, Taufiq Hanif, S.Sos.,MSi.(Lisa/Fajri/Nelynah)

Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Camat Sekayu Gelar Lomba Bulutangkis Syamsu Open

www.mubakab.go.id
Sekayu - Guna mengajak seluruh masyarakat untuk meresapi kembali nilai-nilai Pancasila, Camat Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin menggelar kegiatan lomba bulutangkis Syamsu Open, Selasa (4/10/2016) malam di Kelurahan Balai Agung Sekayu. 

“Kami berharap, lomba ini dapat memberikan angin segar tentang bagaimana generasi muda kita saat ini memaknai Pancasila, mulai dari bagaimana mereka melihat kerukunan beragama, pentingnya persatuan dan musyawarah, juga seperti apa keadilan sosial di mata mereka," imbuh Camat Sekayu M.Taisir Gunawan, S.Sos.,MM., saat menyampaikan sambutan. 

Selain itu, dikatakannya bahwa pihaknya mengajak semua lapisan masyarakat untuk ikut serta dalam lomba tersebut. "Karena Pancasila ini milik kita bangsa Indonesia, maka kami mengajak semua lapisan masyarakat ikut serta dalam lomba ini, untuk mengekspresikan diri,”katanya. Terakhir Ia juga, berharap kepada peserta agar dapat menjalankan pertandingan dengan tertib dan sportifitas. “Mari jadikan pertandingan ini sebagai peningkatan, kebersamaan antar masyarakat desa serta mempererat talisilaturahmi kita, dan bermainlah dengan sebaik mungkin,”imbaunya. 

Sementara itu, Ketua Panitia Suhaimi dalam sambutannya melaporkan jumlah peserta yang siap bertanding 25 peserta dari berbagai desa yang berada di wilayah Kecamatan Sekayu. “Lomba Bulutangkis ini, diikuti peserta yang berasal dari berbagai daerah di dalam Kecamatan Sekayu, dan untuk para pemenang akan mendapatkan hadiah berupa tropi dan uang pembinaan,”lapornya. 

Turut hadir dalam lomba tersebut, Sekwan DPRD MubaDrs Thabrani Riski, Lurah Soak Baru Gani Utina, Lurah Balai Agung Zulkarnain SH, Lurah Serasan Jaya Sekayu Edy Heriyanto.
(Fajri/Lisa/Nelynah)

Dishubkominfo Raih Juara 1 Stand Instansi Terbaik Muba Expo 2016

www.mubakab.go.id
Sekayu - Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kabupaten Musi Banyuasin, meraih juara I predikat stand instansi terbaik pada Muba Expo 2016 yang digelar oleh Pemkab Muba, serangkaian dengan HUT Muba ke 60, Selasa (4/0/201) berlangsung  di Gelanggang Remaja Kota Sekayu. 

Ajang yang berlangsung selama 7 hari ini, telah ditutup oleh Plt Bupati Muba yang dalam hal ini diwakili oleh Plt Sekda Muba H. Rusli, SP.,MM., dan sekaligus menyerahkan tropi kepada para pemenang.

Adapun nama-nama pemenang katagori stand terbaik yakni diraih oleh Dishubkominfo dengan skor nilai 676, dan terbaik dua diraih Diknas dengan skor nilai 657, terbaik tiga Dinas Pertanian dan Peternakan dengan skor nilai 633. 

Sedangkan untuk harapan I diraih oleh Dinas PUBM dengan skor nilai 627, juara harap II diraih Kodim 0401 dengan skor nilai 625, terakhir juara harapan III  diraih oleh Badan Ketahanan Pangan. Kemudian, untuk pemenang karnaval tingkat Sekolah Dasar dengan total hadiah berupa uang pembinaan sebesar Rp. 3500.000, terpilih kategori peserta karnaval terbaik yakni SDN 2 Muara Teladan. Kemudian, juara kedua diraih SDN 10 Sekayu, dan ketiga diraih SDN 12 Sekayu (Tim 1). 

Untuk itu, dengan rasa syukur kepala Dishubkominfo Muba, H. Pathi Riduan SE.,ATD.,MM dalam hal ini diwakili oleh Sekretaris Dishubkominfo Amir, mengatakan bahwa apa yang telah diraih dinasnya pada muba expo tersebut sebagai motivasi kedepan untuk menjadi yang lebih baik lagi. 

“Terima kasih atas yang telah kami raih ini. Dari prestasi yang kita raih pada Muba Expo ini, kita dari Dishubkominfo Muba semakin bersemangat untuk mempromosikan potensi-potensi yang dimiliki kita kedepannya,” tutupnya.(Fitri/Lisa/Nelynah)

Minggu, 02 Oktober 2016

Ribuan Warga Tumpah Ruah Padati Gelanggang Remaja Di Pesta Rakyat

www.mubakab.go.id
Sekayu - Meriahnya pembukaan Muba Expo di Kabupaten Musi Banyuasin sejak Rabu (28/9) pagi hingga malam hari saat acara pembukaan pesta rakyat, ribuan warga antusias tumpah ruah memadati Gelanggang Remaja Sekayu.

Gelanggang Remaja Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin ini, selama 7 hari berturut-turut (28 September -4 Oktober 2016) menjadi tempat penyelenggaraan Pesta Rakyat dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-60 Kabupaten Muba.

Di Gelanggang Remaja inilah, Pemkab Muba telah menyelenggarakan beberapa kegiatan, baik dibidang olahraga, seni budaya dan perekonomian.

Selain itu, untuk lebih memeriahkan acara tersebut Pemkab Muba juga mendatangi langsung band papan atas yaitu D'masiv, Kamis (29/9) malam.

Tidak hanya itu, dalam kesempatan ini Pemkab Muba juga menghargai kaum muda Muba yang memiliki prestasi seni untuk tampil mengawali semarak pembukaan pesta rakyat tersebut.
Seperti band lokal Pandega dan Only You Band, Band Matrix And Boyscoot dan the Performancer pon dj manajemen palembang.(Lisa/Fajri/Nelynah)

Beragam Atraksi dan Penampilan Warnai HUT Muba

www.mubakab.go.id
Sekayu - Ribuan warga padati sepanjang ruas Jalan Kolonel Wahid Udin, untuk menyaksikan karnaval tahunan yang digelar dalam rangka memeriahkan HUT Muba ke 60, Rabu (29/09). Karnaval dimulai dari garis start di depan RSUD Sekayu dan finish di depan Griya Bumi Serasan Sekate.

Para peserta karnaval terdiri dari tingkat SD, SMP, SMA, instansi serta umum menampilkan karakter unik sesuai tema masing-masing, mulai dari busana adat, marching band hingga kendaraan hias. Peserta karnaval dilepas langsung oleh Plt Bupati Muba Beni Hernedi. Selama dalam perjalanan melewati rute yang telah di tentukan oleh panitia, peserta pawai menyajikan berbagai atraksi, seperti tari tradisional, barongsai hingga atraksi pencak silat.

Ketua pelaksana karnaval budaya dan kendaraan hias, Ali Badri, mengatakan peserta karnaval berjumlah 78 regu dan pawai kendaraan hias yang terdiri dari sepeda hias 50 unit, becak hias 13 unit, motor hias 25 dan mobil hias sebanyak 43 unit.

"Kami bangga, masyarakat dan seluruh peserta pawai sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Ada yang menampilkan keberagaman daerah, ciri khas Muba, dan lain sebagainya. Ini bukti masyarakat Muba memiliki semangat kemerdekaan yang sangat tinggi, dan kami harap semangat ini akan semakin meningkat untuk mewujudkan Muba yang gemilang,” ujarnya.

Lebih lanjut, Plt Bupati Muba Beni Hernedi mengatakan, ini agenda rutin pemerintah Kabupaten Muba. Insya Allah ke depan, kita lebih meriahkan lagi. Karena inilah moment yang pas untuk meningkatkan rasa cinta, persatuan dan kesatuan terhadap sesama.

"Pawai kali ini sangat meriah, apalagi tadi kita saksikan mobil-mobil yang dihiasi sehingga menjadi sangat menarik. Ini merupakan salah satu wujud syukur dan bahagia masyarakat Bumi Serasan Sekate dalam memeriahkan HUT Muba," tukasnya.(Neli/Fitri/Nelynah)

Band Akustik Persembahkan Berbagai Lagu di Grandfinal Grandikustik Festival I

www.mubakab.go.id
Sekayu – Setelah melewati babak penyisihan, 8 band yang terpilih di acara Grandikustik Festival I mempersembahkan performance nya dengan apik di babak Grandfinal meski di tengah cuaca yang terik, Kamis (29/9).

Bersamaan dengan MUBA EXPO tahun 2016 dan Parade Karnaval Mobil Hias yang digelar dalam rangka menyambut HUT Muba ke 60, ajang persembahan para musisi-musisi di Musi Banyuasin (Muba) ini terlaksana dengan sukses. Selain itu, pembagian dooprise dari Ewank Celuler bagi para penonton juga menyedot perhatian.

Adapun pemenang dari ajang musik akustik pertama di Muba tersebut antara lain Juara I dan meraih predikat bintang Radio Gema Randik tahun 2016 yaitu Barbel Lollypop band dengan perolehan nilai 1091 dari dewan juri mendapat hadiah tropi, piagam dan uang pembinaan sebesar 1 juta rupiah. Juara kedua, SMEA Band dengan perolehan nilai 1048 mendapat tropi, piagam dan uang pembinaan sebesar 750 rb rupiah, juara III yaitu Anonymous Band dengan perolehan nilai 1003 mendapatkan tropi, piagam dan uang pembinaan sebesar 500 rb rupiah serta predikat Band Favorit diraih oleh BORNEO Band.

Salah satu dewan juri sekaligus ketua pelaksana GRANDIKUSTIK Festival I tahun 2016, Taufiq Hanif S.Sos, M.Si menyatakan bahwa penampilan, skill yang dimiliki adalah salah satu faktor serta komponen bagi dewan juri untuk memberikan penilaian dan keputusan. 

“Insyaallah tahun depan akan dilaksanakan lagi Grandikustik ke II. Pada musisi-musisi Muba terutama di kalangan pemuda nya, agar ikut serta meramaikan dan unjuk kebakatannya,”tutupnya.(Fajri/Fiana/Nelynah)

Mensos Khofifah Berikan Bansos PKH di Muba

www.mubakab.go.id
Sekayu - Menteri Sosial (Mensos) Republik Indonesia Hj Khofifah Indar Parawansa memberikan bantuan kepada Program Keluarga Harapan (PKH) dalam rangka peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) tingkat Provinsi Sumatera Selatan yang bertepatan dengan hari jadi Kabupaten Muba ke-60 serta Bulan Bakti Karang Taruna (BBKT) Muba, di Perumahan Serasan Sekate atau Perumahan Becak Sekayu, Rabu (28/9/2016).

Bantuan yang diberikan kepada penerima Program Keluarga Harapan (PKH) sebanyak 105. 915 keluarga, Bantuan Sosial Lansia 850 jiwa, bantuan sosial disabilitas 872 jiwa, beras sejahtera (rastra) 419.579 keluarga, bantuan kendaraan siaga bencana 24 unit, program kesejahteraan sosial anak (PKSA) 2000 anak dan bantuan hibah dalam negeri dengan total jumlah bantuan RP 61 miliar lebih.

"Saat ini penerima PKH di Muba tercatat sebanyak 8.000, dan akan ditambah sebanyak 4480 keluarga penerima PKH, bahkan pada bulan November 2016 mendatang akan ditambah menjadi 98.000 jiwa yang tersebar di seluruh wilayah Sumatera Selatan," kata Mensos ketika menyampaikan kata sambutan dalam kunjungannya di Kabupaten Muba.

Selain itu, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa memberikan bantuan kepada 16 warga eks Tim-TIM yang berdomisili di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan (Sumsel). Setiap warga mendapat uang tunai Rp 10 juta dan dari catatan Kemensos, ada 237 warga eks Tim-Tim yang tinggal di Sumsel. Bahkan, mereka tercatat sudah menjadi warga negara Indonesia (WNI).

"Melalui program dan kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam rangka peningkatan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat Muba," tukasnya.(Neli/Fajri/Nelynah)

Minggu, 25 September 2016

Warnai HUT Muba, Perlombaan Hadang dan Dagongan Digelar

www.mubakab.go.id
Sekayu – Perlombaan olahraga tradisional hadang dan dagongan ikut mewarnai serta memeriahkan HUT Kabupaten Musi Banyuasin (Kab.Muba) ke 60 yang jatuh pada tanggal 28 September 2016. Sebanyak 80 tim berasal dari Pelajar dan Instansi mengikuti perlombaan yang digelar di Lapangan Gelanggang Remaja, Sekayu.

“Selain untuk menyambut HUT Muba ke 60, Tujuan digelarnya acara ini antara lain untuk melestarikan kebudayaan permainan tradisional dan menggalakkan “Ayo Gemar Berolahraga” pada generasi muda serta menyambung silaturahmi antara pelajar dengan dinas-dinas dan instansi,”ujar Ibnu Suharto, Kabid Pemuda dan Olahraga, (22/9).

Lanjutnya, panitia telah menyiapkan berbagai hadiah bagi para pemenang perlombaan tradisional ini antara lain Tropi dan bingkisan. “Meski acara hanya digelar satu hari, namun pihak panitia tetap berharap perlombaan ini dapat berkesan di hati masyarakat,”tutupnya.(Fitri/Fiana/Nelynah)

Dua Puluh Band Siap Bersaing di Festival Grandikustik

www.mubakab.go.id
Sekayu - Sebanyak dua puluh Band dari berbagai daerah di Kabupaten Musi Banyuasin siap bertarung untuk menjadi yang terbaik dan berhak ke ajang Grandfinal Akustik tingkat Kabupaten Muba. Demikian yang diungkapkan Ketua Pelaksana, Taufiq Hanif S.Sos MSi saat menggelar technical meeting di Ruang Aula Multi Media, Jumat (23/9/2016).

Dalam technical meeting tersebut, Taufiq juga memberikan motivasi kepada peserta agar tetap semangat dan bersikap optimis bahwa anda bisa. Ia meyakini ketakutan-ketakutan yang banyak disampaikan sebagian orang tidak akan terjadi kalau kita terus belajar dan berani untuk berusaha. Selain itu, lanjutnya jangan sampai kita ini takut bersaing, takut kompetisi apalagi belum-belum sudah pesimis dan jangan sampai kita menkerdilkan diri kita sendiri.

“Selamat datang para pemenang, mengapa saya mengatakan kalian semua pemenang, karena hanya seorang pemenang yang berani tampil. Adik-adiku jangan takut berkopetisi walaupun saingan kita hebat, besar tantangan itu harus dihadapi dengan sikap optimis, bukan justru memunculkan sikap yang pesimisme,”ungkapnya.

Dikatakan Taufik bahwa penyerahan hadiah bakal diserahkan langsung oleh Plt Bupati Muba. “Semua peserta akan mendapatkan piagam penghargaan, dan untuk pemenang juara pertama akan mendapatkan trofi dan uang pembinaan sebesar 1 Juta Rupiah, juara dua mendapatkan trofi dan uang pembinaan Rp 750.000, juara tiga Rp. 500.000, dan juara empat mendapat trofi dan uang pembinaan juga sebesar Rp. 300.000,”ungkapnya.

Terakhir ia juga berharap kepada para peserta kedepannya agar dapat membuat komunitas Band Akustik, guna membangun semangat pemudah yang lain untuk melakukan kegiatan yang positif.

Adapun nama-nama Band tersebut antara lain, Band SMANSA, Mandelka, Arceus, Volcano, Thes Series, D’Nipp, SMEA Band, Barbel Lolypop, Hanya Band, Anonymous, Kapuyuak, Borneo, Gamet, Imagine Fell, Survivor, Zipriga, Sidaj, dan Band Five History. Acara ini juga akan live streaming di Radio Gema Randik 97 FM, MubaTV, dan di Pemberitaan Mubakab.go.id.(Lisa/Fajri/Nelynah)

Senin, 19 September 2016

Sambut HUT Muba, Pemkab Adakan Lomba Gaple

www.mubakab.go.id
Sekayu - Untuk memeriahkan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Muba yang ke 60, Pemkab Muba mengadakan berbagai acara dan perlombaan, termasuk lomba gaple yang berlangsung di halamam Pendopoan Wakil Bupati Musi Banyuasin, Senin (19/9) malam.
Dalam laporannya, ketua pelaksana Ir A Rahman mengatakan, perlombaan gaple diadakan semata-mata untuk memeriahkan HUT Muba ke-60 dan mempererat silaturahmi dengan masyarakat sekayu. "Adapun jumlah peserta yang sudah mendaftar hingga saat ini dari umum berjumlah 32 pasang, sedangkan dari SKPD dan FKPD maupun dari dinas/instansi juga berjumlah 32 pasang akan tetapi karna banyaknya penggemar gaple ini maka akan ditambah  menjadi 16 pasang lagi yang terdiri dari unsur SKPD, FKPD dan dinas/instansi," ujarnya.

Sementara itu, sambutan Plt Bupati Muba dalam hal ini diwakili oleh Plt Sekda H. Rusli. SP.MM mengatakan, pertandingan ini dapat dijadikan sebagai event untuk lebih memantapkan kemampuan pemain dalam mengukur tingkat kemampuan yang ada dan memperbaikinya serta melatih diri untuk sportif dalam berlomba, karna dengan kompetisi dan sportifitas itulah kita akan dapat melahirkan pemain gaple yang matang dan tangguh.

"Suksesnya rangkaian acara pertandingan dan perlombaan menyambut HUT Muba ke 60 ini tidak terlepas dari partisipasi dan dukungan masyarakat terutama dalam menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan," ujarnya.

Kedepan hendaknya para pemain yang mengikuti pertandingan ini dapat terus dibina dan dikembangkan untuk mengikuti kejuaraan yang lebih besar lagi. "Saya berharap kepada para peserta yang akan bertanding agar dapat menciptakan suasana yang mempererat persahabatan dan persaudaraan diantara para peserta suasana demikian akan mendorong tercapainya prestasi olahraga yang gemilang," tukasnya.
(Neli/Fajri/Nelynah)

SKPD Muba Diinstruksikan Segera Berkoordinasi Dengan Kementrian

www.mubakab.go.id
Sekayu – Ratusan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Lingkungan Kabupaten Musi Banyuasin (Kab.Muba) mengikuti upacara rutin bulanan Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) di halaman Gedung Pemkab Muba, Senin (19/09).

Asisten III, Ibnu Saad SSos Msi bertindak sebagai Pembina Upacara dan Didi Supardi,S.Hut, MM (Kabid Perizinan BP3M) sebagai pemimpin upacara. “Sesuai dalam pembukaan UUD 1945 yang mengamanatkan tujuan didirikannya RI adalah untuk memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa yang mengandung makna negara berkewajiban memenuhi kebutuhan setiap warga negara melalui suatu sistem pemerintahan yang mendukung terciptanya penyelenggaraan pelayanan publik yang prima,”paparnya saat membuka apel bersama.

Lanjutnya, untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif dan peningkatan pelayanan perizinan dan non perizinan bagi investor sehingga aktivitas berinvestasi mampu memberikan dampak positif bagi peningkatan perekonomian dan pembangunan Kab.Muba, maka Pemkab Muba memberikan perhatian yang lebih.

“Saat ini Indonesia berada dalam peringkat 119 Ease Of Doing Bussiness (EODB) atau tingkat kemudahan berusaha dari 189 negara dan ditargetkan Indonesia berada dalam peringkat 40. Untuk itu Presiden Joko Widodo mengumumkan paket kebijakan Ekonomi Jilid XII yang difokuskan untuk memperbaiki tingkat kemudahan berbisnis di Indonesia,”ungkapnya.

Terakhir, ia menyatakan HUT Kab.Muba ke 60 yang jatuh pada tanggal 28 September 2016 telah di depan mata, oleh karena itu hendaknya seluruh pihak menjadikannya sebagai meomentum bagi peningkatan semangat membangun Kab.Muba.“Tak lupa, untuk seluruh SKP Muba diinstruksikan agar berkoordinasi pada instansi/kementrian/lembaga negara lainnya dalam penyelesaian reorganisasi,”tutupnya.
(Fiana/Fitri/Nelynah)

Minggu, 18 September 2016

Program CSR Harus Sinkron dan Tepat Sasaran

www.mubakab.go.id
Sekayu - Guna melakukan pembahasan tentang pelaksanaan program Corporate Social Responsbility (CSR) bersama beberapa perwakilan perusahaan-perusahaan yang berada di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Satuan Kerja Khusus (SKK) kegiatan usaha Hulu  minyak dan gas bumi (Migas) Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) melakukan kunjungan ke Kabupaten Muba dalam rangka silaturahmi dan koordinasi rencana kegiatan SKK Migas kedepan, di Hotel Ranggonang Sekayu, Jum'at (16/9/2016).

"Diharapkan dengan adanya forum ini dapat terciptanya koordinasi yang baik dan sinergis dalam menyusun perencanaan program dan kegiatan yang akan dilakukan pada saat ini dan terus berlanjut dimasa yang akan datang," ujar Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagsel, Tirat Sambu Ichtijar.

Selain itu, melalui koordinasi ini diharapkan terjadi sinkronisasi antara program CSR perusahaan dan program pembangunan Pemkab Muba, sehingga tercipta sinergi dan percepatan pembangunan yang tepat dan sesuai kebutuhan.

Sementara itu, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Muba, Ir H Sulaiman Zakaria MT mengatakan, Pemkab Muba sangat mendukung serta sangat mengharapkan wujud nyata pelaksanaan program kegiatan pembangunan yang bersumber dari dana perusahaan – perusahaan yang beroperasional diwilayah Kabupaten Muba melalui program CSR.

Ia juga menghimbau kepada perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah kabupaten Musi Banyuasin yang saat ini masih kurang atau belum melaksanakan program kegiatan CSRnya agar forum ini dapat menjadi sharing dan saling memberi masukan bagi kebaikan dan kemajuan kabupaten yang sama-sama kita cintai ini, sehingga pelaksanaan program csr perusahaan saudara dapat berjalan dengan baik sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

"Diharapkan jangan sampai terjadi tumpang tindih dari program tersebut, pemerintah menganggarkan kemudian perusahaan juga menganggarkan. Oleh karena itu saya mengajak untuk bersama-sama meningkatkan koordinasi agar program CSR efisien dan tepat sasaran," tukasnya.(Neli/Fajri/Nelynah)

Rabu, 14 September 2016

Ribuan Masyarakat Muba Padati Masjid Raya Baitul Makmur

www.mubakab.go.id
Sekayu - Ribuan masyarakat Musi Banyuasin (Muba) membanjiri Masjid Raya Baitul Makmur, Senin (12/09/2016), untuk melaksanaan shalat Idul Adha 1437 H. Antusiasme masyarakat sudah telihat sejak pukul 06.00 WIB.

Turut hadir dalam shalat hari raya idul adha 1437 H, Ketua DPRD Kab. Muba, FKPD, SKPD, Susi Imelda Beni dan tokoh masyarakat. Bertindak sebagai imam sholat Idul Adha H Muhammad Zakaria MPdi.

Dalam sambutannya Plt Bupati Muba Beni Hernedi mengajak kepada seluruh masyarakat Kabupaten Muba khususnya jamaah yang hadir di masjid Raya Baitul Makmur untuk menjadikan hari Raya Idul Adha 1437 H yang juga di sebut hari raya kurban menjadikan semangat sebagaimana yang di contohkan Nabi Ibrahim AS.

"Momentum Idul Qurban kita jadikan sebagai introspeksi diri, karena Qurban memiliki makna yang hakiki, dan tidak hanya sekedar mempersembahkan hewan Qurban tapi bagaimana cara membebaskan hati dari belenggu sifat-sifat tidak terpuji ," ujarnya.

Ia juga menambahkan, mari kita doakan kepada keluarga-keluarga kita yang melaksanakan Ibadah Haji untuk di beri kesehatan dan kembali ke tanah air dengan selamat serta mendapat predikat haji mabrur.

Setelah melaksanakan shalat idul adha berjamaah, Plt Bupati Muba Beni Hernedi, FKPD, SKPD beserta jamaah lainnya meninjau dan menyaksikan penyembelihan hewan kurban dan menggelar open house di Pendopoan wakil Bupati Muba. Berdasarkan laporan ketua pelaksana tahun ini 13 ekor sapi dan 2 ekor kambing yang dikurbankan, untuk dibagikan ke masyarakat yang berada di kelurahan-kelurahan dalam Kecamatan Sekayu.(Fajri/Neli/Nelynah)

Muba Apresiasi Adanya KPAID

www.mubakab.go.id
Sekayu - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Pemkab Muba) mengapresiasi atas kerja keras Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Muba yang telah mampu menyelesaikan berbagai permasalahan terkait pengawasan dan perlindungan anak di Kabupaten Muba.

Dalam paparannya, Ketua KPAID Muba Wahidin Sudiro Husodo SAg, Jumat (09/09/2016) mengatakan seluruh hak-hak anak harus menjadi prioritas yang harus dipenuhi, baik oleh orang tua maupun pihak-pihak lainnya, seperti pendidikan dan berbagai fasilitas pendukung lainnya, dengan begitu kita dapat mewujudkan Muba sebagai daerah yang ramah kepada anak.

"Untuk memenuhi seluruh hak anak tersebut, harus tanpa adanya kekerasan dalam bentuk apapun, sehingga dapat membentuk anak yang sehat, baik secara fisik maupun psikis. Diperlukan kerjasama seluruh pihak, baik itu orang tua, masyarakat di lingkungan tempat tinggal, FKPD, hingga SKPD," ujarnya di Ruang Rapat Randik.

Lanjutnya, banyak KPAID di luar provinsi hingga nasional yang mengajukan untuk berkunjung ke KPAID Muba, ini terlihat dengan telah banyaknya kasus terhadap anak yang dapat diselesaikan dengan cara mediasi melalui KPAID.

Selain itu, rencana kedepan akan digelar Hari Anak Nasional dengan mengambil tema 1000 senyum anak di Kabupaten Muba dan kedepan akan dibangun panti atau rumah singgah di setiap Kecamatan.

Sementara itu, Asisten III Setda Muba, H Ibnu Saad SSos MSi mengatakan bahwa Muba harus menjadi daerah ramah anak dengan catatan harus memprioritaskan  seluruh hak-hak anak. Selain itu, Pemkab Muba juga menyikapi secara serius dan mendukung dalam permasalahan yang terjadi pada ruang lingkup anak-anak di Kabupaten Muba,

"Kami Pemkab Muba dan seluruh pihak yang terkait tanpa terkecuali peduli dan berkeinginan untuk terus meningkatkan kualitas hidup anak. Sebab, anak merupakan generasi penerus yang nantinya berperan penting terhadap kemajuan hidup suatu bangsa,” tukasnya.(Neli/Fajri/Nelynah)

Struktur Organisasi Pemkab Muba Berubah

www.mubakab.go.id
Sekayu - Kelembagaan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di jajaran Kabupaten Musi Banyuasin mengalami perubahan sesuai dengan Peraturan Pemerintah Tahun 2016. Pemetaan dan tipelogi perangkat daerah tersebut dipaparkan oleh SKPD, bagian -Bagian dan badan yang ada di Wilayah Pemkab Muba, Jumat (9/9/2016) di ruang rapat Serasan Sekate.

Dalam rapat tersebut SKPD dan Bagian-bagian Pemkab Muba yang memiliki Sekretariat sepakat untuk tetap pada 3 sub bagian diantaranya sekretaris terdiri dari satu sub Bagian umum, perencanaan dan pelaporan, satu subag Kepegawaian, dan satu subag Keuangan.

Bahkan ada SKPD yang digabung dan ditiadakan sesuai dengan urusan di Undang Undang. "Biar tidak tumpang tindih kewenangan, mari kita sepakati bersama persamaan struktur organisasi, sesuai dengan Tipe yang dimiliki, sehingga menyambung dengan kementerian maka harus dikembalikan pada rumpunya agar terakomodir semua,"ujar Rusli saat memimpin rapat.
Dikatakannya juga bahwa penyesuaian ini telah dilakukan tim sesuai dengan petunjuk yang ada.
(Lisa/Fitri/Nelynah)

KPU Muba Sahkan Pasangan Balon Perseorangan

www.mubakab.go.id
Sekayu – KPU Muba menggelar Rapat Pleno Terbuka untuk melaksanakan rekapitulasi dukungan hasil verifikasi faktual bakal calon perseorangan pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kab.Muba tahun 2017 di Gedung KPU Muba, Sabtu (10/9).

“Hasil verifikasi tersebut menyatakan bahwa pasangan Amiri Aripin dan Ahmad Toha S.Pdi, M.Si bakal calon (balon) perseorangan Pemilukada Bupati dan Wakil Bupat Muba sudah memenuhi syarat untuk mencalonkan diri,”ujar Ketua KPU Muba, H.Akhmad Firdaus Marvel.

Lanjutnya, untuk hasil dukungan pada bakal calon perseorangan diambil dari rekapitulasi hasil pleno yang diadakan di tiap-tiap perwakilan per kecamatan yang ada di Muba. Jumlah dukungan suara bakal calon perseorangan pada Pemilu Bupati dan Wakil Bupati untuk pasangan tersebut berjumlah 40.983.
(Fiana/Rio RGR/Nelynah)

Kamis, 08 September 2016

KPU Muba Harapkan Pemilu Terlaksana Secara Berkualitas

www.mubakab.go.id
Sekayu – Menghadapi Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Musi Banyuasin (Muba) yang akan diselenggarakan pada bulan Februari 2017 nanti, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Muba menggelar sosialisasi terkait persyaratan pencalonan dan Peraturan KPU RI no 5 tahun 2016, di Hotel Ranggonang, Sekayu.

“Kegiatan ini dilaksanakan guna memberikan pemahaman pada partai maupun perseorangan terkait adanya perubahan regulasi seperti tanggal pendaftaran calon bupati dan wakil bupati. Kami mengajak pada seluruh pihak untuk mewujudkan pemilihan ini secara berkualitas dan berintegritas,”papar Ketua KPU Muba, Ahmad Firdaus, S.E,M.Si.

Lanjutnya, Adapun Peraturan KPU RI no 5 tahun 2016 didalamnya mengatur berbagai hal seperti tata cara pelaksanaan penyelenggaraan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati, Panitia Pemilihan seperti Panitia Pemilihan Kecamatan , Panitia Pemungutan Suara, Badan Pengawas Pemilihan Umum, Bawaslu Propinsi, Partai Politik, dll.

“KPU Muba merupakan KPU pertama yang melakukan launching pemilihan bupati dan wakil bupati se Indonesia. Harapannya ke depan, agar kita dapat memilih pemimpin daerah yang memperoleh dukungan penuh rakyat sehingga dapat melakukan fungsi daerah dan dapat memberikan kesejahteraan bagi masyarakatnya selama 5 tahun ke depan,”katanya.

Acara sosialisasi resmi dibuka oleh Plt.Sekda, H.Rusli S.P,M.M dan dilanjutkan dengan pemaparan sosialisasi Peraturan KPU RI no 5 tahun 2016 dengan narasumber berasal dari KPU Sumsel.
(Fitri/Fiana/Nelynah)